Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

1,16 Ton Ketamin Disita dari Kapal MT Global 168, Nilainya Rp 3,48 T

Published Oktober 23, 2026 · Updated Oktober 23, 2026 · By Mary Smith - beritanew.com

Foto : Mary Smith - beritanew.com

1 16 Ton Ketamin Disita dari Kapal MT Global 168 di Perairan Asahan

Beritanew.com – 1 16 Ton Ketamin Disita oleh tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dari kapal tanker MT Global 168. Barang bukti berupa Ketamin HCl tersebut ditemukan dalam 58 karung dengan berat bruto mencapai 1,16 ton. Nilai ekonominya diperkirakan mencapai Rp 3,48 triliun.

Penindakan dilakukan setelah kapal MT Global 168 diamankan di perairan Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara. Kapal itu kemudian ditarik dan bersandar di Pelabuhan Pelindo Bandar Deli Belawan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan barang bukti ketamin ditemukan saat tim gabungan melakukan penggeledahan di kapal tersebut. Selain puluhan karung berisi Ketamin HCl, petugas menyita satu unit kapal tanker dan 14 telepon seluler yang diduga digunakan awak kapal untuk berkomunikasi.

"Dari hasil penggeledahan, tim gabungan berhasil mengamankan obat keras jenis Ketamin HCl. Barang bukti ini ditemukan dalam 58 karung dengan total berat bruto mencapai 1,16 ton," kata Suyudi dalam jumpa pers di Pelabuhan Belawan, Jumat (23/10/2026).

Nilai Barang Bukti Ketamin Capai Rp 3,48 Triliun

Menurut Suyudi, perhitungan nilai barang bukti mengacu pada asumsi harga ketamin di pasar gelap sebesar Rp 3 juta per gram. Dengan berat total 1,16 ton, nilai ketamin yang diamankan dalam operasi ini ditaksir mencapai Rp 3,48 triliun.

"Dari segi ekonomis, dengan asumsi harga gelap saat ini adalah Rp 3 juta per gram, maka total valuasi barang bukti yang berhasil kita sita mencapai Rp 3,48 triliun," ungkapnya.

Penyitaan 1 16 ton ketamin disita ini juga dikaitkan dengan potensi penyelamatan masyarakat dari penyalahgunaan zat tersebut. Aparat memperkirakan satu gram ketamin dapat disalahgunakan oleh lima orang. Berdasarkan asumsi itu, penindakan tersebut disebut berpotensi mencegah penyalahgunaan terhadap sekitar 5,8 juta orang.

Selain dampak terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat, negara serta masyarakat diperkirakan terhindar dari potensi biaya rehabilitasi yang besar. Perhitungannya memakai asumsi biaya rehabilitasi Rp 20 juta per individu selama enam bulan, dengan nilai potensi pengeluaran yang disebut mencapai Rp 116 triliun.

"Angka-angka fantastis ini merupakan bukti nyata betapa besarnya daya rusak sindikat internasional terhadap ketahanan nasional kita," ujar Suyudi.

Berawal dari Pemantauan Pergerakan Kapal di Selat Malaka

Operasi pengamanan MT Global 168 berawal dari pemantauan intelijen terhadap pergerakan kapal yang dinilai tidak biasa di kawasan Selat Malaka. Kapal tersebut sebelumnya diketahui melintas melalui Laut Andaman sebelum menjadi perhatian tim gabungan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, unsur BNN, Bea Cukai, dan Bareskrim Polri menyiapkan operasi di Kuala Tanjung pada Senin (19/10). Dalam operasi ini, petugas mengerahkan kapal patroli BC 20006 dan KP Murai 4018 untuk melakukan pengawasan serta intersepsi.

Awalnya, aparat merencanakan penghentian kapal sebelum MT Global 168 memasuki Pelabuhan Port Klang, Malaysia. Namun, kapal tanker itu akhirnya berhasil dihentikan dan diamankan di perairan Tanjungbalai Asahan. Temuan 1 16 ton ketamin disita kemudian menjadi fokus pemeriksaan terhadap kapal dan seluruh awaknya.

Delapan Awak Kapal Diamankan

Dari pemeriksaan di atas kapal, petugas mengamankan delapan kru. Mereka terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara asing asal Taiwan. Seluruhnya diduga memiliki peran masing-masing dalam pengoperasian kapal saat penyelundupan berlangsung.

Delapan orang tersebut ialah IC sebagai kapten kapal atau master, RS sebagai chief officer, JA sebagai chief engineer, IAE sebagai second engineer, JMR sebagai oiler, RF sebagai able seaman, DPB sebagai able seaman, serta YCY yang merupakan warga negara Taiwan sebagai able seaman.

Kapolri menegaskan bahwa penindakan terhadap jaringan penyelundupan narkotika akan terus dilakukan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Bareskrim Polri, Polair, serta BNN RI yang terlibat dalam operasi tersebut.

"Sejumlah barang bukti yang hari ini kita sita bukanlah sekadar angka pencapaian semata, melainkan jutaan nyawa generasi muda bangsa yang berhasil kita selamatkan," kata Suyudi.

FAQ Penyitaan 1,16 Ton Ketamin

Di mana kapal MT Global 168 diamankan?

Kapal tanker MT Global 168 diamankan di perairan Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara, lalu dibawa ke Pelabuhan Pelindo Bandar Deli Belawan.

Berapa jumlah ketamin yang ditemukan?

Petugas menemukan 58 karung Ketamin HCl dengan total berat bruto 1,16 ton. Karena itu, kasus ini dikenal sebagai penindakan 1 16 Ton Ketamin Disita dari kapal MT Global 168.

Berapa nilai barang bukti ketamin tersebut?

Nilai ekonominya diperkirakan mencapai Rp 3,48 triliun berdasarkan asumsi harga pasar gelap sebesar Rp 3 juta per gram.

Berapa orang awak kapal yang diamankan?

Sebanyak delapan kru diamankan, terdiri atas tujuh WNI dan satu WNA asal Taiwan.

Related Reading