Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Eskalator Stasiun Duri Ditutup Terpal, Masih Diperbaiki Usai Insiden

Published Oktober 3, 2026 · Updated Oktober 3, 2026 · By Anthony Taylor - beritanew.com

Foto : Anthony Taylor - beritanew.com

Eskalator Stasiun Duri Masih Ditangani, Akses Peron 5 Dialihkan ke Tangga

Beritanew.com – Perbaikan eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, masih berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Fasilitas tersebut ditutup dengan terpal berwarna hitam setelah mengalami gangguan pada pagi hari yang menyebabkan sejumlah penumpang terluka.

Hingga sekitar pukul 15.30 WIB, area eskalator yang bermasalah belum dapat digunakan. Pembatas dipasang di sekeliling lokasi untuk mencegah penumpang mendekat, sementara penutup terpal menutupi bagian eskalator yang sedang diperiksa dan diperbaiki oleh petugas.

Gangguan ini berdampak terutama bagi pengguna Commuter Line yang hendak menuju peron 5 dengan arah Tangerang. Penumpang diarahkan memakai jalur alternatif berupa tangga selama eskalator belum kembali beroperasi. Pengalihan akses itu dilakukan agar pergerakan penumpang menuju peron tetap dapat berlangsung.

Pemberitahuan untuk Penumpang

Di depan lokasi perbaikan, KAI Commuter memasang papan informasi bagi pengguna jasa. Dalam pemberitahuan tersebut, perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan perjalanan yang muncul akibat penanganan eskalator.

Keberadaan penutup dan pembatas membuat area itu mudah dikenali oleh penumpang yang melintas. Meski demikian, pengguna stasiun tetap perlu memperhatikan petunjuk akses menuju peron, khususnya pada jam-jam ramai, karena rute yang biasa digunakan berubah sementara waktu.

Sejumlah petugas terlihat masih berada di sekitar fasilitas tersebut untuk melakukan penanganan. Pekerjaan perbaikan disebut akan diteruskan pada malam hari, tetapi waktu pasti selesainya belum dapat dipastikan.

“Mungkin malam ini (lanjut perbaikan). Tapi belum pasti besok sudah bener ya (eskalatornya),” kata petugas yang berjaga.

Dengan belum adanya kepastian jadwal pengoperasian kembali, penumpang yang melintasi Stasiun Duri perlu mengantisipasi penggunaan tangga sebagai akses menuju peron 5. Pengguna juga dapat memberi waktu tambahan saat berpindah peron, terutama bagi mereka yang membawa barang atau bepergian bersama anak-anak maupun lansia.

Insiden Terjadi pada Pagi Hari

Penanganan dilakukan setelah salah satu eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan sekitar pukul 07.45 WIB pada Sabtu pagi. Eskalator yang semestinya membawa penumpang ke arah atas tiba-tiba bergerak mundur. Kondisi itu membuat sejumlah anak kereta, atau anker, terjatuh dan mengalami luka-luka.

Seorang warga bernama Mayska menyebut kejadian berlangsung pada pagi hari, sekitar pukul 07.00 WIB. Pada awalnya, eskalator masih berjalan seperti biasa. Situasi berubah ketika arah geraknya mendadak berbalik saat penumpang tengah berdiri di atas anak tangga berjalan tersebut.

“Eskalatornya tiba-tiba jalan mundur. Jadi harusnya naik ke atas, tapi pas kejadian itu mundur. Orang nggak siap ya, jadi badannya pada jatuh semua, saling nubruk. Nggak seimbang,” ujar Mayska di lokasi.

Perubahan arah yang mendadak menyebabkan penumpang kehilangan keseimbangan. Orang-orang yang berada di belakang ikut terdorong dan saling bertabrakan saat mereka berusaha bertahan. Keadaan di lokasi sempat menimbulkan kepanikan.

Warga di sekitar eskalator disebut langsung berteriak meminta pertolongan setelah beberapa orang jatuh. Insiden tersebut kemudian menjadi alasan area eskalator ditutup agar pemeriksaan dan perbaikan dapat dilakukan tanpa membahayakan pengguna stasiun lainnya.

Akses Sementara dan Keselamatan Perjalanan

Penutupan eskalator menjadikan tangga sebagai pilihan akses sementara ke peron 5 arah Tangerang. Pengguna yang memiliki kebutuhan mobilitas khusus atau membawa barang dalam jumlah banyak dapat memperhatikan arahan petugas di lokasi untuk memilih jalur yang tersedia.

Stasiun Duri merupakan titik perjalanan yang melayani penumpang dengan tujuan berbeda, sehingga perubahan akses di dalam area stasiun dapat memengaruhi waktu perpindahan penumpang. Dalam kondisi seperti ini, mengikuti pembatas area dan informasi petugas penting dilakukan agar jalur perbaikan tetap steril serta arus penumpang tidak terganggu lebih luas.

Perbaikan masih berfokus pada eskalator yang mengalami gangguan. Sampai pekerjaan dinyatakan selesai dan fasilitas dinilai aman digunakan kembali, penumpang diminta menggunakan akses alternatif yang telah disediakan.

Pengguna jasa juga perlu tetap berhati-hati ketika memakai tangga, terutama saat kondisi stasiun ramai. Memegang pegangan tangga, menjaga jarak dengan penumpang lain, serta tidak berhenti di titik akses dapat membantu kelancaran mobilitas selama fasilitas eskalator belum beroperasi.

Untuk saat ini, area eskalator tetap tertutup terpal hitam dan dipagari pembatas. Petugas masih melanjutkan penanganan, sementara kepastian kapan eskalator kembali berfungsi belum tersedia.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Eskalator Stasiun Duri Ditutup Terpal Masih?

Eskalator Stasiun Duri Ditutup Terpal Masih is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Eskalator Stasiun Duri Ditutup Terpal Masih matter?

Eskalator Stasiun Duri Ditutup Terpal Masih matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.