Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Militer Yordania Serang Kelompok Militan di Suriah Terkait Penembakan Gereja

Published Oktober 27, 2026 · Updated Oktober 27, 2026 · By Susan Thomas - beritanew.com

Foto : Susan Thomas - beritanew.com

Yordania Lancarkan Serangan Udara ke Selatan Suriah Usai Tragedi Gereja

Beritanew.com – Militer Yordania melakukan serangan terhadap sejumlah posisi kelompok militan di wilayah selatan Suriah, menyusul penembakan mematikan yang terjadi di sebuah gereja di Yordania pekan lalu. Operasi tersebut diumumkan pada Senin malam dan dikaitkan dengan kelompok yang disebut memiliki hubungan dengan para tersangka penyerangan gereja.

Langkah militer ini terjadi pada hari yang sama ketika aparat keamanan Yordania menangkap tiga pria yang diduga terlibat dalam serangan di Gereja Ortodoks Yunani Santo Georgius. Penangkapan dilakukan setelah para tersangka terpojok di sebuah rumah kosong dan terlibat baku tembak dengan petugas.

Posisi Militan Disebut Hancur

Angkatan bersenjata Yordania menyatakan jet tempurnya menyerang lokasi-lokasi milik kelompok militan di Suriah bagian selatan. Dalam keterangan resminya, militer menyebut operasi itu menghancurkan beberapa posisi kelompok tersebut.

“Menghancurkan beberapa posisi kelompok militan” serta menewaskan dan melukai “sejumlah anggota” kelompok yang terkait dengan para pelaku serangan gereja.

Pernyataan tersebut tidak merinci jumlah korban maupun lokasi sasaran secara lebih terperinci. Namun, otoritas Yordania menghubungkan operasi itu dengan upaya membalas serangan terhadap warga sipil di wilayahnya.

Di Suriah, sejumlah ledakan terdengar di Provinsi Daraa, kawasan selatan negara tersebut. Kantor berita negara SANA menyebut ledakan itu dipicu serangan udara oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.

Damaskus Soroti Tidak Adanya Koordinasi

Pemerintah Suriah menyatakan tidak ada komunikasi atau koordinasi sebelumnya dengan pihak Suriah sebelum serangan mematikan itu dilancarkan. Keterangan yang disiarkan SANA menyebut pihak berwenang Suriah tengah memeriksa insiden tersebut serta membahasnya dengan pihak terkait.

“Tidak ada koordinasi sebelumnya dengan pihak Suriah terkait operasi militer” oleh Yordania.

Pernyataan itu menempatkan serangan lintas perbatasan tersebut sebagai isu yang tidak hanya berkaitan dengan pengejaran pelaku kekerasan, tetapi juga hubungan keamanan antara dua negara bertetangga. Wilayah selatan Suriah memiliki posisi penting karena berbatasan langsung dengan Yordania, sehingga perkembangan keamanan di kawasan itu dapat segera berdampak pada penjagaan perbatasan dan keselamatan warga di kedua sisi.

Yordania sendiri menyampaikan bahwa target operasi adalah kelompok militan yang mempunyai kaitan dengan pelaku penembakan di gereja. Sementara itu, Suriah menegaskan pihaknya sedang menyelidiki serangan udara yang terjadi di Daraa.

Sembilan Orang Tewas Saat Upacara Pemakaman

Serangan yang memicu respons tersebut terjadi pada Jumat waktu setempat di Gereja Ortodoks Yunani Santo Georgius, Desa Hammoud, Kegubernuran Karak, Yordania selatan. Sejumlah pria bersenjata menyerang saat upacara pemakaman berlangsung.

Sembilan orang tewas dalam kekerasan itu. Peristiwa tersebut menjadi perhatian besar karena terjadi di rumah ibadah saat warga sedang berkumpul untuk menghadiri prosesi pemakaman.

Karak merupakan salah satu wilayah di Yordania yang memiliki komunitas Kristen cukup besar. Meski Yordania berpenduduk mayoritas Muslim, warga Kristen mencakup sekitar dua hingga tiga persen dari keseluruhan populasi negara tersebut. Kehadiran komunitas ini menjadi bagian dari keragaman sosial dan keagamaan di Yordania.

Penembakan di gereja bukan hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyoroti kebutuhan perlindungan bagi warga yang menjalankan kegiatan keagamaan dan berkumpul dalam acara keluarga maupun komunitas. Dalam konteks ini, penanganan kasus tidak hanya berfokus pada penangkapan tersangka, melainkan juga pada penelusuran jaringan yang diduga berada di belakang serangan.

Tiga Tersangka Dirawat Setelah Baku Tembak

Direktur Keamanan Publik Yordania, Mayor Jenderal Abdullah al-Maaytah, mengungkap identitas tiga orang yang dituduh terlibat dalam serangan itu. Mereka adalah Hazza Zaidan Mohammed, Meshal Zaidan Mohammed, dan Ahmad Sami Hussein.

Dua dari tiga tersangka merupakan saudara, sedangkan seorang lainnya terhubung melalui hubungan pernikahan. Ketiganya ditemukan di sebuah rumah terbengkalai dan kemudian membarikade diri di dalam bangunan tersebut.

Dalam proses penangkapan, mereka melepaskan tembakan ke arah personel keamanan. Aparat akhirnya menguasai situasi, tetapi ketiga pria itu mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

“Ketiga orang tersebut mengalami luka-luka. Mereka telah dibawa ke rumah sakit dan saat ini masih dalam perawatan,” ujar Maaytah dalam konferensi pers.

Penangkapan ini menjadi bagian penting dari penyelidikan atas serangan di Karak. Identitas para tersangka telah diumumkan, namun keterangan yang tersedia belum menjelaskan secara rinci peran masing-masing individu dalam penembakan tersebut maupun bentuk hubungan mereka dengan kelompok yang menjadi target serangan di Suriah.

Keamanan Perbatasan Menjadi Sorotan

Rangkaian kejadian dari penembakan di Karak, pengepungan rumah tempat tersangka bersembunyi, hingga serangan udara di Daraa memperlihatkan bahwa penyelidikan kasus ini meluas melampaui lokasi serangan awal. Otoritas Yordania melihat adanya keterkaitan antara pelaku di dalam negeri dan kelompok militan di wilayah selatan Suriah.

Bagi warga, perkembangan ini menunjukkan dua jalur penanganan yang berjalan bersamaan: aparat keamanan melakukan penyidikan dan penangkapan di Yordania, sementara militer menjalankan operasi terhadap kelompok yang disebut berhubungan dengan para tersangka di luar perbatasan. Meski demikian, detail lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan dan dampak serangan udara masih menunggu penjelasan resmi berikutnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Militer Yordania Serang Kelompok Militan di Suriah?

Militer Yordania Serang Kelompok Militan di Suriah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Militer Yordania Serang Kelompok Militan di Suriah matter?

Militer Yordania Serang Kelompok Militan di Suriah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.