Pasar Serdang Jakpus Bakal Direvitalisasi Total Usai Kebakaran
Pasar Serdang Akan Ditata Ulang Menyeluruh Setelah Kebakaran Dua Kios
Beritanew.com – Kebakaran yang melanda dua kios di Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu malam, 27 September, mempertegas rencana pembaruan besar bagi pasar tersebut. Perumda Pasar Jaya menyiapkan revitalisasi total untuk Pasar Serdang yang telah melayani kegiatan perdagangan warga sejak 1976.
Rencana itu diarahkan untuk menghadirkan lingkungan pasar yang lebih aman, lebih modern, dan lebih layak bagi pedagang maupun pengunjung. Peristiwa kebakaran menjadi pengingat pentingnya penataan kembali infrastruktur pasar agar dapat mendukung aktivitas jual beli sehari-hari dengan kondisi yang lebih baik.
“Peristiwa ini semakin memperkuat urgensi rencana revitalisasi menyeluruh guna menghadirkan infrastruktur pasar yang lebih aman, modern, dan layak bagi seluruh pihak,” kata Manajer Komunikasi Korporasi dan Protokoler Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Pasar yang Berawal dari Relokasi Pedagang
Pasar Serdang memiliki perjalanan panjang sebagai salah satu ruang perdagangan di kawasan Kemayoran. Ketika mulai beroperasi pada 1976, tempat ini dikenal sebagai pasar inpres yang disiapkan untuk menampung pedagang kaki lima dari kawasan Jalan Bendungan Jago.
Selama puluhan tahun, pasar ini menjadi tempat usaha bagi beragam pelaku perdagangan kecil. Keberadaannya bukan sekadar bangunan transaksi, melainkan juga ruang ekonomi harian yang menopang aktivitas para pedagang di Jakarta Pusat.
Saat ini, Pasar Serdang berdiri di lahan seluas 5.482 meter persegi. Luas bangunannya mencapai sekitar 4.195 meter persegi, sementara area pelataran parkir mencakup 250 meter persegi. Skala tersebut menunjukkan bahwa penataan pasar perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan ruang dagang, sirkulasi pengunjung, serta fungsi pendukung lainnya.
Ratusan Tempat Usaha Aktif
Data Pasar Jaya mencatat terdapat 671 tempat usaha aktif di Pasar Serdang. Jumlah itu terdiri atas 170 kios, 46 konter, 48 los, dan 407 tenda. Banyaknya unit usaha yang beroperasi membuat proses revitalisasi perlu disusun secara cermat agar aktivitas perdagangan dan kepentingan pedagang aktif tetap diperhatikan.
Dari sisi pasokan listrik, pasar ini memiliki daya PLN sebesar 35.000 VA. Infrastruktur utilitas seperti listrik menjadi salah satu bagian penting dalam penataan pasar, terutama ketika pembaruan diarahkan untuk meningkatkan aspek keamanan dan kelayakan bangunan.
Pasar Jaya juga mengungkapkan bahwa masa hak pemakaian bangunan telah berakhir sejak 2015. Kondisi itu menjadi salah satu alasan perlunya pembaruan dan penataan fisik agar fasilitas pasar dapat menyesuaikan kebutuhan perdagangan masa kini.
“Masa hak pemakaian bangunan telah berakhir sejak 2015,” ungkapnya.
Pembaruan menyeluruh dapat menjadi kesempatan untuk menata kembali fungsi ruang pasar tanpa menghilangkan perannya sebagai pusat ekonomi warga. Pasar tradisional memerlukan kondisi bangunan yang mendukung kegiatan pedagang, kenyamanan pengunjung, serta pengelolaan fasilitas yang memadai.
Pedagang Dilibatkan dalam Perencanaan
Perumda Pasar Jaya menyatakan komunikasi dengan pedagang akan terus dilakukan selama perencanaan revitalisasi berlangsung. Keterlibatan ini dipandang penting karena ratusan unit usaha yang masih aktif merupakan bagian utama dari kehidupan Pasar Serdang.
Komunikasi tersebut ditujukan untuk memastikan hak para pedagang aktif tetap menjadi perhatian dalam proses penataan. Dengan penyampaian rencana yang terbuka, pedagang memiliki ruang untuk memahami tahapan revitalisasi dan dampaknya terhadap kegiatan usaha mereka.
“Proses perencanaan revitalisasi akan terus dikomunikasikan secara transparan bersama para pedagang guna melindungi hak-hak pedagang aktif,” ujarnya.
Penataan pasar tidak hanya berbicara tentang pembaruan bangunan. Bagi pedagang kecil, kesinambungan usaha menjadi hal yang sangat penting. Karena itu, proses revitalisasi perlu menjaga keseimbangan antara kebutuhan perbaikan infrastruktur dan keberlanjutan aktivitas ekonomi yang telah berlangsung di lokasi tersebut.
Target Pasar yang Lebih Aman dan Representatif
Melalui program revitalisasi, Pasar Jaya menargetkan Pasar Serdang berkembang menjadi pusat ekonomi rakyat yang lebih representatif. Infrastruktur yang diperbarui diharapkan menciptakan tempat berdagang yang lebih aman sekaligus sesuai dengan kebutuhan aktivitas pasar.
Pasar yang tertata dengan baik dapat membantu kelancaran interaksi antara pedagang dan pembeli. Bagi warga sekitar, keberadaan pasar yang layak juga penting karena pasar tetap menjadi salah satu tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Pembaruan pasar diharapkan dapat mendukung kelangsungan aktivitas perdagangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pedagang kecil di kawasan Jakarta Pusat,” imbuhnya.
Kebakaran dua kios pada akhir September menjadi titik penting bagi percepatan perhatian terhadap kondisi Pasar Serdang. Dengan rencana revitalisasi total, pengelola berharap pasar bersejarah ini dapat tetap menjalankan perannya sebagai ruang perdagangan rakyat, namun dengan fasilitas yang lebih aman, modern, dan siap menjawab kebutuhan masa depan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pasar Serdang Jakpus Bakal Direvitalisasi Total?Pasar Serdang Jakpus Bakal Direvitalisasi Total is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pasar Serdang Jakpus Bakal Direvitalisasi Total matter?Pasar Serdang Jakpus Bakal Direvitalisasi Total matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.