Apa itu Gangguan Hati Pada Penyakit Kuning?

Gangguan hati pada penyakit kuning

Gangguan hati pada penyakit kuning salah satunya adalah hepatitis atau radang hati, dapat berupa kelainan proses akut dan kronis hepatitis akut. Bila peradangan hanya berlangsung singkat dan dianggap kronis bila sampai lebih dari 6 bulan proses masih terus berlangsung baik berupa peradangan atau kelainan uji fungsi hati. Radang hati dapat berlanjut menjadi sirosis hati, hepatoma atau karsinoma hati primer sampai gagal hati.

Hati memiliki banyak fungsi yang kompleks yaitu sebagai filter semua darah yang datang dari usus melalui vena porta, kemudian menyimpanya dan mengubah bahan-bahan makanan yang diterima vena porta. Bahan makanan tersebut kemudian dikirim ke dalam darah sesuai dengan kebutuhan.

Bahaya Virus Hepatitis

Hati juga menjaga kebutuhan organ dalam tubuh, khususnya otak, terhadap zat-zat racun yang tak terelakan diabsorpsi melalui usus, misalnya amonia dari usus yang merupakan zat sangat beracun.  Beberapa macam penyakit hati antara lain yaitu Hepatitis, Kegagalan Hati, Kolangitis, Leptospirosis, Liver, Sirosis, Kanker Hati, Jaundice (penyakit kuning), dan Abses Hati. 

Gangguan hati pada penyakit kuning disebabkan oleh:

  1. Infeksi virus hepatitis, dapat ditularkan melalui selaput mukosa, melalui darah atau hubungan seksual.
  2. Zat toksik, seperti alkohol atau obat-obat tertentu.
  3. Genetik atau keturunan, seperti hemokromatosis.
  4. Gangguan imunologis, seperti hepatitis autoimun, penyebabnya adalah adanya perlawanan sistem pertahanan tubuh terhadap jaringan tubuhnya sendiri. Pada hepatitis autoimun, terjadi perlawanan terhadap sel-sel hati yang berakibat timbulnya peradangan kronis.
  5. Kanker yang dapat disebabkan oleh senyawa karsinogenik antara lain aflatoksin, polivinil klorida (bahan pembuat plastik), virus, dan lain-lain. Hepatitis B dan C maupun sirosis hati juga dapat beresiko menjadi kanker hati.

Bahaya Virus Hepatitis

Virus merupakan penyebab dari hepatitis akut dan kronik. Virus hepatitis terdiri dari beberapa jenis, yaitu hepatitis A, B, C, D, E, dan F. Hati merupakan bagian utama kerusakan sel, menyebabkan infeksi akut oleh karena itu.

Radang hati

Virus yang menyebabkan hepatitis A dan E biasanya dapat hilang dari tubuh sekitar 6 bulan dan tidak menyebabkan infeksi persisten. Sedangkan hepatitis B, C, dan D dapat menyebabkan sirosis, infeksi kronik, dan meningkatkan resiko kanker hati.

Gejala Penyakit kuning

Gangguan hati pada penyakit kuning hepatitis ditandai dengan kulit kuning, urine gelap, kelelahan yang ekstrim, mual, muntah, sakit perut, dan penurunan nafsu makan. Beberapa pasien tanpa gejala atau seperti penyakit flu. Pasien dengan hepatitis B atau C kronik, biasanya mengalami kelelahan yang berlangsung dalam beberapa minggu. 

gejala penyakit kuning

Penyakit kuning (jaundice) memiliki tanda-tanda seperti kulit dan mata yang kuning pada penderita baik dewasa maupun anak-anak. Sakit kuning merupakan gejala awal pada gangguan fungsi hati, penyumbatan saluran empedu disebabkan oleh obat-obatan yang mengganggu fungsi hati, adanya gangguan metabolisme Bilirubin. Bilirubin adalah substansi yang diproduksi pecahan sel darah merah. Meningkatnya kadar Bilirubin dalam tubuh dapat menimbulkan warna kuning yang timbul kulit dan mata sehingga mengganggu kerja organ liver. Hal ini merupakan gejala penyakit kuning yang dapat diamati secara fisik.

 

Penyebab penyakit kuning apa saja?

Gangguan hati pada penyakit kuning pada orang dewasa biasanya ditangani dengan cara mengatasi kondisi yang menyebabkannya. Jika mengidap hepatitis virus akut, penyakit kuning akan hilang dengan sendirinya saat hati mulai sembuh. Jika saluran empedu yang tersumbat adalah penyebabnya, maka kemungkinan besar akan disarankan operasi untuk menyelesaikan masalah penyumbatan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.