Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pria Asal Solo yang Naik Kapal Virgo Pakai KTP Kembaran Ditemukan Meninggal

Published September 28, 2026 · Updated September 28, 2026 · By David Gonzalez - beritanew.com

Foto : David Gonzalez - beritanew.com

Korban KM Virgo Transport 8 Asal Solo Ditemukan Meninggal

Beritanew.com – Guntur Aji Pangestu (27), warga Jebres, Solo, yang berada dalam daftar korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya kini berada di RS Bhayangkara Banjarmasin setelah proses identifikasi dilakukan.

Kabar tersebut disampaikan Lurah Jebres, Rennyta Ina Wijaya, pada Senin (28/9/2026). Bagi keluarga dan warga di lingkungan tempat tinggalnya, penemuan ini sekaligus mengakhiri pencarian atas keberadaan Guntur, meski hasilnya membawa duka.

“Alhamdulillah atas nama Guntur sudah ketemu, tapi ya sudah meninggal,” kata Rennyta Ina Wijaya.

Identitas Sempat Menjadi Persoalan

Proses pencocokan identitas Guntur membutuhkan perhatian khusus karena ia diketahui menggunakan kartu tanda penduduk milik saudara kembarnya, Guruh Aji Pangestu (27), ketika menaiki KM Virgo. Keadaan itu sebelumnya memunculkan kebingungan setelah nama Guruh tercatat dalam manifes penumpang kapal.

Manifes penumpang merupakan dokumen penting dalam penanganan kecelakaan transportasi laut. Data tersebut dipakai untuk membantu pencarian korban, memberi informasi kepada keluarga, serta menjadi salah satu rujukan awal dalam proses identifikasi. Namun, catatan di manifes perlu dipastikan kembali apabila terdapat perbedaan antara identitas yang digunakan saat perjalanan dan orang yang sebenarnya berada di kapal.

Dalam kasus ini, nama Guruh muncul karena dokumen identitasnya dipakai oleh Guntur. Karena itu, keluarga menjalani tes DNA untuk membantu memastikan identitas jenazah yang ditemukan.

Rennyta menjelaskan bahwa informasi yang diterimanya menunjukkan identifikasi dilakukan melalui tahapan antemortem dan pencocokan DNA keluarga. Pemeriksaan antemortem umumnya memadankan data korban sebelum peristiwa dengan temuan pada jenazah, termasuk informasi pendukung yang tersedia dari keluarga.

“Informasinya seperti itu. Mungkin kan habis dari timnya antemortem baru ketemu itu kan. Kemarin kan habis tes DNA keluarga, mungkin baru keluar juga hasilnya,” jelasnya.

DNA Membantu Memastikan Korban

Pemeriksaan DNA menjadi bagian penting ketika identitas tidak dapat segera dipastikan melalui pengenalan fisik atau dokumen yang melekat pada korban. Dalam situasi seperti kecelakaan kapal, proses ini membantu memastikan bahwa informasi yang diberikan kepada keluarga benar dan tidak tertukar dengan nama lain dalam daftar penumpang.

Hasil yang diterima pihak kelurahan mengarah pada identitas Guntur Aji Pangestu. Rennyta menyampaikan bahwa identitas tersebut telah sesuai, meskipun pada tahap awal muncul persoalan penggunaan KTP atas nama Guruh.

“Tapi kalau tadi kami lihat sudah Mas Guntur sih,” katanya.

Penetapan identitas itu penting bukan hanya untuk kepastian administrasi, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu kabar. Dengan adanya kepastian tersebut, keluarga dapat melanjutkan penanganan jenazah sesuai kebutuhan dan memastikan data korban dalam proses penanganan kecelakaan kapal tercatat dengan benar.

Duka bagi Keluarga dan Lingkungan Jebres

Guntur merupakan warga Jebres, Solo. Kabar meninggalnya korban membawa kesedihan bagi keluarga serta lingkungan tempat ia tinggal. Penemuan jenazahnya juga menjadi penutup dari masa penantian setelah tenggelamnya KM Virgo Transport 8.

Peristiwa ini memperlihatkan pentingnya penggunaan identitas pribadi yang sesuai saat melakukan perjalanan. Dokumen penumpang yang akurat sangat menentukan kecepatan petugas dan keluarga dalam memperoleh informasi ketika terjadi keadaan darurat. Kesalahan atau pertukaran identitas dapat memperpanjang tahap verifikasi dan menambah beban emosional bagi pihak yang menanti kabar.

Bagi penumpang, memastikan nama, nomor identitas, dan data kontak darurat tercatat dengan benar merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar. Bagi keluarga, data perjalanan yang jelas juga dapat membantu saat diperlukan pencocokan informasi dengan pihak terkait.

Dalam penanganan korban kecelakaan, kepastian identitas harus didahulukan sebelum informasi akhir disampaikan. Tahapan pemeriksaan yang cermat diperlukan agar tidak ada kekeliruan, terutama apabila terdapat nama yang sama, dokumen milik orang lain, atau kondisi yang menyulitkan pengenalan langsung.

Dengan teridentifikasinya Guntur Aji Pangestu, keluarga kini telah memperoleh kepastian mengenai nasibnya. Jenazah korban berada di RS Bhayangkara Banjarmasin, sementara proses lanjutan akan ditangani sesuai kebutuhan keluarga dan prosedur yang berlaku.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pria Asal Solo yang Naik Kapal?

Pria Asal Solo yang Naik Kapal is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pria Asal Solo yang Naik Kapal matter?

Pria Asal Solo yang Naik Kapal matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.