Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pansel KND Telaah Masukan Publik 69 Calon Anggota Periode 2026-2031

Published Oktober 28, 2026 · Updated Oktober 28, 2026 · By Michael Jackson - beritanew.com

Foto : Michael Jackson - beritanew.com

Beritanew.com – Pansel KND Telaah Masukan Publik 69 calon anggota Komisi Nasional Disabilitas (KND) periode 2026-2031 sebagai bagian dari proses seleksi yang menekankan keterbukaan dan partisipasi masyarakat. Panitia Seleksi (Pansel) menelaah tanggapan yang masuk melalui situs resmi seleksi pada 26-28 Oktober 2026, sebelum menentukan kandidat yang dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Penelaahan tersebut dilakukan bersamaan dengan persiapan uji publik bagi calon anggota KND. Tahapan ini menjadi ruang penting untuk melihat masukan masyarakat terhadap para kandidat, terutama terkait integritas, rekam jejak, serta reputasi mereka.

Masukan Masyarakat Menjadi Bahan Pertimbangan Seleksi

Anggota Pansel KND, Bahrul Fuad, menjelaskan bahwa masukan publik yang diterima tidak diperlakukan secara seragam. Pansel mengelompokkan tanggapan masyarakat ke dalam tiga kategori, yaitu masukan positif, masukan yang membutuhkan perhatian, dan masukan negatif. Dari seluruh kategori tersebut, perhatian utama diberikan pada informasi yang perlu diverifikasi atau dapat memengaruhi penilaian terhadap calon anggota.

Menurut Bahrul, proses ketika Pansel KND Telaah Masukan Publik 69 kandidat tidak hanya bertujuan mengumpulkan opini, tetapi juga memastikan setiap catatan relevan diperiksa dengan cermat. Pansel mempertimbangkan apakah informasi yang disampaikan masyarakat memiliki kaitan dengan kelayakan kandidat untuk meneruskan proses seleksi.

"Dari masukan-masukan itu ternyata kita menemukan ada 20 kandidat yang mendapatkan masukan negatif. Dan itu nanti akan menjadi pertimbangan Pansel apakah 20 kandidat itu layak maju ke tahap berikutnya atau tidak," ujar Bahrul dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Temuan mengenai 20 kandidat yang memperoleh masukan negatif menjadi salah satu bahan evaluasi Pansel. Namun, masukan tersebut diposisikan sebagai pertimbangan dalam seleksi, bukan sebagai keputusan otomatis. Pansel tetap perlu menelaah substansi setiap catatan sebelum menetapkan langkah selanjutnya bagi masing-masing kandidat.

Integritas, rekam jejak, dan reputasi disebut sebagai unsur mendasar dalam penilaian. Karena itu, informasi publik yang berkaitan dengan tiga aspek tersebut akan menjadi perhatian khusus. Pendekatan ini diperlukan agar proses pemilihan anggota KND tidak hanya mempertimbangkan kemampuan kandidat menyampaikan gagasan, tetapi juga rekam jejak yang relevan dengan amanah jabatan.

Uji Publik Calon Anggota KND Digelar Secara Hibrida

Selain menelaah tanggapan masyarakat, Pansel menyiapkan uji publik calon anggota KND yang dijadwalkan berlangsung pada 2-3 November 2026 di Perpustakaan Nasional atau Perpusnas. Persiapan mencakup peninjauan lokasi, penyusunan jadwal presentasi untuk setiap kandidat, serta penyelesaian undangan bagi kandidat, panelis, dan moderator.

Uji publik dirancang sebagai bagian dari komitmen terhadap proses yang terbuka. Pelaksanaannya akan menggunakan format hibrida, sehingga masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi baik secara luring maupun daring. Format tersebut diharapkan memperluas akses, khususnya bagi pemerhati isu disabilitas dan pihak lain yang ingin menyaksikan proses seleksi.

Bahrul berharap pemerhati disabilitas serta aktivis inklusi disabilitas dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Kehadiran publik dipandang penting karena KND berkaitan erat dengan kepentingan penyandang disabilitas dan penguatan kebijakan yang inklusif.

"Kami berharap para pemerhati disabilitas dan aktivis inklusi disabilitas dapat hadir dalam uji publik," kata Bahrul.

Para kandidat juga diminta mempersiapkan diri untuk mempresentasikan gagasan mereka. Mereka akan menjawab pertanyaan dari audiens dan panelis, termasuk pertanyaan yang dapat muncul secara spontan selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, Pansel bertugas mengamati jalannya uji publik dan tidak mengajukan pertanyaan langsung kepada kandidat.

Tahapan Seleksi Berlanjut ke Tes Psikologi

Sesudah uji publik selesai, seleksi calon anggota KND akan berlanjut ke tes psikologi. Bahrul menyampaikan bahwa Pansel sedang mempersiapkan tahapan tersebut bersama psikolog. Rangkaian seleksi ini diharapkan membantu Pansel memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai para kandidat sebelum mengambil keputusan pada tahap berikutnya.

Dengan demikian, proses Pansel KND Telaah Masukan Publik 69 kandidat menjadi bagian dari rangkaian seleksi yang menggabungkan penilaian atas masukan masyarakat, uji publik, dan tes psikologi. Setiap tahapan diarahkan untuk mendukung pemilihan calon anggota KND periode 2026-2031 secara terbuka dan mempertimbangkan berbagai aspek penting.

FAQ Seleksi Calon Anggota KND

Apa tujuan Pansel menelaah masukan masyarakat?

Masukan masyarakat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menilai integritas, rekam jejak, dan reputasi kandidat. Pansel memberi perhatian pada informasi yang membutuhkan penelaahan lebih lanjut, terutama catatan negatif dan masukan yang perlu diklarifikasi.

Kapan uji publik calon anggota KND dilaksanakan?

Uji publik dijadwalkan pada 2-3 November 2026 di Perpustakaan Nasional. Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida agar masyarakat dapat berpartisipasi secara daring maupun luring.

Siapa yang dapat mengikuti uji publik?

Masyarakat dapat berpartisipasi dalam uji publik, termasuk pemerhati disabilitas dan aktivis inklusi disabilitas. Audiens dan panelis dapat mengajukan pertanyaan kepada kandidat selama pelaksanaan kegiatan.

Apa tahapan setelah uji publik?

Setelah uji publik, proses seleksi calon anggota KND akan diteruskan dengan tes psikologi yang dipersiapkan Pansel bersama psikolog.

Related Reading