Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gus Ipul Harap Agen Perlinsos Bisa Bikin Data Bansos Makin Akurat

Published September 17, 2026 · Updated September 17, 2026 · By Charles Jones - beritanew.com

Foto : Charles Jones - beritanew.com

Agen Perlinsos Didorong Perkuat Ketepatan Data Bantuan Sosial

Beritanew.com – Keterlibatan warga melalui Agen Perlindungan Sosial atau Agen Perlinsos diharapkan dapat membantu pemerintah memperbaiki ketepatan data penerima bantuan sosial. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menilai peran relawan ini penting terutama bagi masyarakat yang masih mengalami kesulitan menggunakan teknologi dalam proses pendataan.

Dalam keterangannya di Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, pada 17 September 2026, Gus Ipul menjelaskan bahwa Agen Perlinsos hadir sebagai relawan yang membantu lingkungan sekitarnya. Mereka dapat mendampingi warga untuk masuk ke dalam sistem pendataan serta memahami saluran yang tersedia.

“Jadi undangan untuk menjadi Agen Perlinsos ini adalah untuk menjadi relawan. Membantu tetangga-tetangga, atau saudara, atau yang mungkin perlu dibantu untuk masuk ke dalam sistem kita. Sebab belum semua masyarakat terbiasa dengan memanfaatkan teknologi dalam rangka untuk memperbaiki data kita,” kata Gus Ipul.

Pendampingan untuk Usul dan Sanggah

Selain membantu proses pendataan, Agen Perlinsos juga dapat mendampingi masyarakat yang ingin mengajukan usulan maupun sanggahan terkait data penerima bansos. Kehadiran jalur partisipasi ini diharapkan membuat perubahan kondisi warga dapat lebih cepat disampaikan dan diperiksa melalui mekanisme resmi.

Peran tersebut tidak berarti relawan memiliki kewenangan untuk menetapkan siapa yang berhak menerima bantuan. Agen Perlinsos tidak menentukan penerima bansos dan tidak boleh menarik biaya dari warga yang meminta bantuan pendampingan. Gus Ipul menegaskan para agen bekerja secara sukarela tanpa honor.

Program ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi data secara nasional. Ketepatan data bantuan sosial sangat bergantung pada pembaruan informasi, termasuk saat kondisi ekonomi, susunan keluarga, domisili, atau kebutuhan warga berubah. Karena itu, keterlibatan masyarakat dipandang dapat memberi masukan tambahan bagi proses pemutakhiran yang dilakukan melalui saluran resmi.

Keterbukaan Data dan Partisipasi Warga

Gus Ipul menyampaikan bahwa pemerintah telah membuka akses data dalam dua tahun terakhir. Masyarakat dapat melihat posisi desil mereka serta memahami dinamika data yang berkaitan dengan kondisi sosial ekonomi.

“Sejak dua tahun terakhir ini pemerintah terbuka terhadap data. Maka semua masyarakat bisa mengakses, mengetahui desilnya berada di desil berapa, mengetahui dinamika data, karena keterbukaan pemerintah,” katanya.

Informasi mengenai desil penting bagi warga karena menggambarkan kelompok tingkat kesejahteraan dalam pemetaan sosial ekonomi. Akses terhadap informasi tersebut dapat membantu masyarakat mengenali data yang perlu diperbaiki apabila terdapat ketidaksesuaian. Namun, proses penyaluran bantuan tetap harus mengikuti verifikasi dan aturan yang berlaku.

Gus Ipul optimistis berbagai langkah pembaruan data akan meningkatkan akurasi penyaluran bansos pada tahun depan. Upaya itu mencakup pemutakhiran melalui kanal resmi, keterlibatan warga lewat mekanisme usul-sanggah, sensus Badan Pusat Statistik pada tahun ini, serta rencana digitalisasi bantuan sosial.

“Insyaallah saya percaya dengan berbagai langkah ya yang dilakukan. Mulai dari pemutakhiran lewat saluran-saluran resmi maupun partisipasi, ditambah dengan sensus oleh BPS tahun ini, plus nanti akan ada digitalisasi bansos, Insyaallah tahun depan data kita akan makin akurat. Kenapa? Karena masyarakat banyak yang terlibat, banyak yang ikut melakukan apa, satu usul sanggah, ikut memberikan koreksi,” katanya.

Pendaftar Agen Perlinsos Tembus Ratusan Ribu

Minat masyarakat untuk bergabung sebagai Agen Perlinsos disebut cukup tinggi. Gus Ipul menyatakan jumlah pendaftar sebelumnya telah melampaui 200 ribu orang, meski ia belum menyampaikan angka pembaruan terakhir. Pendaftaran baru juga terus berlangsung dengan kisaran 4.000 hingga 5.000 orang setiap hari.

“Sudah di atas 200 ribu kemarin ya. Sekarang belum tahu update terakhir, nanti coba kita pastikan lagi,” katanya.

Besarnya jumlah relawan berpotensi memperluas jangkauan pendampingan di tingkat komunitas. Bagi warga yang belum terbiasa menggunakan layanan digital, bantuan dari orang terdekat di lingkungan sekitar dapat memudahkan penyampaian informasi tanpa harus bergantung pada jalur informal atau pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah berencana mencoba penerapan program tersebut di lebih dari 250 kabupaten dan kota pada bulan depan. Gus Ipul berharap pelaksanaannya dapat menjangkau seluruh Indonesia pada tahun berikutnya.

“Bulan depan kita akan coba di 250 lebih lagi kabupaten/kota. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa berlaku secara nasional,” sambungnya.

Pengembangan Agen Perlinsos menempatkan warga sebagai bagian dari proses perbaikan data, bukan sekadar penerima informasi. Dengan pendampingan yang tepat, masyarakat dapat menyampaikan koreksi melalui prosedur resmi, sementara pemerintah memperoleh masukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran bantuan sosial.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Gus Ipul Harap Agen Perlinsos Bisa?

Gus Ipul Harap Agen Perlinsos Bisa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gus Ipul Harap Agen Perlinsos Bisa matter?

Gus Ipul Harap Agen Perlinsos Bisa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.