Arab Saudi Tuding Iran Memanas-manasi Houthi dalam Konflik Yaman
Saudi Menilai Dukungan Iran Memperpanjang Eskalasi Konflik Yaman
Beritanew.com – Ketegangan di Yaman kembali menjadi perhatian kawasan setelah pertempuran antara pasukan pemerintah dan kelompok Houthi meningkat sejak Juli lalu. Arab Saudi menilai Iran memiliki peran dalam memburuknya situasi melalui dukungan persenjataan, pelatihan, dan bantuan lain kepada kelompok yang menguasai sejumlah wilayah strategis di Yaman itu.
Pemerintah Yaman, dengan dukungan koalisi yang dipimpin Riyadh, menjalankan operasi militer untuk merebut kembali area-area yang berada di bawah kendali Houthi. Dukungan udara dari koalisi Saudi menjadi bagian penting dari operasi tersebut, dengan serangan yang diarahkan ke sasaran-sasaran Houthi di berbagai lokasi di Yaman.
Konflik ini juga membawa dampak langsung bagi keamanan Saudi. Houthi membalas operasi tersebut dengan meluncurkan serangan rudal dan pesawat tanpa awak ke wilayah Saudi, termasuk ke bandara sipil serta fasilitas minyak. Dalam beberapa waktu terakhir, otoritas Saudi hampir setiap hari menghadapi ancaman rudal dan drone yang perlu dicegat.
Tuduhan Riyadh terhadap Teheran
Wakil Menteri Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Saudi, Dr Rayed Krimly, menyatakan Teheran terus mendorong peningkatan konflik. Dalam konferensi pers virtual pada Jumat, 16 Oktober 2026, ia menegaskan bahwa dukungan Iran kepada Houthi dinilai melampaui sekadar sikap politik.
“Iran terus mempersenjatai, melatih, dan mendukung milisi Houthi, yang merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata Krimly.
Ia menyebut langkah tersebut sebagai faktor yang memperbesar kemampuan Houthi untuk melanjutkan serangan dan mempertahankan tekanan militer. Bagi Saudi, keterlibatan Iran dipandang berkaitan langsung dengan eskalasi yang terjadi pada tahap terbaru konflik ini.
“Kami berpendapat bahwa eskalasi yang dilakukan oleh Houthi pada tahap konflik ini, didorong oleh Iran.”
Krimly juga menyinggung komitmen yang tercantum dalam perjanjian Beijing. Kesepakatan itu membuka jalan bagi pemulihan hubungan diplomatik Saudi dan Iran setelah kedua negara tidak memiliki hubungan resmi selama tujuh tahun. Riyadh memandang dugaan dukungan berkelanjutan kepada Houthi tidak sejalan dengan semangat perjanjian tersebut.
Isu ini menunjukkan bahwa konflik Yaman tidak hanya berkaitan dengan perseteruan di dalam negeri. Perang tersebut turut memengaruhi hubungan antarnegara di Timur Tengah, jalur keamanan regional, serta upaya diplomasi yang sebelumnya diharapkan dapat meredakan ketegangan antara Riyadh dan Teheran.
Serangan terhadap Wilayah Saudi
Serangkaian serangan Houthi telah menjadikan keamanan wilayah Saudi sebagai isu utama dalam perkembangan konflik terbaru. Rudal dan drone yang diarahkan ke sasaran sipil maupun infrastruktur energi menciptakan risiko yang lebih luas, terutama karena bandara dan fasilitas minyak memiliki peran vital bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian.
Serangan paling mematikan sejauh ini terjadi pada akhir pekan lalu. Sebuah rudal menghantam bandara di Riyadh dan menewaskan belasan orang. Insiden tersebut menambah tekanan bagi Saudi untuk memperkuat pertahanan udaranya sekaligus mencari jalan diplomatik guna menghentikan serangan lintas perbatasan.
Konflik bersenjata yang berlarut juga mempersempit ruang bagi stabilitas. Ketika target sipil menjadi sasaran, risiko bagi warga yang tidak terlibat dalam pertempuran ikut meningkat. Situasi ini membuat upaya penghentian kekerasan menjadi semakin mendesak, baik melalui komunikasi langsung maupun jalur perantara.
Houthi Menolak Pertemuan di Muscat
Di tengah peningkatan operasi militer, Saudi menyatakan telah berupaya membuka saluran komunikasi dengan Houthi. Krimly menyebut Riyadh mengajukan pertemuan di Muscat, Oman, pada awal eskalasi yang kembali terjadi sejak Juli. Namun, usulan tersebut tidak diterima oleh pihak Houthi.
“Pada awal eskalasi ini, kami meminta mereka untuk bertemu di Muscat, Oman, tetapi mereka menolak,” ujarnya.
Muscat selama ini dipandang sebagai lokasi yang dapat digunakan untuk komunikasi regional karena Oman memiliki posisi yang memungkinkan dialog dengan berbagai pihak. Penolakan atas pertemuan itu memperlihatkan sulitnya membangun proses perundingan ketika aksi militer dan serangan balasan masih berlangsung.
“Itu adalah komunikasi terakhir yang terjadi beberapa minggu lalu,” imbuh Krimly.
Belum ada respons langsung dari Iran atas tuduhan yang disampaikan pejabat Saudi tersebut. Akan tetapi, Teheran sebelumnya menyatakan sangat prihatin terhadap meningkatnya serangan antara Saudi dan Houthi. Iran juga menyerukan penyelesaian melalui dialog, bukan kelanjutan konfrontasi bersenjata.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menawarkan peran Teheran untuk membantu membuka percakapan antara Arab Saudi dan Yaman. Ia menyampaikan kesiapan Iran untuk mendukung proses yang dapat mengarah pada penyelesaian politik.
“Memulai dialog antara Arab Saudi dan Yaman, dan memfasilitasi tercapainya solusi politik.”
Usulan mediasi itu muncul saat hubungan Saudi-Iran telah kembali dibuka melalui perjanjian Beijing, tetapi konflik di Yaman tetap menjadi ujian besar bagi proses normalisasi tersebut. Perbedaan pandangan tentang peran Houthi dan keamanan Saudi dapat menghambat kepercayaan yang masih dibangun kedua negara.
Perkembangan berikutnya akan sangat ditentukan oleh kemampuan pihak-pihak terkait untuk menghentikan serangan, membuka kembali komunikasi, dan menemukan kerangka politik yang dapat diterima. Selama pertempuran darat serta serangan rudal dan drone berlanjut, ketegangan di Yaman berpotensi terus meluas ke luar perbatasan negara itu.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Arab Saudi Tuding Iran Memanas manasi?Arab Saudi Tuding Iran Memanas manasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Arab Saudi Tuding Iran Memanas manasi matter?Arab Saudi Tuding Iran Memanas manasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.