HUT ke-27, PNM Bergerak Bersama untuk Lingkungan
Key Strategy – Dalam rangka merayakan hari jadi ke-27, PNM menggelar serangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh kantor cabang di 58 provinsi se-Indonesia. Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari Key Strategy perusahaan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan berkontribusi pada pelestarian alam. Pada tanggal 1 Juni, hari lahir Pancasila juga menjadi momentum penting bagi PNM, karena perusahaan tersebut berkomitmen untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam menjalankan tugas sosial dan ekonomi. Sebagai bagian dari Key Strategy, penanaman 27.000 pohon di seluruh wilayah menjadi simbol tanggung jawab sosial yang berkelanjutan. Dengan tindakan ini, PNM menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.
Strategi dan Tema Perayaan HUT ke-27
Acara pembukaan peringatan HUT ke-27 PNM diadakan di Gor Soemantri Jakarta, yang dihadiri oleh lebih dari 2.700 karyawan. Tema perayaan, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” menggambarkan bagaimana Key Strategy perusahaan terus mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan ke dalam setiap kebijakan dan program. Pancasila, sebagai prinsip dasar bangsa, dianggap sebagai panduan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan lingkungan yang lebih baik.
“Komitmen PNM terhadap Key Strategy ini bukan sekadar perayaan, tetapi bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan secara bersamaan,” kata Kindaris, Direktur Utama PNM.
Pemangkasan dan Penguatan Filosofi Perusahaan
Key Strategy PNM juga berfokus pada keadilan sosial dan pemberdayaan masyarakat. PNM menyadari bahwa perusahaan tidak hanya berkembang melalui profit, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan sosial dan lingkungan. Filosofi “Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjalanan” menjadi dasar dalam menggerakkan kegiatan yang terstruktur dan berkelanjutan. Dengan memperkuat kepemilikan saham Seri A Dwiwarna, PNM memastikan bahwa Key Strategy ini tidak hanya berjalan sesuai visi perusahaan, tetapi juga beriringan dengan kebijakan nasional yang mendorong keberlanjutan lingkungan.
Perusahaan ini berupaya membangun ekosistem yang seimbang melalui inisiatif seperti program konservasi hutan, pengelolaan air, dan penguatan komunitas lokal. Key Strategy ini dilakukan dengan penanaman pohon yang dilakukan secara serentak, memastikan bahwa setiap kantor cabang menjadi pusat gerakan lingkungan. Upaya ini juga sejalan dengan peran PNM sebagai lembaga keuangan mikro yang mendukung pengembangan ekonomi pedesaan, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan keberlanjutan.
Program Lain untuk Perbaikan Lingkungan
Permata Bank, sebagai bagian dari grup PNM, terlibat dalam program Tour de Kebun Raya yang menargetkan penanaman ribuan pohon sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Key Strategy ini juga diterapkan oleh PTPN IV PalmCo, yang secara aktif melakukan penanaman di 12 provinsi untuk mengurangi degradasi hutan dan memulihkan kawasan kritis. Selain itu, Kementerian Kehutanan telah menanam lebih dari 1,3 juta bibit pohon hingga November 2025 sebagai bagian dari upaya nasional mengembalikan kelestarian lingkungan. Dalam rangka Hari Pahlawan, PLN juga menjalankan aksi penanaman pohon di Gresik, Ponorogo, dan Madiun, yang menunjukkan bahwa Key Strategy lingkungan menjadi bagian integral dari komitmen perusahaan.
Program penanaman pohon di kaki Gunung Salak oleh PTPN I menambah jumlah pohon yang ditanam oleh PNM. Aksi ini melibatkan ratusan relawan dan menjadikan gunung tersebut sebagai pusat ekosistem yang lebih sehat. Hingga Oktober 2024, PNM telah menanam 286.461 pohon dari berbagai jenis, termasuk terumbu karang, yang menjadi bagian dari Key Strategy perusahaan dalam menjaga keanekaragaman hayati. Mangrove, khususnya, memiliki peran penting dalam menyerap karbon dan melindungi pesisir, sehingga menjadi fokus dalam kegiatan konservasi alam.
Konsistensi dan Dampak dari Key Strategy
Konsistensi Key Strategy PNM dalam menghadirkan manfaat lingkungan tidak hanya terlihat dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari program-program lain yang berdampak jangka panjang. Perusahaan berupaya membangun kesadaran lingkungan melalui edukasi, pelatihan, dan kegiatan komunitas. Misalnya, melalui program pembiayaan kecil dan mikro, PNM memastikan bahwa masyarakat pedesaan memiliki akses ke sumber daya alam yang lebih baik, sekaligus mengurangi dampak negatif aktivitas ekonomi. Key Strategy ini juga menjadi alat untuk mendorong transisi energi hijau, dengan PLN menciptakan sistem yang lebih ramah lingkungan di berbagai daerah.
Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, Key Strategy PNM menunjukkan bahwa perusahaan dapat menjadi agen perubahan lingkungan. Dengan menanam pohon di 58 wilayah, PNM menegaskan komitmen untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara. Tidak hanya itu, perusahaan juga berencana mengembangkan program serupa di tahun-tahun mendatang, sehingga dampak lingkungan terus ditingkatkan. Key Strategy ini menjadi bukti bahwa PNM tidak hanya bergerak sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra dalam keberlanjutan lingkungan.