New Policy: Hadi Tjahjanto Menangis di Rumah Duka Ryamizard, Kehilangan Sosok Bapak
New Policy – Ryaamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan, meninggalkan kesedihan mendalam dalam kalangan tokoh militer dan politik Indonesia. Dalam upacara penghormatan terakhir di Cikeas, Bogor, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, mantan Panglima TNI, mengungkapkan rasa kehilangan atas kepergian sang jenderal. Ia mengakui Ryamizard sebagai sosok yang selalu berdedikasi, serta sebagai bagian dari perjalanan New Policy yang mendorong transformasi struktur kekuatan pertahanan nasional.
Pengaruh New Policy pada Kariernya
Sebagai salah satu tokoh yang terlibat dalam New Policy, Ryamizard memiliki peran penting dalam membentuk struktur dan kebijakan pertahanan Indonesia. Hadi Tjahjanto mengingat bagaimana Ryamizard menanamkan nilai-nilai profesionalisme dan kerja sama dalam tugas-tugas militer. “Saya merasakan kehadiran beliau sebagai inspirasi, terutama selama periode New Policy,” tutur Hadi. Ia menambahkan bahwa Ryamizard tidak hanya membimbingnya sebagai Irjen Kemhan, tetapi juga memberikan arahan saat mereka bekerja bersama dalam posisi menteri dan panglima.
“New Policy membuat kita lebih konsisten dalam membangun kekuatan pertahanan yang solid. Dengan beliau di samping, saya merasa lebih yakin dalam mengambil keputusan,” kenang Hadi. Ryamizard dikenal sebagai sosok yang selalu berusaha menciptakan sinergi antara institusi militer dan kebijakan pemerintahan, sesuai dengan prinsip New Policy yang diusung oleh Presiden Joko Widodo.
Kehidupan Pribadi dan Warisan Beliau
Ryamizard meninggal dunia di usia 76 tahun, pada Minggu (31/5/2026), di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan sejak 2014 hingga 2019, dan juga pernah memimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) serta Pangkostrad. Kehilangan sosok penting ini menjadi momentum bagi seluruh angkatan bersatu dalam menghormati New Policy yang telah memberikan dampak besar pada kemajuan kekuatan pertahanan.
Hadi Tjahjanto menyampaikan rasa sakit yang dalam, khususnya saat melihat penghormatan dari ratusan karangan bunga yang memenuhi rumah duka. “New Policy bukan hanya kebijakan luar, tetapi juga kebijakan dalam, yang selalu diwujudkan melalui tokoh seperti Pak Ryamizard,” ungkapnya. Momen tersebut mengingatkan bahwa kebijakan luar dan dalam yang terpadu adalah salah satu kunci sukses New Policy.
Pelaksanaan New Policy di TNI
Sebagai bagian dari New Policy, reformasi TNI menjadi fokus utama Ryamizard. Ia aktif mengusahakan penyesuaian struktur organisasi dan peningkatan kualitas prajurit. Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman juga mengungkapkan pesan Ryamizard tentang pentingnya mencintai rakyat dalam setiap penugasan, yang selaras dengan prinsip New Policy yang menekankan sinergi antara kekuatan pertahanan dan kepentingan nasional.
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyebutkan bahwa Ryamizard selalu menekankan pentingnya kepedulian terhadap masyarakat, terlepas dari jabatannya. Pesan ini menjadi fondasi bagi para prajurit TNI untuk terus menjalankan tugas dengan semangat patriotik. Dalam konteks New Policy, Ryamizard menjadi simbol keberhasilan integrasi antara kebijakan luar dan dalam dalam memperkuat stabilitas nasional.
Penghormatan dari Tokoh Lain
Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri turut mengungkapkan duka cita atas kepergian Ryamizard. Kedua tokoh tersebut menegaskan bahwa kebijakan New Policy yang diusung Ryamizard memberikan kontribusi signifikan bagi kekuatan pertahanan Indonesia. Ia juga dikenang sebagai tokoh yang memperkuat kemitraan antar institusi militer, sesuai dengan target New Policy yang ingin menjadikan TNI lebih efektif dalam menjaga keamanan negara.
Sementara itu, ratusan karangan bunga serta kehadiran para pejabat dan keluarga besar TNI menggambarkan penghargaan yang diberikan kepada Ryamizard. Dalam sambutannya, Hadi Tjahjanto menekankan bahwa New Policy tidak hanya tentang kebijakan politik, tetapi juga tentang kerja tim dan komitmen terhadap kemajuan bangsa. Ini menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi seluruh anggota TNI dan masyarakat.