Kayu Secang Menghasilkan Warna Apa sih?

Kayu Secang Menghasilkan Warna

Kayu secang merupakan tanaman pohon rendah dengan ketinggian 5 sampai 10 meter. Tanaman ini tersebar di wilayah India, Malaysia, Amerika, dan Afrika. Di Indonesia tanaman ini banyak tumbuh di daerah Jawa, di ketinggian 1700 dpl. Tanaman ini biasanya orang orang tanam sebagai pembatas dan tumbuh liar secara local. Kayu secang terkenal di Sulawesi karena kayu secang menghasilkan warna pada air minum yang sering mereka sebut the secang.

Kayu secang menghasilkan warna sering orang orang gunakan dalam pembuatan minuman tradisional. Secang tidak berbau dan memiliki rasa sedikit manis dan sering juga untuk obat berbagai macam penyakit seperti luka, penghentian pendarahan, penawar racun, batuk berdarah, sipilis, berak berdarah, darah kotor, pengobatan pasca melahirkan, demam berdarah, dan masih banyak lagi.

Pemanfaatan tanaman secang oleh masyarakat cukup luas. Selain, buah, daun, dan biji. Bagian yang sering masyarakat gunakan yaitu potongan atau serutan kayunya. Selain Kayu secang menghasilkan warna, kayu secang sangat bermanfaat karena bisa juga menjadi obat tradisional.

Pohon secang termasuk jenis perdu yang memiliki ketinggian 5 sampai 10 meter. Memiliki batang bulat dan berwarna hijau kecoklatan. Ciri daunnya menyirip dengan Panjang kurang lebih 25 hingga 40 sentimeter.

Jumlah anak daunnya sekitar 10 hingga 20 pasang dan letaknya berhadapan. Jika itu rebus atau larutkan Kayu secang menghasilkan warna merah muda. Warna tersebut akan kita gunakan untuk pewarna pada bahan anyaman, tinta, bahan pengecatan, kue ataupun minuman.

Brazilin merupakan senyawa antioksidan yang mempunyai katekol dalam struktur kimianya sehingga kayu secang dapat kita gunakan sebagai pewarna karena mengandung brazilin.

Banyak penelitian yang telah peneliti lakukan untuk menguji manfaat kayu secang, seperti khasiatnya sebagai antibakteri. Kayu secang juga mempunyai aktivitas sebagai bakteriostatik dan antibakteri sehingga sering digunakan untuk obat diare, muntah darah, dan disentri.

Apa Manfaat Kayu Secang untuk Kesehatan?

Apa Manfaat Kayu Secang untuk Kesehatan?

Jika ada yang bertanya apa manfaat kayu secang untuk Kesehatan? Seperti yang sudah kita jelaskan tadi banyak sekali manfaatnya untuk Kesehatan.

Bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti luka, demam berdarah, penawar racun, penghentian pendarahan, batuk berdarah, sipilis, berak berdarah, darah kotor, pengobatan pasca melahirkan, diare, muntah darah, dan disentri.

Bagaimana Batang Kayu Secang dapat Menghasilkan Warna?

Bagaimana Batang Kayu Secang dapat Menghasilkan Warna?

Yuk mari kita simak Bagaimana batang kayu secang dapat menghasilkan warna?

  • Pertama – tama batang kayu secang kita tebang dan keringkan. Lalu kita potong dan campurkan dengan air. 
  • Masukan larutan kayu ke dalam panci kemudian kita rebus dan aduk agar larutan tercampur secara merata
  • Lalu pisahkan ampas dan dinginkan di wadah terpisah

Kemudian ada proses memperkuat warna agar tidak luntur. 

  • Larutkan tawas dengan 1 liter air lalu rendam selama 10 menit kemudian angkat dan dikeringkan
  • Lalu ada kapur yang digunakan untuk menjadikan warna lebih tua dari aslinya. Caranya larutkan kapur ke dalam 1 liter air
  • Lalu ada tunjung yang digunakan untuk menjadikan warna lebih tua dari aslinya. Caranya pun sama larutkan ke dalam 1 liter air.

Kenapa Kayu Secang Berwarna Merah?

Kenapa Kayu Secang Berwarna Merah?

Kenapa kayu secang berwarna merah? Menurut beberapa peneliti yang mempelajari pengaruh pigmentasi pewarna alami brizilein yang ada pada kayu secang terhadap stabilitas dan kualitas warna merah pada model minuman.

Brazilein dari kayu secang mengandung etanol sebesar 50% lalu menghasilkan serbuk yang berwarna merah. Ekstraknya akan berwarna kuning jika dilarutkan Bersama etanol. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.