Konser Kanye West Tuntas, Pramono: Desember Ada BTS, Januari Westlife
Beritanew.com – Konser Kanye West Tuntas Pramono menjadi sorotan setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan kebanggaannya terhadap perkembangan Jakarta sebagai lokasi pertunjukan musisi dunia. Setelah konser Ye atau Kanye West digelar di GBK pada malam sebelumnya, ia menyebut Jakarta masih akan menjadi tuan rumah sejumlah konser besar, termasuk BTS pada Desember dan Westlife pada Januari.
Pernyataan itu disampaikan Pramono saat meresmikan Gereja Masehi Advent di Jakarta Timur pada Minggu, 25 Oktober 2025. Menurutnya, hadirnya berbagai agenda hiburan berskala internasional mencerminkan perubahan positif yang terjadi di Jakarta, terutama dari sisi keterbukaan, kenyamanan, dan kepercayaan penyelenggara acara.
Jakarta Bersiap Menyambut BTS dan Westlife
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyebut BTS dijadwalkan menggelar konser selama tiga hari, yakni pada tanggal 26, 27, dan 29. Ia mengatakan grup musik Korea Selatan itu akan berada di Jakarta selama empat hari. Bagi Pramono, agenda tersebut menunjukkan besarnya daya tarik Jakarta di mata pelaku industri hiburan internasional.
"BTS bisa main tiga hari di Jakarta dan dia stay di Jakarta selama empat hari. Itu luar biasa," kata Pramono.
Konser Kanye West Tuntas Pramono juga menjadi bagian dari pernyataannya mengenai perubahan posisi Jakarta. Ia menilai pada masa lalu Jakarta belum tentu menjadi pilihan bagi musisi besar untuk mengadakan pertunjukan, bahkan untuk satu hari. Kini, menurutnya, situasinya berubah karena Jakarta dinilai lebih transparan, terbuka, dan menyenangkan bagi penyelenggara maupun pengunjung.
Selain BTS, Pramono mengatakan Westlife akan tampil di Jakarta pada Januari. Ia melihat rangkaian konser tersebut bukan sekadar agenda hiburan, melainkan bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap Jakarta sebagai kota yang mampu menggelar acara internasional.
Konser Internasional Dinilai Menggerakkan Ekonomi Jakarta
Pramono menyampaikan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif turut memberikan apresiasi kepada Jakarta atas penyelenggaraan berbagai event internasional. Ia mengaku menerima respons positif ketika menjadi pembicara utama dalam forum ekonomi kreatif dunia yang digelar kementerian tersebut.
Menurutnya, capaian itu tidak mungkin diraih oleh gubernur seorang diri. Ia menekankan pentingnya kerja sama banyak pihak dalam membangun Jakarta dan menghadirkan kegiatan yang memberi dampak luas bagi warga serta pelaku usaha.
"Saya menyadari bahwa enggak mungkin itu dilakukan oleh gubernur sendirian tanpa kerja sama semuanya," ungkapnya.
Konser Kanye West Tuntas Pramono dinilai memperlihatkan besarnya potensi pergerakan ekonomi dari event hiburan. Pramono menyebut konser Ye bertajuk Ye Live in Jakarta 2026 menarik sekitar 60.000 penonton. Dari jumlah itu, sekitar 30.000 orang disebut berasal dari luar negeri.
Kedatangan pengunjung dari berbagai negara dinilai dapat memberi dampak kepada sektor pendukung, seperti transportasi, akomodasi, kuliner, dan usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan. Pramono mengatakan agenda internasional membantu menjaga kondisi ekonomi Jakarta tetap baik meski dunia sedang menghadapi tekanan ekonomi.
Event Besar dan Dampak bagi Pelaku Usaha
Selain konser Ye, Pramono menyinggung Jakarta Running Festival atau JRF 2026, konser The Weeknd, serta festival musik Pestapora 2026. Ia menyebut Pestapora yang digelar di Kemayoran memberikan dampak ekonomi lebih dari Rp250 miliar.
Baginya, angka tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan kreatif dan hiburan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi kota. Konser Kanye West Tuntas Pramono kemudian ditempatkan dalam konteks yang lebih besar: Jakarta berupaya memperkuat posisinya sebagai kota yang siap menyelenggarakan berbagai acara internasional.
FAQ Konser dan Agenda Musik di Jakarta
Apa yang disampaikan Pramono setelah konser Kanye West?
Pramono Anung menyatakan bangga karena Jakarta dapat menjadi lokasi konser musisi dunia. Ia juga menyebut akan ada konser BTS pada Desember serta Westlife pada Januari.
Berapa penonton konser Ye di Jakarta menurut Pramono?
Pramono menyebut jumlah penonton konser Ye mencapai kurang lebih 60.000 orang. Ia mengatakan sekitar 30.000 di antaranya merupakan warga asing.
Mengapa konser internasional dianggap penting bagi Jakarta?
Konser dan festival besar dinilai menarik banyak pengunjung serta mendorong perputaran ekonomi pada sektor transportasi, penginapan, makanan, dan usaha lainnya. Pemerintah Jakarta juga melihat event internasional sebagai bagian dari upaya membangun citra kota yang terbuka dan siap menyambut kegiatan global.