Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Mau Swasembada Lebih Kokoh, Zulhas Ungkap Skema Perkuat Ketahanan Pangan RI

Published September 19, 2026 · Updated September 19, 2026 · By Charles Jones - beritanew.com

Foto : Charles Jones - beritanew.com

Pemerintah Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Varietas Baru dan Mekanisasi

Beritanew.com – Pemerintah menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, meski capaian di sektor pangan disebut telah menunjukkan hasil. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pengembangan varietas baru serta perluasan mekanisasi menjadi bagian dari arah kerja untuk membuat swasembada pangan Indonesia semakin kokoh.

Pernyataan itu disampaikan Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, setelah perayaan HUT PAN ke-28 di JCC, Jakarta, Jumat (19/9/2026). Ia menyinggung arahan Presiden mengenai target dua tahun dan menyatakan bahwa keberhasilan yang telah dicapai perlu terus diperkuat melalui peningkatan kemampuan produksi di dalam negeri.

“Seperti kan kita tadi Pak Presiden mengatakan dua tahun. Ada yang sudah berhasil seperti pangan, sudah berhasil, ya. Tentu kita akan lebih berhasil lagi, kita akan kembangkan varietas baru, mekanisasi, kan gitu,” kata Zulhas.

Produksi Pangan Didorong Lebih Efisien

Pengembangan varietas baru dapat menjadi salah satu unsur penting dalam strategi produksi pangan. Varietas yang terus dikembangkan pada dasarnya ditujukan untuk mendukung hasil pertanian yang lebih baik sesuai kebutuhan budidaya. Sementara itu, mekanisasi berkaitan dengan pemanfaatan peralatan dan teknologi dalam kegiatan pertanian, mulai dari proses pengolahan hingga produksi.

Dalam konteks swasembada, penguatan produksi tidak hanya menyangkut jumlah pangan yang dihasilkan. Ketersediaan pangan juga berkaitan dengan kemampuan sistem produksi untuk berjalan secara berkelanjutan. Karena itu, upaya pemerintah yang disebut Zulhas mencakup pengembangan langkah-langkah yang masih berjalan dan perlu dikejar penyelesaiannya.

“Lanjut, ya. Agar kita betul-betul kokoh swasembadanya. Tapi kan ada juga yang on going,” ujarnya.

Penegasan tersebut menunjukkan bahwa agenda pangan tidak berhenti pada capaian yang sudah ada. Pemerintah masih melihat perlunya memperluas penguatan di sejumlah bidang agar hasil swasembada dapat bertahan dan memberi dampak lebih besar bagi masyarakat. Varietas baru dan mekanisasi disebut sebagai dua jalur yang akan dikembangkan untuk mendukung tujuan itu.

Program Kampung Nelayan Menjadi Perhatian

Selain produksi pangan, Zulhas juga menyoroti rencana peningkatan kesejahteraan nelayan. Pemerintah menargetkan pembangunan 2.000 kampung nelayan pada tahun depan. Ia menyebut Presiden telah menyetujui rencana tersebut.

“Nah ini kita kejar, fokus ini akan kita kejar, ini Pak ketuanya, kebetulan kader PAN juga beliau. Ya tahun depan itu 2.000. Presiden setuju tadi. 2.000 kampung nelayan,” sebutnya.

Rencana kampung nelayan menempatkan masyarakat pesisir sebagai bagian dari perhatian pemerintah dalam agenda pangan dan ekonomi daerah. Nelayan memiliki peran dalam penyediaan hasil perikanan, sedangkan penguatan kampung nelayan diarahkan untuk mendukung kesejahteraan kelompok tersebut.

Dengan target 2.000 kampung nelayan, program ini menjadi salah satu agenda yang akan dikejar pemerintah pada tahun mendatang. Fokusnya tidak hanya berada pada produksi pangan berbasis pertanian, tetapi juga mencakup masyarakat yang bekerja di sektor perikanan.

Desa Didorong Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Zulhas juga menyinggung peran desa dalam penguatan ekonomi daerah. Ia menyebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, yang berasal dari PAN, memiliki fokus pada pembangunan desa. Sebagai Ketua Umum PAN, Zulhas menyatakan akan mengarahkan kader partainya yang berada di pemerintahan untuk membantu meningkatkan perekonomian di berbagai wilayah.

“Kita kerjain lagi habis segala macem, gitu. Ini juga kampung-kampung desa, desa itu menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, sekarang kita garap sekarang,” ujarnya.

Desa dipandang sebagai ruang penting untuk membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. Penguatan desa dapat berkaitan dengan aktivitas masyarakat setempat, termasuk pertanian, perikanan, perdagangan, dan berbagai kegiatan produktif lain yang berkembang di daerah. Arah ini sejalan dengan penekanan pemerintah pada pemerataan penguatan ekonomi hingga ke wilayah yang lebih dekat dengan masyarakat.

Agenda ketahanan pangan, kesejahteraan nelayan, dan pembangunan desa dalam pernyataan Zulhas saling berhubungan. Produksi pangan yang lebih kuat membutuhkan dukungan pelaku di lapangan, sementara pertumbuhan ekonomi daerah dapat memberi ruang yang lebih besar bagi masyarakat desa dan pesisir untuk berkembang.

Ke depan, pelaksanaan pengembangan varietas baru, mekanisasi, pembangunan kampung nelayan, serta penguatan desa akan menjadi bagian penting dalam upaya menjaga swasembada pangan tetap solid. Pemerintah menempatkan program-program tersebut sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat fondasi pangan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Mau Swasembada Lebih Kokoh Zulhas Ungkap?

Mau Swasembada Lebih Kokoh Zulhas Ungkap is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Mau Swasembada Lebih Kokoh Zulhas Ungkap matter?

Mau Swasembada Lebih Kokoh Zulhas Ungkap matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.