Uncategorized

Latest Program: Perumda Parkir Makassar Siagakan 50 Personel Amankan Parkir MHM 2026, Jamin Bebas Pungli

Latest Program: Perumda Parkir Makassar 50 Petugas Jaga MHM 2026

Latest Program – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Perumda Parkir Makassar Raya meluncurkan latest program terbaru berupa penempatan 50 personel pengawas di 12 titik parkir resmi. Tugas utama para petugas ini adalah memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa parkir selama dua hari acara. Program ini bertujuan mengurangi praktik pungli yang sering mengganggu pengalaman peserta dan pengunjung. MHM 2026 akan digelar pada 30 hingga 31 Mei, dengan lokasi utama di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar.

Strategi Pengelolaan dan Koordinasi

Perumda Parkir Makassar Raya menjelaskan bahwa latest program ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan parkir yang lebih terpadu. Pemetaan titik parkir dilakukan secara sistematis untuk menghindari penumpukan kendaraan di sekitar jalur lomba. Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengatakan bahwa latest program ini juga melibatkan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak lain untuk memastikan kelancaran transportasi selama event. “Kami tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga pada kepuasan pengguna jasa parkir,” tegasnya.

Persiapan ini mencakup pengawasan ketat di setiap kantong parkir. Para petugas ditempatkan di area strategis seperti Tugu MNEK, Taman Patung Gajah, Jalan Lamaddukelleng, dan Jalan Datu Museng. Adi Rasyid Ali menjelaskan bahwa penempatan petugas dilakukan berdasarkan riset sebelumnya mengenai volume lalu lintas dan kebutuhan peserta. “Kami memperketat pengawasan di titik parkir yang rawan pungli, sehingga tidak ada oknum yang memanfaatkan kepadatan untuk mencari keuntungan tambahan,” imbuhnya.

Harapan untuk Pengalaman Optimal

“Penerapan latest program ini akan menjadi langkah konkret untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang lebih terorganisir dalam hal transportasi,” ujar Adi Rasyid Ali.

Kebijakan tarif parkir yang disepakati dalam latest program ini juga diharapkan memberikan kepastian kepada masyarakat. Tarif parkir untuk sepeda motor tetap di Rp3.000, sementara mobil dikenakan Rp5.000. Tarif ini tidak mengalami perubahan sepanjang event, sehingga menghindari praktik pungli yang sering terjadi di titik parkir non-resmi. Adi Rasyid Ali menegaskan bahwa program ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung, baik untuk peserta lomba maupun masyarakat umum.

Dalam latest program ini, 12 titik parkir resmi dipilih berdasarkan kebutuhan pengunjung dan kenyamanan akses. Lokasi tersebut mencakup Jalan Metro Tanjung Bunga, Posko Dishub, Jalan Arief Rate, Jalan Haji Bau, Jalan Rajawali, serta area samping Masjid Terapung dan kawasan utara Losari. Pemilihan lokasi ini dilakukan dengan pertimbangan keamanan, fasilitas yang memadai, dan kemudahan bagi pengguna jasa parkir.

Pelaksanaan MHM 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga nasional yang sukses, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem parkir di Kota Makassar. Latest program ini diharapkan menjadi contoh terbaik dalam pengelolaan parkir yang transparan dan terarah. Dengan peningkatan pengawasan, Perumda Parkir Makassar Raya berkomitmen untuk menjadikan acara ini sebagai salah satu event terbaik di Indonesia. “Kami ingin menunjukkan komitmen kuat dalam mencegah pungli dan memberikan layanan yang maksimal kepada semua pihak,” tambah Adi Rasyid Ali.

Program latest program ini juga menjadi bagian dari perbaikan terus-menerus dalam pengelolaan infrastruktur kota. Dengan sistem parkir yang lebih terpadu, masyarakat dapat menikmati kenyamanan berkendara tanpa khawatir terkena biaya tambahan. Selain itu, para petugas di setiap titik parkir akan membantu mengarahkan pengunjung dan memastikan alur lalu lintas tetap lancar. “Kami percaya bahwa latest program ini akan memberikan dampak positif terhadap kota dan meningkatkan citra Makassar sebagai tuan rumah event besar,” pungkas Adi Rasyid Ali.

Leave a Comment