4+Penulisan Daftar Pustaka yang Tepat Adalah, Sebagai Berikut

Penulisan Daftar Pustaka yang Tepat Adalah

Dalam penulisan daftar pustaka yang tepat adalah yang isinya semua buku atau tulisan ilmiah yang menjadi rujukan dalam melakukan penelitian. Dalam isinya sendiri merujuk kepada isian, judul karya sastra, nama pencipta, dan penerbit semuanya. Yang bertujuan sebagai sumber atau rujukan penulis dalam karya sastranya.

Apa fungsi sendiri dari materinya sendiri, adalah sebagai informasi kepada pembacanya. Sebagai bukti bahwa karya ilmiah tersebut bersifat asli. Dan selain itu merujuk kepada informasi agar tidak plagiat dalam karya ilmiah tersebut.

Daftar pustaka berisi beberapa keterangan mengenai sumber rujukan yang kita gunakan, mulai dari nama penulis, judul tulisan, penerbitan tulisan, dan sebagainya. Banyaknya keterangan pada daftar pustaka bertujuan agar pembaca bisa mengetahui dasar penulisan dan dari mana sumber itu bisa kita akses.

Apa Itu Daftar Pustaka dan Contohnya?

Apa Itu Daftar Pustaka dan Contohnya?

Mengenai penulisan, apa itu daftar pustaka dan contohnya ? Penulisan daftar pustaka yang tepat adalah merujuk pada. Nama penulis karya dibalik, tahun terbitnya karya: ditulis setelah nama penulis karya dan di akhirannya titik. Dalam penulisan daftar pustaka yang tepat adalah, judul karya ilmiahnya penulisan berada sesudah tahun rilisnya dengan cetak miring dan diberi garis.

Bagaimana Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Tepat?

Bagaimana Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Tepat?

Jika ada yang masih ada yang bertanya? Bagaimana cara penulisan daftar pustaka yang tepat? Contoh penulisan daftar pustaka yang tepat adalah sebagai berikut.

( jika ditulis oleh seorang sastrawan : Tibi, Bassam. The Challenge of Fundamentalism . London: University Of California Press, 1998)

(jika ditulis oleh dua orang sastrawan : Dwipayana, Ari, dan Suroto Eko. Membangun Good Governance di Desa . Yogyakarta: IRE Press, 2003)

(Jika ditulis oleh lebih dari 7 orang sastrawan : Pereira, A., Moreira, T., Lopes, S., Nunes, A. R., Magalhaes, P., Fuentes, S., Reoyo, N., et al. (2016). Parental involvement and children’s school engagement. Frontiers in Psychology, 7(1765), pp. 1–13. doi: 10.3389/fpsyg.2016.01765)

Dan juga kenapa banyak penulisannya dengan gaya bahasa inggris. Seperti gaya CMS, APA dan MLA? Hal tersebut sudah mutlak dalam style bahasa indonesia. panduan penulisan akhiran karya ilmiah pada empat bagian yang terpisah adalah.

  1. Butir I.G.1 mengenai Huruf bercetak Miring : Huruf bercetak miring dipakai untuk menuliskan judul buku , nama majalah , atau nama surat kabar yang dikutip dalam tulisan , termasuk dalam daftar p atau satu halaman saja.
  2. Butir III.A.3 mengenai Tanda Titik : Tanda titik dipakai dalam akhiran karya ilmiah di antara nama pencipta, tahun, judul tulisan (yang tidak berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru) dan tempat terbitnya.
  3. Butir III.B.8 mengenai Tanda Koma : Tanda koma dipakai untuk memisahkan bagian nama yang dibalik susunannya dalam akhiran karya sastra.
  4. Butir III.D.5 mengenai Tanda Titik Dua : Tanda titik dua dipakai di antara huruf (a) jilid atau nomor dan halamannya, huruf (b) surat atau ayat dalam kitab suci seperti al-quran atau lainya, (c) judul dan anak judul suatu karangannya, serta huruf (d) nama kota dan pencipta dalam akhiran karya sastra.

Apa Itu P Dalam Daftar Pustaka?

Apa Itu P Dalam Daftar Pustaka?

Jika kalian melihat formatnya pasti kalian menjumpai satu huruf. Jika belum ada yang paham mari kita bahas kali ini. Apa itu P dalam daftar pustaka ? Jawabannya ialah, kutipan halaman suatu karya ilmiah ditulis dengan (p). Satu halaman saja, jika lebih dari satu halaman maka ditulis dengan (pp).

Demikian dari pembahasan artike ini, terima kasih dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.