Berikan Contoh Buah Klimaterik

Contoh Buah Klimaterik

Teman-teman pasti menyukai buah bukan? Makanan yang lezat dengan segudang nutrisi dan mineralnya. Apakah teman-teman tahu apa artinya buah klimaterik itu? Berikut penjelasan dan contoh buah klimaterik.

Buah merupakan hasil dari reproduksi yang dilakukan oleh tumbuhan, dalam reproduksi tumbuhan memerlukan putik dan serbuk sari. Buah termasuk bagian dalam tumbuhan loh, yang memiliki tugas untuk melindungi biji dengan membungkusnya. Di dalam ilmu pengetahuan, buat terbagi menjadi dua yaitu klimaterik dan non klimaterik.

Apa Artinya Buah Klimaterik Itu?

apa artinya buah klimaterik itu

Buah klimaterik adalah buah yang terus menerus matang walaupun sudah dipetik atau dipanen. Jenis ini menghasilkan gas etilen yang lebih banyak, gas etilen sendiri berfungsi dalam hal mematangkannya.

Pada jenis ini biasanya dipetik atau dipanen sebelum matang. Setelah dipisahkan dengan pohon induknya, kemudian akan diperam dengan cara diletakkan antara yang sudah matang dengan yang masih mentah di dalam satu wadah. Hal ini membuat gas etilen akan menyebar di dalam wadah sehingga semua buah akan ikut matang. Cara lainnya adalah menggunakan karbit.

Dalam hal ini, jenis ini memiliki beberapa keunggulan berupa tekstur yang lebih lunak dan rasa yang lebih manis serta dapat dipetik atau dipanen sebelum matang sempurna karena akan terus matang secara alami.

Namun terdapat kekurangan berupa setelah matang, pematangan akan terus berlangsung. Hal ini membuat buat rusak atau membusuk lebih cepat.

Apa Contoh Buah Klimaterik?

Apa contoh buah klimaterik

Jika ditanya apa contoh buah klimaterik, maka terdapat banyak macam dan sering kita temui.

Contoh buah klimaterik adalah mangga. Mangga akan dipanen atau dipetik ketika kulitnya menjadi lebih terang dan bentuk buahnya penuh.

Pepaya adalah contoh buah klimaterik lainnya. Pada pepaya, pepaya akan dipanen atau dipetik ketika pada ujung pepaya terdapat warna merah yang membentuk bintang.

Sedangkan pada sirsak dan nangka akan langsung dipanen atau dipetik ketika jarak pada durinya melebar.

Contoh-contoh buah klimaterik lainnya, yaitu apel, kiwi, blewah, jambu, pisang, alpukat, manggis, dll

Apa Pengertian dari Buah Non Klimaterik?

Apa pengertian dari buah non klimaterik

Berbeda dengan klimaterik, buah yang tergolong non klimaterik tidak akan mengalami pematangan ketika sudah dipetik atau dipanen. Jenis ini hanya akan mengalami proses pematangan selama berada pada induknya.

Hal ini dikarenakan non klimaterik tidak mematangkannya sebagai respon dari gas etilen, sehingga akan sia-sia walaupun dipapari dengan gas etilen. Oleh karena itu, buah akan dibiarkan matang dengan baik. Setelah matang baru dipetik atau dipanen.

Namun gas etilen yang dimaksud adalah gas etilen yang berasal dari luar, bukan yang berasal dari dalam. Jika tetap dilakukan perlakuan yang sama, maka buah bukannya akan matang namun malah akan membusuk.

Teman-teman tahu jeruk bukan? Jeruk baru akan dipanen atau dipetik ketika kulitnya telah berubah menjadi kuning hijau dan teksturnya yang sudah agak lunak.

Pada nanas, akan dipanen atau dipetik ketika tiga atau empat matanya telah menguning. Sedangkan pada salak, akan dipanen atau dipetik ketika jarak matanya melebar, warnanya menjadi coklat dan tidak memiliki duri pada permukaannya.

Contoh lainnya adalah stroberi, belimbing, rambutan, lengkeng, anggur, leci, melon, kurma, dll.

Jadi teman-teman sudah tahu bukan apa itu dan contoh buah klimaterik dan non klimaterik. Teman-teman tidak perlu bingung lagi jika ditanya apa pengertian dari buah non klimaterik? Mungkin saja nanti teman-teman ingin menanamnya sendiri, jadi sudah tahu terlebih dahulu penanganan yang harus dilakukan sesuai jenisnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.