Polisi Temukan Gas Etilen, Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Bukan Bom
Polisi Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Tidak Berkaitan dengan Bom
Beritanew.com – Ledakan yang merusak sejumlah ruko di kawasan Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, dipastikan bukan berasal dari bom. Kepastian awal tersebut disampaikan setelah tim kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara bersama unsur penjinak bom.
Penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap sumber serta penyebab pasti ledakan. Di area kejadian, petugas menemukan beberapa tabung, termasuk tabung berisi gas etilen dengan bobot 52 kilogram. Gas etilen lazim dipakai dalam proses pematangan buah.
"Hasil olah TKP dengan jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom. Ini adalah ledakan, ya, yang saat ini masih didalami. Memang di luar, setelah olah TKP, ada ditemukan beberapa tabung, ya,"
Pernyataan itu disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Susatyo Purnomo Condro saat berada di lokasi pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Tabung Etilen Ditemukan di Lokasi
Keberadaan tabung etilen menjadi salah satu temuan yang diperiksa dalam penanganan insiden tersebut. Polisi masih mendalami kaitan benda-benda yang ditemukan dengan ledakan yang terjadi di lingkungan pasar.
"Di TKP ditemukan sebuah tabung etilen, ya. Tabung etilen 52 kilo yang panjang, yang memang lazim biasanya digunakan itu untuk mematangkan buah, mematangkan buah,"
Gas etilen dikenal sebagai zat yang digunakan untuk membantu buah mencapai tingkat kematangan. Namun, penemuan tabung tersebut belum berarti kesimpulan akhir mengenai pemicu peristiwa telah ditetapkan. Aparat masih mengumpulkan keterangan dan memeriksa kondisi di sekitar lokasi untuk melengkapi proses penyelidikan.
Penegasan bahwa kejadian itu bukan bom menjadi bagian penting dari hasil pemeriksaan awal. Meski demikian, masyarakat masih perlu menunggu hasil pendalaman petugas mengenai rangkaian peristiwa yang menyebabkan kerusakan di area ruko tersebut.
Dua Orang Meninggal dan Sebelas Terluka
Dampak ledakan cukup besar. Sekitar empat blok ruko berlantai dua mengalami kerusakan. Selain kerusakan bangunan, insiden ini menimbulkan korban jiwa serta sejumlah warga yang membutuhkan penanganan medis.
Data sementara menyebut dua orang meninggal dunia, sementara sekitar 11 orang lainnya mengalami luka-luka. Pendataan terhadap para korban terus dilakukan seiring proses evakuasi dan pencarian di area reruntuhan.
"Evakuasi terhadap korban yang saat ini masih terus dilakukan pendataan dan informasi dua orang meninggal dan ada sekitar sebelas luka-luka, ya,"
Para korban telah dibawa ke beberapa rumah sakit untuk memperoleh perawatan. Fasilitas kesehatan yang menerima korban meliputi RS Sari Asih, RS Fatmawati, dan RSUD Tangerang Selatan.
Dalam situasi seperti ini, pendataan korban dapat berubah apabila petugas menemukan informasi tambahan di lapangan. Karena itu, fokus penanganan tidak hanya berada pada penyelidikan sumber ledakan, tetapi juga pencarian, pertolongan, dan memastikan seluruh orang yang terdampak telah dievakuasi.
Pencarian di Reruntuhan Masih Berlangsung
Ledakan terjadi pada Rabu, 14 Oktober, sekitar pukul 18.15 WIB. Hingga Kamis malam, operasi pencarian belum dihentikan. Tim gabungan masih menyisir bagian-bagian bangunan yang rusak untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain yang tertimbun material reruntuhan.
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari menyatakan unsur SAR dan instansi terkait terus bekerja di lokasi. Proses ini dilakukan dengan kehati-hatian karena area yang terdampak mengalami kerusakan pada bangunan ruko dua lantai.
"Upaya pencarian dan pertolongan terus kami lakukan bersama unsur Potensi SAR dan instansi terkait,"
Operasi di lokasi membutuhkan koordinasi antara tim pencarian dan pertolongan, kepolisian, tenaga medis, serta unsur lain yang terlibat. Prioritas utama adalah menemukan korban yang mungkin masih berada di area terdampak, mengamankan lokasi, dan mendukung proses pemeriksaan penyebab ledakan.
Warga di sekitar kawasan Pasar Cimanggis diimbau memberi ruang bagi petugas agar kegiatan evakuasi serta pemeriksaan dapat berlangsung lancar. Informasi resmi mengenai penyebab ledakan akan menjadi penentu bagi langkah penanganan berikutnya, termasuk evaluasi terhadap kondisi bangunan dan area di sekitarnya.
Untuk saat ini, fakta yang telah dipastikan ialah ledakan tersebut bukan akibat bom, terdapat temuan tabung gas etilen seberat 52 kilogram, empat blok ruko dua lantai mengalami kerusakan, serta dua orang meninggal dan sekitar 11 orang terluka. Penyelidikan dan pencarian korban masih menjadi perhatian utama di lokasi kejadian.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Polisi Temukan Gas Etilen Pastikan Ledakan?Polisi Temukan Gas Etilen Pastikan Ledakan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Polisi Temukan Gas Etilen Pastikan Ledakan matter?Polisi Temukan Gas Etilen Pastikan Ledakan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.