Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Rusia Serang Apartemen di Ukraina, 20 Orang Tewas Termasuk 5 Anak

Published Oktober 8, 2026 · Updated Oktober 8, 2026 · By Susan Thomas - beritanew.com

Foto : Susan Thomas - beritanew.com

Serangan Rudal Hantam Apartemen di Pryluky, 20 Orang Termasuk Lima Anak Tewas

Beritanew.com – Pagi di Pryluky, wilayah Chernigiv, Ukraina, berubah menjadi tragedi ketika sebuah rudal Rusia menghantam bangunan apartemen lima lantai pada Rabu, 6 Oktober 2026. Serangan yang terjadi sekitar pukul 06.30 waktu setempat itu menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk lima anak-anak, serta melukai puluhan warga lainnya.

Ledakan keras merusak sebagian besar struktur bangunan. Jendela-jendela di sekitar lokasi pecah, sementara sekitar separuh gedung apartemen runtuh menjadi puing beton yang terbakar, rangka logam melengkung, dan asap yang terus membubung. Petugas penyelamat bekerja di antara reruntuhan untuk mencari korban dan memeriksa kemungkinan masih ada warga yang terjebak.

Korban anak-anak menjadi sorotan utama dari serangan tersebut. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan bahwa tiga anak yang meninggal masih berusia 12 bulan. Seorang korban lainnya berumur delapan tahun, sedangkan jasad anak kelima ditemukan dari bawah puing-puing pada Rabu malam.

Selain lima anak yang tewas, tujuh anak lain termasuk dalam kelompok puluhan korban luka. Mereka memerlukan pertolongan setelah serangan menghancurkan tempat tinggal warga pada jam ketika banyak keluarga masih berada di rumah.

Warga Berlindung Saat Ledakan Terjadi

Olena Sayun, seorang terapis pijat berusia 40 tahun, menggambarkan kepanikan yang dialaminya bersama keluarga ketika rudal menghantam kawasan mereka. Ia dan suaminya berusaha melindungi anak mereka ketika pecahan kaca dan benda-benda dari dalam apartemen beterbangan.

“Kami berada di rumah, sedang tidur,” kata Olena Sayun.

“Jendela-jendela rumah kami pecah. Syukurlah, kami melindungi anak dengan tubuh kami. Suami saya mengalami beberapa luka sayatan di punggung, begitu juga saya.”

Sayun menyebut anaknya mengalami syok dan ketakutan hebat setelah ledakan. Keluarga itu kemudian berlari menuju kamar mandi untuk mencari perlindungan. Mereka tetap berada di sana ketika isi apartemen berhamburan akibat getaran dan tekanan ledakan.

“Anak itu mengalami syok dan sangat ketakutan. Kami langsung berlari ke kamar mandi. Kemudian, saat semua benda di apartemen berhamburan akibat ledakan, kami tetap berada di sana.”

Kisah tersebut menggambarkan dampak serangan terhadap kehidupan sipil di kawasan permukiman. Dalam hitungan detik, rumah yang semula menjadi tempat beristirahat berubah menjadi lokasi penyelamatan darurat bagi keluarga-keluarga yang berusaha bertahan dari pecahan kaca, reruntuhan, dan kebakaran.

Zelensky Soroti Serangan terhadap Warga Sipil

Zelensky mengecam serangan di Pryluky dan menyatakan Rusia secara sengaja menyasar kota-kota serta kehidupan warga biasa. Ia menilai penggunaan rudal terhadap Ukraina, terutama di wilayah berpenduduk, sebagai tindakan teror yang dilakukan secara sadar.

“Penggunaan rudal yang terus dilakukan terhadap Ukraina, terhadap rakyat kami, anak-anak kami, merupakan pilihan teror yang benar-benar disengaja,” kata Zelensky.

Serangan di Chernigiv berlangsung sehari setelah Zelensky mengingatkan adanya kemungkinan serangan Rusia dalam skala besar. Peringatan itu secara khusus menyinggung ancaman terhadap infrastruktur energi, sektor yang memiliki arti penting bagi kehidupan sehari-hari warga, terutama ketika jaringan listrik dan layanan dasar terdampak oleh konflik.

Namun, dampak serangan kali ini tidak terbatas pada fasilitas atau infrastruktur. Apartemen di Pryluky menjadi bukti bahwa kawasan hunian tetap menghadapi risiko besar. Kerusakan pada bangunan tempat tinggal juga menimbulkan kebutuhan mendesak bagi warga yang kehilangan rumah, barang pribadi, dan rasa aman dalam satu serangan.

Korban Jiwa Juga Dilaporkan di Kota Lain

Pryluky bukan satu-satunya lokasi yang mengalami korban pada hari serangan itu. Di Kremenchuk, Ukraina tengah, dua orang meninggal setelah sebuah rudal menghantam gedung bertingkat. Dua korban jiwa lainnya tercatat di Oleksandriya.

Di ibu kota Kyiv, serangan memicu kebakaran di kawasan Darnytskyi yang padat penduduk. Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyatakan dua orang tewas dalam kebakaran tersebut. Ia juga menyebut dua warga lain meninggal dalam serangan berikutnya.

Rangkaian insiden di beberapa kota memperlihatkan luasnya dampak serangan yang terjadi dalam waktu berdekatan. Bagi warga sipil, ancaman bukan hanya datang dalam bentuk kerusakan fisik pada bangunan, tetapi juga gangguan terhadap keselamatan keluarga, akses layanan darurat, dan keberlangsungan kehidupan di lingkungan mereka.

Petugas di berbagai wilayah kini menghadapi pekerjaan berat: mengevakuasi korban, memadamkan api, memeriksa kestabilan bangunan, serta memastikan area sekitar tidak lagi membahayakan warga. Di Pryluky, pencarian di reruntuhan menjadi sangat penting setelah ditemukannya korban anak-anak pada malam hari.

Tragedi ini menambah daftar panjang korban sipil dalam perang di Ukraina. Di tengah peringatan tentang serangan terhadap energi dan kawasan perkotaan, warga di Pryluky, Kremenchuk, Oleksandriya, dan Kyiv kembali menghadapi kenyataan bahwa serangan dapat datang bahkan saat sebagian besar keluarga masih terlelap di rumah mereka.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Rusia Serang Apartemen di Ukraina 20 Orang?

Rusia Serang Apartemen di Ukraina 20 Orang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Rusia Serang Apartemen di Ukraina 20 Orang matter?

Rusia Serang Apartemen di Ukraina 20 Orang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.