Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Nenek di Tulungagung Tewas Terbakar saat Bakar Daun Kering di Ladang

Published Oktober 7, 2026 · Updated Oktober 7, 2026 · By Michael Gonzalez - beritanew.com

Foto : Michael Gonzalez - beritanew.com

Nenek di Tulungagung Meninggal Usai Terbakar di Ladang

Beritanew.com – Seorang perempuan lanjut usia berinisial K (74) meninggal dunia setelah mengalami luka bakar berat ketika membakar daun jati kering di lahan miliknya di Desa Mulyosari, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa pagi dan ditangani oleh Polsek Pagerwojo bersama Tim Inafis Polres Tulungagung serta tenaga medis Puskesmas Pagerwojo.

Pemeriksaan di lokasi dilakukan untuk menelusuri rangkaian kejadian sekaligus memastikan penyebab kematian korban. Petugas juga memeriksa kondisi jenazah dan mengumpulkan keterangan dari warga yang berada di sekitar ladang saat kejadian berlangsung.

Suara Minta Tolong Terdengar dari Arah Ladang

Sebelum kejadian, seorang saksi melihat K berada di ladangnya sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu korban tengah membakar tumpukan daun kering. Aktivitas tersebut berlangsung di area lahan yang dipenuhi material mudah tersulut api.

Sekitar 45 menit kemudian, saksi mendengar suara pelan meminta pertolongan dari arah ladang. Saksi kemudian berusaha mencari asal suara tersebut. Ketika tiba di lokasi, korban ditemukan dalam keadaan terlentang di tanah.

“Saat itu saksi mencoba mencari ke arah sumber suara dan mendapati korban dalam posisi terlentang di tanah,” ujar Kapolsek Pagerwojo AKP Guruh Yudhi Setiawan, Rabu (7/10/2026).

Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan menghubungi kepolisian. Setelah menerima informasi, petugas Polsek Pagerwojo menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan awal dan pemeriksaan.

Petugas Temukan Korek Api dan Sabit Terbakar

Di area kejadian, polisi menemukan sejumlah benda yang berkaitan dengan aktivitas korban di ladang. Salah satunya adalah korek api gas berwarna kuning. Selain itu, terdapat sabit dengan bagian gagang yang telah terbakar.

“Di TKP kami menemukan korek api gas warna kuning dan sabit yang sebagian gagangnya sudah terbakar,” kata Guruh.

Temuan tersebut diperiksa bersama kondisi sekitar lokasi. Proses olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk memperjelas situasi saat api membesar serta menyusun kronologi yang terjadi sebelum korban ditemukan.

Kegiatan membakar daun atau sisa tanaman di lahan memang dapat memunculkan bahaya ketika api sulit dikendalikan. Tumpukan daun kering dapat cepat menyala dan panasnya dapat meningkat dalam waktu singkat. Karena itu, kegiatan semacam ini membutuhkan kewaspadaan penuh, terutama apabila dilakukan seorang diri.

Luka Bakar Lebih dari 80 Persen

Pemeriksaan awal terhadap jenazah menunjukkan bahwa K mengalami luka bakar pada lebih dari 80 persen tubuhnya. Petugas tidak menemukan tanda penganiayaan dalam pemeriksaan tersebut.

Tim yang menangani perkara ini terdiri atas personel Polsek Pagerwojo, Tim Inafis Polres Tulungagung, serta petugas medis dari Puskesmas Pagerwojo. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi korban, mencocokkan temuan di lokasi, dan menggali keterangan saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Tidak ditemukannya tanda kekerasan menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan perkara. Kepolisian memastikan pemeriksaan tetap dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fakta di lapangan dapat dicatat dengan jelas.

“Pihak keluarga hanya berkenan untuk dilakukan visum luar saja dan sudah menerima kejadian ini sebagai musibah,” kata Guruh.

Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Setelah proses penanganan dan pemeriksaan selesai, jenazah K diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Imbauan Agar Warga Lebih Waspada

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat yang membersihkan kebun, ladang, atau pekarangan dengan cara membakar daun dan bahan kering. Api dapat menyebar atau membesar dengan cepat, terutama saat banyak daun, rumput kering, maupun sisa tanaman berada di sekeliling titik pembakaran.

Kepolisian mengimbau warga untuk meningkatkan kehati-hatian saat melakukan pembakaran di lahan. Area pembakaran perlu diperhatikan dengan saksama, dan kegiatan tersebut sebaiknya tidak dilakukan tanpa pengawasan. Masyarakat juga perlu segera meminta bantuan apabila api mulai sulit dikendalikan atau terjadi keadaan darurat di sekitar lokasi.

Penanganan cepat dari warga dan petugas dapat membantu menghadapi situasi berbahaya, tetapi pencegahan tetap menjadi langkah utama. Membakar material kering memerlukan perhatian terhadap kondisi lahan dan keselamatan orang yang berada di dekat api.

Kasus di Desa Mulyosari ini kini telah ditangani kepolisian. Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya dugaan penganiayaan, sementara keluarga telah menerima meninggalnya K sebagai musibah.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Nenek di Tulungagung Tewas Terbakar saat?

Nenek di Tulungagung Tewas Terbakar saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Nenek di Tulungagung Tewas Terbakar saat matter?

Nenek di Tulungagung Tewas Terbakar saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.