PAN Dukung Prabowo di 2029, Singgung Partai yang Masih Mengambang
PAN Tegaskan Dukungan untuk Prabowo pada Pilpres 2029
Beritanew.com – Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan posisinya telah mantap untuk kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029. Sikap tersebut disebut bukan keputusan baru, karena telah disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional PAN pada 2025.
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga menyampaikan bahwa arah politik partainya tidak berubah. PAN, kata dia, telah memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo untuk melanjutkan pencalonan pada periode berikutnya.
"Sikap PAN sudah jelas untuk mendukung kembali Presiden Prabowo di Pilpres 2029 nanti," kata Viva Yoga saat dihubungi, Senin (12/10/2026).
Ia menambahkan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebelumnya telah menyampaikan keputusan tersebut di hadapan kader dalam Rakernas PAN 2025. Karena itu, Viva menilai tidak ada lagi hal yang perlu diperdebatkan soal pilihan PAN untuk kontestasi 2029.
"Kalau PAN, sikapnya sudah jelas. Tidak usah ditanya-tanya lagi," imbuh dia.
PAN Soroti Partai yang Belum Menentukan Sikap
Di tengah pernyataan dukungan dari sejumlah partai, Viva justru menyoroti masih adanya kekuatan politik yang belum menetapkan arah. Ia menggambarkan sebagian partai masih menimbang berbagai kemungkinan menjelang Pilpres 2029.
"Justru yang harus ditanya itu kepada partai-partai yang masih mengambang, masih berhitung, masih wait and see," ucap dia.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa pembicaraan mengenai peta koalisi 2029 mulai mengemuka, meski tahapan resmi pemilihan masih berada di depan. Dukungan dini dapat menjadi penanda posisi politik partai, tetapi komposisi koalisi dan pasangan calon tetap bisa berkembang seiring dinamika politik nasional.
Untuk posisi calon wakil presiden, PAN belum mengumumkan figur tertentu. Viva menegaskan bahwa keputusan mengenai pendamping Prabowo akan diserahkan kepada calon presiden yang didukung partainya.
"Soal siapa calon wakil presiden, PAN menyerahkan sepenuhnya kepada capres," ujar dia.
Sikap tersebut membuat PAN membedakan dukungan terhadap calon presiden dengan pembahasan pasangan calon. Dalam praktik politik pemilihan presiden, penetapan calon wakil presiden kerap melibatkan pertimbangan partai koalisi dan biasanya semakin intens mendekati masa pendaftaran pasangan calon.
Golkar Belum Putuskan Nama Pendamping
Partai Golkar juga telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden pada 2029. Namun, partai berlambang pohon beringin itu belum menetapkan nama yang akan didorong sebagai calon wakil presiden.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut posisi partainya telah jelas dalam menghadapi Pilpres 2029: Prabowo adalah calon presiden yang didukung Golkar.
"Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya," kata Doli kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (9/10).
Doli menjelaskan bahwa pembahasan calon wakil presiden tidak harus dilakukan pada saat yang sama dengan penetapan calon presiden. Ia menyebut keputusan soal pendamping biasanya dibuat mendekati jadwal pendaftaran pasangan capres dan cawapres.
"Kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya? Pertama, waktu itu saya jelaskan, untuk penetapan atau penentuan penetapan calon wakil presiden itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang, pendaftaran capres dan cawapres," katanya.
Pandangan Golkar itu sejalan dengan posisi PAN yang belum mengunci nama untuk kursi wakil presiden. Dengan demikian, dukungan terhadap Prabowo telah muncul dari beberapa partai, sementara pembicaraan mengenai figur pendampingnya masih terbuka.
PKB Menyatakan Dukungan Penuh
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) turut menyampaikan dukungan bagi Prabowo untuk kembali menjadi calon presiden pada 2029. Wakil Ketua Umum PKB Faisol Riza menyebut Prabowo layak meneruskan kepemimpinan Indonesia selama dua periode.
"PKB mendukung 100 persen atau bahkan 1.000 persen pencalonan kembali Prabowo Subianto sebagai capres 2029, karena memang beliau sangat layak kembali memimpin Indonesia untuk dua periode," kata Faisol kepada wartawan, Senin (12/10).
Dukungan PAN, Golkar, dan PKB menempatkan nama Prabowo sebagai salah satu titik awal pembicaraan politik menuju Pilpres 2029. Meski demikian, deklarasi dukungan partai belum menjawab seluruh unsur yang diperlukan dalam pencalonan, termasuk susunan pasangan, konfigurasi koalisi, serta keputusan resmi yang akan diambil mendekati tahapan pemilihan.
Bagi publik, perkembangan ini memperlihatkan perbedaan antara dukungan terhadap figur calon presiden dan proses penentuan calon wakil presiden. PAN memilih menyerahkan urusan pendamping kepada Prabowo, sedangkan Golkar juga masih membuka pembahasan mengenai posisi tersebut. Ruang negosiasi politik pun masih tersedia, meski beberapa partai telah menyampaikan sikap lebih awal.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is PAN Dukung Prabowo di 2029 Singgung?PAN Dukung Prabowo di 2029 Singgung is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does PAN Dukung Prabowo di 2029 Singgung matter?PAN Dukung Prabowo di 2029 Singgung matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.