Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dwi Bagus Diduga Bakar Jasad Istri Siri dan Anak di Tungku Api Belakang Rumah

Published Oktober 26, 2026 · Updated Oktober 26, 2026 · By Anthony Taylor - beritanew.com

Foto : Anthony Taylor - beritanew.com

Polisi Periksa Tiga Lokasi Terkait Dugaan Pembunuhan Dini Hardiyanti dan Anak

Beritanew.com – Tim penyidik masih menelusuri rangkaian dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya yang berinisial AGF (4) di Kota Madiun. Pemeriksaan tempat kejadian dilakukan di tiga titik yang diduga berkaitan dengan aktivitas terduga pelaku, Dwi Bagus, termasuk sebuah tungku api di area belakang rumah.

Penanganan perkara ini melibatkan Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur dan Satuan Reserse Kriminal Polres Madiun Kota. Petugas mengumpulkan serta memeriksa temuan dari setiap lokasi guna menyusun kronologi secara utuh, sekaligus mencari bukti yang dapat menjelaskan dugaan peristiwa tersebut.

Tiga Titik Menjadi Fokus Pemeriksaan

Tiga tempat yang diperiksa meliputi sebuah hotel di wilayah Kota Madiun, rumah di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, serta rumah yang ditempati Dwi Bagus di Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Lokasi-lokasi itu diperiksa untuk mengetahui keterkaitan satu tempat dengan tempat lainnya. Polisi juga meneliti barang bukti yang ditemukan, kondisi lokasi, dan kemungkinan jejak yang dapat mendukung proses penyidikan. Pemeriksaan forensik diperlukan agar dugaan yang berkembang dapat diuji melalui temuan objektif.

“Untuk pengungkapan perkara ini kita melaksanakan joint investigation bersama-sama dengan tim Polda,” kata Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama di Madiun, Senin (26/10/2026).

Perhatian petugas tertuju pada tungku api yang berada di bagian belakang rumah di Jalan Kunir. Tungku tersebut diduga berkaitan dengan upaya pembakaran jasad korban setelah adanya dugaan mutilasi. Meski demikian, keterkaitan tungku dengan perkara ini masih dalam pendalaman dan memerlukan pemeriksaan lanjutan terhadap lokasi maupun barang bukti yang diperoleh.

Kasus Berawal dari Kehilangan Dua Korban

Penyelidikan bermula ketika Dini, yang dalam proses awal perkara disebut berinisial DH, bersama anaknya AGF dilaporkan hilang pada 5 Oktober 2026. Laporan kehilangan itu dibuat oleh Khanza, adik korban. Setelah menerima informasi tersebut, tim operasional Polres Madiun Kota mulai menelusuri pergerakan korban dan menghubungkan sejumlah lokasi yang diduga relevan.

“Dari laporan tersebut, tim Opsnal Polres Madiun Kota melakukan penyelidikan, kemudian menelusuri dari TKP awal sampai ke titik-titik lokasi lainnya. Dari hasil penyelidikan, ada indikasi terkait dengan terduga pelaku,” kata Rizki.

Dalam kasus ini, Dwi Bagus dan Dini disebut memiliki hubungan sebagai pasangan suami istri siri. Keterangan mengenai hubungan keduanya menjadi salah satu bagian yang didalami penyidik, bersama dengan aktivitas mereka sebelum dugaan tindak pidana terjadi.

Rekaman kamera pengawas atau CCTV dari hotel yang pernah didatangi korban dan terduga pelaku turut menjadi petunjuk penting. Rekaman semacam ini dapat membantu penyidik menelusuri waktu, pergerakan, serta hubungan antarperistiwa di lokasi yang berbeda. Namun, isi dan hasil lengkap pemeriksaan rekaman tersebut belum dipaparkan kepada publik.

Penyidik Dalami Dugaan Mutilasi dan Pembakaran

Selain memeriksa tiga tempat, polisi mendalami dugaan bahwa korban mengalami pembunuhan yang diikuti tindakan mutilasi dan pembakaran. Dugaan tersebut masih berada dalam proses penyidikan. Karena itu, setiap temuan perlu dicocokkan dengan keterangan terduga pelaku, hasil pemeriksaan ahli, serta bukti fisik dari lokasi-lokasi yang diperiksa.

Olah tempat kejadian bukan sekadar pemeriksaan visual. Dalam perkara pidana, petugas dapat meneliti benda yang ditemukan, kondisi bangunan, sisa material, dan unsur lain yang berpotensi menjelaskan apa yang terjadi. Hasil pemeriksaan laboratorium forensik kemudian dapat menjadi bagian penting untuk menguji dugaan awal yang muncul selama penyelidikan.

Hingga Senin, 26 Oktober 2026, proses olah tempat kejadian masih berlangsung. Penyidik terus mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan guna memperjelas urutan kejadian. Polisi juga masih menggali motif yang diduga melatarbelakangi perkara tersebut.

Pengungkapan perkara ini bergantung pada kecocokan antara bukti teknis, temuan dari tiga lokasi, rekaman CCTV, serta keterangan pihak-pihak yang diperiksa. Polisi berharap seluruh proses tersebut dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kronologi dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti dan AGF, termasuk peran pihak yang diduga terlibat.

Publik diharapkan menunggu perkembangan resmi penyidikan. Dugaan yang masih diperiksa perlu ditempatkan dalam proses hukum yang berjalan, sementara kepastian mengenai rangkaian peristiwa dan motif akan ditentukan melalui pembuktian yang dikumpulkan penyidik.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Dwi Bagus Diduga Bakar Jasad Istri?

Dwi Bagus Diduga Bakar Jasad Istri is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dwi Bagus Diduga Bakar Jasad Istri matter?

Dwi Bagus Diduga Bakar Jasad Istri matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.