Apakah Penyakit Refluks Gastroesofagus Berbahaya?

gastroesofagus

Adalah penyakit pencernaan asam lambung yang mana empedu mengiritasi lapisan di dalam saluran makanan. Penyakit gastroesofagus adalah masalah serius atau kronis. Mengapa bisa terjadi karena refluk asam naik menjadi 2 kali lipat dari jumlah normalnya. Penyakit gastroesofagus ini membuat iritasi dan dapat merusak lapisan esofagus. Refluks juga bisa mencapai pita suara, atau bahkan mengalir sampai ke dalam paru-paru. Ketika makanan dan asam lambung naik mencapai kerongkongan, umumnya penderita gastroesfagus akan merasakan sensasi panas seperti terbakar pada dadanya juga bahkan nyeri.

Dalam hal normal makanan yang masuk dari mulut yang kemudian menuju ke esofagus bawah. Untuk menghindari asam lambung ke esofagus, ada otot yang bernama sfingter esofagus yang menutup pintu masuk menuju lambung. Kemudian makanan akan ditampung sekitar  3 – 4 jam untuk selanjutnya akan dicerna lambung.

Penyakit Apa Refluks Gastroesofagus?

Penyakit Apa Refluks Gastroesofagus?

Penyakit ini pada dasarnya ialah adalah masalah dalam saluran pencernaan lambung. Refluks gastroesofagus dapat mengiritasi bahkan dapat mengikis lapisan esofagus. Dalam penyakit gastroesofagus ini ada berbagai faktor risiko yang bisa memicunya,  seperti;

  1. Penyakit tertentu, atau pada dasarnya sudah mempunyai gejala magh pada awal.
  2. Produksi gastrin yang meningkat, atau kelebihan hormon.
  3. Kelebihan berat badan atau obesitas.
  4. Penggunaan aspirin yang berlebihan.
  5. Bertambahnya usia, atau faktor stress.
  6. Setelah makan, berbaring atau tidur.
  7. Tidak ada jeda saat selesai makan lalu tidur.
  8. Mengkonsumsi rokok, kopi dan alkohol yang berlebihan.
  9. Terlalu sering mengkonsumsi makanan pedas dan asam
  10. Makan yang berlebihan.
  11. Dan yang paling umum ialah makan dengan waktu yang terlambat.

Penyakit Refluks Gastroesofagus Apakah Berbahaya?

Penyakit Refluks Gastroesofagus Apakah Berbahaya?

Secara teori kedokteran penyakit refluks gastroesofagus tidak berbahaya. Tapi perlu penanangan khusus, untuk dapat meredakannya. Jika kita abaikan penyakit refluk gastroesofagus dapat mengikis dan mengalami peradangan pada dinding kerongkongan. Serta jika kita biarkan secara berkala akan menyebabkan luka kronis dan penyempitan di kerongkongan bawah. Bahka bisa memicu kanker . Jika hanya di biarkan maka penderita akan mengalami kesusahan di saat menelan makanan. Berkonsultasi dengan dokter perlukan agar bisa mendapatkan penanangan dan pemberian obat berkala agar peradangan bisa berkurang.

Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi disaat penyakit ini kambuh;

  1. Sayuran hijau.
  2. Daging tanpa lemak.
  3. Buah-buahan yang bertekstur lunak.
  4. Bubur oatmeal atau bubur nasi.
  5. Air jahe.
  6. Nasi merah yang bertekstur lembut.

Berapa Lama isa sembuh dari GERD?

Berapa Lama isa sembuh dari GERD?

Dalam kasus ini  adalah komdisi yang disebabkan oleh melemahnya katup yang teletak di kerongkongan bagian bawah diakibat katup yang melemah sehingga makanan di lambung naik kembali ke atas kerongkongan yang menyebabkan keluhan sensasi terasa terbakar atau panas di dada dan ulu hati, juga nyeri. Serta bisa terjadi rasa asam atau pahit di dalam mulut. untuk mengatasi kondisi ini dengan mengonsumsi obat lambung seperti antasida golongan PPI atau obat magh. Karena memberikab efek penetral asam di lambung.

kesembuhan kondisi ini tergantung tingkat keparahan dan penyebabnya. Serta obat yang dikonsumsi juga pencegahan yang jadi tidak ada patokan pastinya. Sebaiknya bisa merubah pola gaya hidup menjadi lebih sehat. Membatasi makanan yang dapat meningkat asam lambung,  stres, dan jangan makan terus berbaring. konsumsi obat lambung yang tepat. jika keluhan tidak memberikan efek maka segera temui dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanangan yang lebih lanjut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.