Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Eskalator di Stasiun Duri Ditutup Barier Setelah Gangguan Bikin Penumpang Luka

Published Oktober 3, 2026 · Updated Oktober 3, 2026 · By Michael Gonzalez - beritanew.com

Foto : Michael Gonzalez - beritanew.com

Eskalator Akses Peron 5 Stasiun Duri Ditutup Usai Gangguan Pagi Hari

Beritanew.com – Akses menuju peron 5 arah Tangerang di Stasiun Duri, Jakarta Barat, pada Sabtu, 3 Oktober 2026, dialihkan sementara ke tangga setelah salah satu eskalator mengalami gangguan. Hingga sekitar pukul 11.40 WIB, fasilitas tersebut masih tidak dioperasikan dan area di depannya dipasangi barier.

Penutupan dilakukan setelah insiden pada pagi hari yang menyebabkan sejumlah penumpang terdampak. Gangguan terjadi sekitar pukul 07.45 WIB pada eskalator di jalur akses menuju peron 5. Dalam rekaman yang beredar, beberapa penumpang terlihat jatuh dan duduk di area dekat eskalator saat petugas melakukan penanganan.

Eskalator tersebut berada pada jalur yang seharusnya membawa pengguna naik ke arah peron. Namun, fasilitas itu mengalami perubahan gerak secara tiba-tiba sehingga memicu kepanikan di antara penumpang yang sedang berada di sekitarnya.

Teknisi dan Petugas Keamanan Berjaga

Menjelang siang, beberapa teknisi tampak memeriksa kondisi eskalator yang telah dimatikan tersebut. Petugas keamanan juga ditempatkan di sekitar lokasi untuk membantu mengarahkan arus penumpang serta mencegah orang mendekati fasilitas yang sedang ditangani.

Meski eskalator menuju peron 5 ditutup, eskalator dari arah sebaliknya, yakni dari peron 5 menuju lantai 2, tetap berfungsi normal. Perbedaan kondisi dua fasilitas yang berdekatan itu sempat membuat sebagian warga keliru ketika hendak menggunakan akses menuju peron.

Petugas kemudian mengarahkan calon penumpang yang akan menuju jalur 5 agar menggunakan tangga. Pengalihan ini menjadi pilihan sementara supaya mobilitas di stasiun tetap berjalan sambil pemeriksaan teknis dilakukan.

“Iya, eskalator mati, tadi disuruh satpamnya turun lewat tangga dulu,” kata seorang warga saat ditemui di lokasi.

Situasi di Stasiun Duri tetap ramai, tetapi terkendali. Penumpang yang menuju peron 5 perlu memberi perhatian lebih terhadap petunjuk petugas, terutama saat berpindah dari lantai stasiun ke area peron. Penggunaan tangga dapat membuat waktu tempuh sedikit bertambah, khususnya bagi penumpang yang membawa barang atau bepergian bersama anak-anak.

12 Orang Terdampak

KAI Commuter menyampaikan permintaan maaf atas gangguan fasilitas tersebut. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa eskalator yang bermasalah berada di area akses menuju jalur 5 dan gangguan berlangsung pada Sabtu pagi.

“KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan fasilitas yakni salah satu eskalator di Stasiun Duri. Sabtu (3/10) sekitar pukul 07.45 WIB. Gangguan terjadi pada eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5,” kata Karina dalam keterangan tertulis.

Pendataan awal mencatat 12 orang terdampak dalam kejadian itu, terdiri atas 10 orang dewasa dan dua anak-anak. Lima orang telah melanjutkan perjalanan mereka. Lima orang lainnya dijadwalkan dirujuk ke RS Duta Indah, sedangkan dua orang masih menjalani observasi lebih lanjut.

Penanganan terhadap para penumpang menjadi perhatian utama setelah insiden tersebut. Kehadiran petugas di lokasi tidak hanya diperlukan untuk mengatur arus orang, tetapi juga membantu pengguna fasilitas yang mungkin masih bingung dengan perubahan akses menuju peron.

Akses Sementara Melalui Tangga

Selama eskalator belum kembali digunakan, penumpang menuju peron 5 diarahkan mengambil rute melalui tangga. Penumpang disarankan memperhatikan arahan petugas dan tidak memaksakan diri melewati area yang sudah diberi pembatas.

Bagi pengguna yang membutuhkan bantuan, termasuk penumpang dengan anak, barang bawaan, atau kondisi mobilitas tertentu, meminta panduan kepada petugas di stasiun dapat membantu menemukan akses yang paling aman. Perubahan jalur di dalam stasiun juga perlu diantisipasi dengan menyediakan waktu perjalanan lebih longgar.

Gangguan ini memperlihatkan pentingnya pengamanan cepat pada fasilitas transportasi umum ketika terjadi masalah teknis. Penutupan area dan pengalihan penumpang dilakukan untuk mengurangi risiko tambahan sambil kondisi eskalator diperiksa.

Operasional eskalator dari peron 5 menuju lantai 2 masih berjalan, sementara fasilitas yang mengarah ke peron 5 tetap berada dalam penanganan. Penumpang yang melintas di area tersebut diimbau mengikuti petunjuk di lokasi agar perjalanan menuju kereta dapat berlangsung tertib dan aman.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Eskalator di Stasiun Duri Ditutup Barier?

Eskalator di Stasiun Duri Ditutup Barier is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Eskalator di Stasiun Duri Ditutup Barier matter?

Eskalator di Stasiun Duri Ditutup Barier matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.