3 Jenis Limbah Pertanian yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya Pencemaran Lingkungan Adalah?

jenis limbah pertanian yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan adalah

Limbah pertanian adalah limbah yang berasal dari sisa-sisa bahan pertanian yang sudah tidak terpakai. Kegiatan pembuatan pupuk organik dan anorganik, kegiatan produksi pengleloaan pertanian, atau bahan yang terbuang dan tidak lagi ada fungsi gunamya. Seperti halnya bagian produksi tanaman panen pertanian yang tidak dapat dipanen. Pada jenis limbah pertanian yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan adalah dari banyaknya pupuk seperti pupuk pestisida yang berlebihan membuat pencemaran udara yang kurang baik untuk dihirup manusia dan dapat berakibat fatal ketika udara sudah mengadung racun pestisida, banyaknya tanaman yang dibuang setelah panen, sisa dari pengendalian gulma pada kegiatan pertanian dan masih banyak lagi.

Disini saya akan membahas jenis limbah pertanian yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan adalah sebagai berikut :

Pupuk Pestisida Limbah Pertanian

pupuk pestisida limbah pertanian

pupuk pestisida limbah pertanian terbuat dari pupuk kimia yang digunakan untuk memupuk tanaman guna sebagai pembasmi hama dengan sangat cepat dari jenis pupuk yang lain. Tetapi pupuk memiliki tingkat pencemaran lingkungan yang terbilang cukup tinggi dan menimbulkan efek pada kesehatan. Oleh karena itu pemerintahan menertibkan penggunaan pupuk ini agar tidak berlebihan. 

Limbah Pertanian Tanaman Panen yang Dibiarkan

bagian kedua ialah limbah pertanian tanaman panen yang dibiarkan. Pada segi ini setelah panen para petani limbah pertanian tanaman panen yang dibiarkan secara sengaja menyebabkan pencemaran lingkungan karena tidak segera dibuang atau diolah malah dibiarkan membusuk ditempat dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Banyaknya kelalaian para petani menyebabkan limbah pertanian menjadi salah satu jenis limbah pertanian yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan adalah yang dipaparkan dalam artikel ini. 

Sisa dari Pengendalian Gulma Limbah Pertanian

sisa dari pengendalian gulma limbah pertanian

Dari limbah sisa dari pengendalian gulma limbah pertanian hampir sama dengan diatas limbah tanaman panen yang dibiarkan tetapi bedanya ini dari segi pengendalian gulma sedangkan yang dipaparkan diatas dari segi tanaman panen. Pengertian gulma sendiri yakni tanaman yang tumbuh pada area sekitar tanaman utama. Biasa kita kenal sebagai tanaman liar yang tumbuh sembarangan.

Oleh karena itu gulma harus kita minimalisirkan agar tidak mengganggu perkembangan tumbuhan utamanya. Sisa dari pengendalian gulma jika kita biarkan akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Maka setelah pembersihan gulma harus segera kita bereskan dengan pembakaran pada tempat semestinya agar tidak menimbulkan pencemaran udara. 

Jenis limbah pertanian yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan adalah dari ketiga hal diatas yang telah dipaparkan dan dijelaskan. Terutama sebagai pemilik industri pertanian yang merupakan sektor terbesar di Indonesia yang terkenal sebagai negara pertanian dan teknologi.

Harus memperhatikan sekitar atau proses industri kegiatan tersebut agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Terutama dalam hal pencemaran udara yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan manusia . 

Pupuk kimia atau pestisida yang paling utama dan yang paling terkenal dari sekian banyak jenis limbah pertanian yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan adalah pestisida dapat mencemari udara atau menimbulkan polusi udara yang buruk dan dapat meracuni pernapasan manusia yang memiliki penyakit dalam seperti halnya asma.

Pencemaran pestisida dapat melalui angin, memalui jalur air. Melalui tanah dan dapat terbawa oleh organisme pada area sekitar pencemaran tersebut. Maka dari itu kita sebagai manusia harus menjaga lingkungan lebih baik agar tidak terjadinya pencemaran lingkungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.