Inilah 4 Sayuran yang Baik untuk Ibu Hamil!

Sayuran yang Baik untuk Ibu Hamil

Sayuran adalah sebutan umum untuk bahan pangan nabati. Biasanya, sayuran mengandung kadar air yang tinggi, dan dapat kita konsumsi dengan cara kita masak, olah, atau segar. Sayur merupakan makanan yang sehat karena memiliki kandungan lemak dan karbohidrat yang rendah, tinggi akan vitamin, mineral, dan serat makanan yang penting bagi kesehatan. Terutama untuk ibu hamil. Kali ini, kita akan membahas tentang sayuran yang baik untuk ibu hamil. 

Selain itu, akan ada juga pembahasan tentang sayuran yang tidak baik untuk ibu hamil dan lauk yang baik untuk ibu hamil. Sebelum kita membahas tentang sayuran yang baik untuk ibu hamil, mari kita membahas tentant sayuran yang berdampak negatif terlebih dahulu. 

Sayuran Apa saja yang Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil? 

Sayuran Apa saja yang Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil? 

Selama kehamilan, ibu hamil harus berhati-hati terhadap makanannya, karena apa yang ibu konsumsi adalah hal yang janinnya konsumsi juga. 

Beberapa ahli kesehatan merekomendasikan ibu hamil untuk menghindari makanan tertentu, salah satunya adalah beberapa jenis sayuran. Ada 6 jenis sayuran yang tidak baik untuk ibu hami. Sayuran apa saja yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil? Sayuran tersebut adalah sebagai berikut. 

  1. Tauge Mentah
    Ibu hamil sebaiknya tidak memakan sayuran ini. Karena tauge membutuhkan lingkungan yang lembab untuk benih mulai bertunas. Lingkungan yang lembab ini sangat ideal untuk bakteri tumbuh.
    Jika ingin mengonsumsi tauge, pastikan tauge sudah bersih dan benar-benar matang setelah masak. Maka dari itu, ibu hamil belum boleh memakan gado-gado, bakso, ketoprak, atau soto ayam, kecuali taugenya sudah dimasak dengan benar dan matang. 
  2. Daun Pepaya
    Daun pepaya merupakan sayuran favorit bagi masyarakat indonesia. Akan tetapi, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi daun pepaya.
    Menurut penelitian yang dipublikasikan Asian Research Journal of Gynaecology and Obstetrics, ekstrak daun pepaya memiliki kandungan zat aktif yang dapat menjadi racun bagi rahim.  
  3. Olahan Sayur Pepaya Muda
    Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi sayur pepaya muda, apalagi jika pepayanya masih mentah. Pepaya mentah mengandung getah dan papain.
    Menurut British Journal Nutrition, jenis getah dalam pepaya mentah berbahaya bagi ibu hamil, karena dapat memicu kontraksi uterus, sehingga dapat menyebabkan persalinan dini.  
  4. Pete
    Pete memang memiliki banyak manfaat untuk kehamilan, tapi mengonsumsinya secara berlebihan akan menjadi berbahaya bagi ibu hamil.
    Pete memiliki protein yang tinggi, sehingga dapat menimbulkan dampak buruk terhadap ginjal karena dipaksa untuk bekerja lebih keras.  
  5. Jengkol
    Jengkol mengandung zat kimia jengkolat. Asam jengkolat dapat menyebabkan keracunan bila menumpuk dalam ginjal. Ketika menumpuk, akan terbentuk kristal tajam dalam ginjal yang bisa merobek dinding saluran kemih.
    Hal ini menyebabkan ibu hamil berisiko mengalami nyeri hebat di perut bawah, pendarahan pada salurang kencing, dan bahkan gagal ginjal. Selain itu, baunya yang kuat serta rasa pahit pada jengkol dapat membahayakan janin. 

Sayuran Hijau Apa saja yang Bagus untuk Ibu Hamil? 

Sayuran Hijau Apa saja yang Bagus untuk Ibu Hamil? 

Selain dari sayuran yang harus dihindari, ada juga sayuran yang baik untuk ibu hamil. Sayuran hijau apa saja yang bagus untuk ibu hamil? 

Ada 4 sayuran yang baik untuk ibu hamil. Sayuran tersebut adalah brokoli, bayam, kale, dan selada. Keempat ini memiliki keuntungan yang sama pada umumnya untuk para ibu yang sedang hamil, yaitu kaya akan serat, vitamin, dan mineral.  

Seperti contoh, brokoli kaya akan serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, kalium, zat besi, dan folat yang baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin.  

Lauk Apa yang Bagus untuk Ibu Hamil?

Lauk Apa yang Bagus untuk Ibu Hamil? 

Meskipun ini merupakan makanan yang sehat, tetapi menu makanan kita tetap harus seimbang, apalagi untuk ibu yang sedang hamil. Nah, lauk apa yang bagus untuk ibu hamil? Simak contoh-contohnya sebagai berikut. 

  1. Susu 
  2. Telur 
  3. Daging  
  4. Hati 
  5. Udang 

Lauk-pauk ini memiliki tujuan dan keuntungan yang sama, yaitu sebagai salah satu sumber protein bagi ibu hamil, sehingga dapat mendukung pertumbuhan janin dan sebagai sumber energi bagi ibu hamil. 

Selain itu, lauk-pauk ini juga memiliki vitamin larut lemak yang sehat bagi ibu hamil, seperti vitamin A pada hati. 

Akan tetapi, asupan kolesterol tetap harus kita jaga. Oleh karena itu, ibu hamil harus membatasi konsumsi telur per hari, meskipun proteinnya sangat baik untuk mendukung pertumbuhan janin. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.