Pemkot Surabaya Tuntaskan 99,9% Aduan Warga Lewat Hotline Lapor Cak Eri
Hotline Lapor Cak Eri Tangani Puluhan Ribu Aspirasi Warga Surabaya
Beritanew.com – Saluran pengaduan Hotline Lapor Cak Eri menerima 20.179 aduan warga Surabaya selama periode 6 Mei hingga 30 September 2026. Pemerintah Kota Surabaya menyebut sekitar 99,9 persen dari total aduan tersebut telah memperoleh respons dari perangkat daerah yang menangani persoalan terkait.
Hotline dengan nomor 0811338884 itu dibuka sebagai jalur komunikasi langsung bagi masyarakat untuk menyampaikan masalah yang ditemui di lingkungan mereka. Keberadaannya juga memberi pemerintah kota gambaran mengenai isu yang perlu segera dibenahi, mulai dari ketertiban umum hingga pelayanan di lapangan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menilai keterlibatan warga penting dalam menjaga arah pembangunan kota. Aduan yang dikirimkan masyarakat, baginya, tidak hanya menjadi keluhan yang harus dijawab, melainkan masukan untuk mengevaluasi kerja jajaran pemerintah kota.
"Saya mohon maaf jika selama saya menjabat sebagai wali kota bersama jajaran Pemkot Surabaya masih ada kinerja kami yang kurang. Namun, percayalah saya bersama dinas-dinas tidak pernah tinggal diam," kata Wali Kota Eri, Kamis (22/10/2026).
Eri menyampaikan bahwa setiap persoalan yang diterima melalui hotline akan menjadi bahan pembenahan. Ia menegaskan keinginan pemerintah kota untuk menangani kebutuhan warga secara bertahap dan mempercepat penyelesaian masalah yang terjadi di berbagai wilayah Surabaya.
"Setiap keluhan dan harapan warga Surabaya selalu menjadi bahan evaluasi sekaligus penyemangat bagi saya setiap hari. Insyaallah, satu per satu pasti kami benahi," tuturnya.
Partisipasi Warga dalam Pembangunan Kota
Selain menyampaikan aduan, masyarakat diajak mengambil peran dalam pembangunan lingkungan melalui program Kampung Pancasila. Eri memandang pembangunan kota tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, karena warga juga menjadi pihak yang paling dekat dengan kondisi sehari-hari di kampung dan ruang publik.
"Karena itu, ayo kita bersama-sama membangun Kota Surabaya melalui Kampung Pancasila. Insyaallah kota kita akan menjadi lebih baik, sehingga semua warga bisa terlibat dalam pembangunan Surabaya," katanya.
Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia atau APEKSI itu meminta warga tidak menunda penyampaian informasi apabila menemukan gangguan di lingkungan sekitar. Laporan yang memuat keterangan jelas, terutama lokasi kejadian, akan membantu petugas menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
"Sampaikan semua keluhan dan persoalan yang kalian temui di Surabaya. Semua keluhan bisa langsung kalian sampaikan kepada saya melalui hotline Lapor Cak Eri. Nanti semua laporan akan saya lihat satu per satu dan insyaallah saya tindak lanjuti hingga tuntas," tegasnya.
Warga juga memiliki pilihan kanal lain untuk menyampaikan persoalan, yakni aplikasi WargaKu serta akun media sosial resmi Eri Cahyadi. Pemerintah kota menyatakan laporan melalui berbagai jalur tersebut dipantau agar penanganan tidak berhenti pada respons awal, melainkan mengarah pada penyelesaian masalah.
"Ayo kita bersama-sama menata kota kita. Saya tunggu laporannya, masukannya, untuk membangun Kota Surabaya," pesannya.
Lokasi Jelas Membantu Petugas Menindaklanjuti Aduan
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya Eddy Christijanto menjelaskan bahwa sebagian kecil aduan yang belum ditindaklanjuti memerlukan penjelasan tambahan dari pelapor. Salah satu kebutuhan utama adalah informasi lokasi yang spesifik agar petugas dapat mengidentifikasi titik persoalan secara tepat.
"Dari total 20.179 aduan yang masuk sejak 6 Mei hingga 30 September 2026, sekitar 99,9 persen sudah ditanggapi. Ada beberapa laporan yang masih memerlukan konfirmasi, misalnya aduan parkir liar yang belum mencantumkan lokasi secara spesifik. Informasi tersebut penting agar petugas bisa memastikan titik permasalahan dan melakukan penanganan secara tepat," ujar Eddy.
Keterangan lokasi yang lengkap menjadi unsur penting dalam pengaduan publik. Untuk persoalan seperti parkir liar, petugas memerlukan titik kejadian yang jelas agar dapat memeriksa kondisi lapangan dan mengarahkan penanganan kepada perangkat daerah yang berwenang. Tanpa rincian tersebut, proses konfirmasi dapat memerlukan waktu lebih lama.
Data aduan yang diterima pemerintah kota memperlihatkan persoalan parkir sebagai kategori terbanyak, dengan 3.697 laporan. Isinya mencakup parkir liar, penggunaan QRIS, pembayaran non-tunai, serta dugaan pelanggaran ketentuan tarif parkir.
Keluhan mengenai lalu lintas dan pedagang kaki lima atau PKL berada pada kelompok berikutnya dengan 1.753 aduan. Tingginya jumlah laporan pada sejumlah kategori menunjukkan bahwa saluran pengaduan berfungsi sebagai ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi dalam aktivitas harian di kota.
Bahan Evaluasi Pelayanan Publik
Bagi Pemkot Surabaya, kumpulan aduan warga dapat dipakai untuk melihat persoalan yang masih muncul di lapangan dan mengukur kebutuhan perbaikan pelayanan. Informasi dari masyarakat juga dapat membantu memperkuat koordinasi antarperangkat daerah saat sebuah masalah memerlukan penanganan lebih dari satu pihak.
"Dari laporan warga, kami bisa melihat persoalan apa saja yang masih terjadi di lapangan dan perlu segera ditangani. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperkuat pelayanan, meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah, dan memastikan kebutuhan masyarakat bisa ditindaklanjuti dengan lebih cepat dan tepat," ujarnya.
Kecepatan respons merupakan satu bagian dari proses penanganan, sementara kelengkapan informasi dari pelapor dapat menentukan ketepatan langkah berikutnya. Dengan memanfaatkan hotline, aplikasi WargaKu, maupun kanal media sosial resmi, warga Surabaya diharapkan dapat turut menjaga lingkungan dan menyampaikan masukan untuk perbaikan layanan kota.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemkot Surabaya Tuntaskan 99 9 Aduan?Pemkot Surabaya Tuntaskan 99 9 Aduan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemkot Surabaya Tuntaskan 99 9 Aduan matter?Pemkot Surabaya Tuntaskan 99 9 Aduan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.