Thariq dan Aaliyah Jelaskan Awal Kerjasama dengan Hanania Travel, Rombongan Keluarga Tetap Bayar Rp160 Juta untuk Umrah
Facing Challenges – Thariq dan Aaliyah, pasangan selebritas yang terlibat dalam kasus dugaan penipuan oleh Hanania Travel, baru saja menjelaskan latar belakang kerjasama mereka dengan biro umrah tersebut. Dalam persiapan perjalanan umrah, mereka menghadapi tantangan berupa keputusan finansial yang membutuhkan kompromi. Meski ada kekhawatiran, rombongan keluarga tetap mengalokasikan dana sebesar Rp160 juta untuk mengikuti program umrah yang ditawarkan Hanania Travel.
Menghadapi Tantangan dalam Kolaborasi Promosi
Kerjasama antara Thariq dan Hanania Travel dimulai dari tawaran endorse yang diberikan perusahaan tersebut. Pada bulan November 2025, Hanania menghubungi Thariq untuk memulai kolaborasi promosi. Sebelum menerima penawaran, pasangan ini melakukan riset mendalam tentang reputasi dan kredibilitas biro umrah tersebut. Menurut Sangun Ragahdo, kuasa hukum Thariq dan Aaliyah, kliennya bersikap kooperatif selama pemeriksaan sebagai saksi di Mapolda Metro Jaya.
“Kami datang untuk menjelaskan duduk perkaranya agar tidak ada simpang siur informasi,” ujar Sangun kepada media.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa Hanania Travel memiliki sejarah baik dan telah membawa banyak jemaah ke tanah suci. Sebagai bagian dari kerjasama, Thariq dan Aaliyah diberi fasilitas untuk mengikuti rombongan umrah. Namun, mereka juga memutuskan mengajak keluarga lain berangkat dengan biaya sendiri. Jumlah total yang telah dibayarkan mencapai sekitar Rp160 juta, dengan tambahan biaya selama perjalanan.
Dalam proses ini, Thariq dan Aaliyah menghadapi tantangan keuangan serta kepercayaan terhadap penyedia jasa. Mereka menjelaskan bahwa keputusan untuk mengikuti program Hanania Travel didasari keinginan menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Setelah perjalanan umrah berlangsung sukses di bulan Desember 2025, tidak ada masalah awal yang muncul. Namun, beberapa bulan setelahnya, laporan dugaan penipuan dan penggelapan mulai muncul.
Kerjasama dan Konsekuensi yang Terjadi
Kerjasama Thariq dan Aaliyah dengan Hanania Travel terbatas pada promosi di media sosial, seperti unggahan story dan feed. Mereka menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi promosi sekaligus memastikan kenyamanan perjalanan. Polda Metro Jaya telah memeriksa 70 saksi, termasuk anggota rombongan, dalam kasus ini. Jumlah korban yang melapor sekarang mencapai 687 orang, dengan dugaan penipuan mengikuti Pasal 486 KUHP.
Sangun menambahkan bahwa ada kemungkinan dana jemaah digunakan untuk membayar influencer yang turut mempromosikan program tersebut. Hal ini menambah kompleksitas kerjasama yang diawali dengan kepercayaan dan visi yang baik. Meski demikian, keputusan untuk tetap melanjutkan perjalanan umrah tetap menjadi bagian dari proses mereka menghadapi tantangan.
Sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, Thariq dan Aaliyah juga menjalani momen kebersamaan dengan keluarga. Awakrin, salah satu anggota rombongan, tidak sendirian dalam perjalanan tersebut. Ia berangkat bersama orang tua dan sahabat-sahabatnya. Bagi Aaliyah, momen ini menjadi bagian penting menjelang pernikahannya, dengan kehangatan hubungan bersama saudara-saudara. Meski menghadapi tantangan, mereka tetap menjaga komitmen terhadap keluarga dan kesuksesan perjalanan.