Kepribadian Bipolar Adalah?

Bipolar adalah

Bipolar adalah gangguan mental yang menyebabkan penderita nya mengalami perubahan suasana hati, energi, tingkat aktivitas, konsentrasi, serta kemampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Pengidap bipolar yang sebelumnya merasa sangat gembira bisa tiba-tiba berubah menjadi sangat sedih hingga marah. 

Perubahan suasana hati secara tiba-tiba tersebut dapat menurunkan kualitas hidup penderita karena kondisi tersebut mempengaruhi kualitas tidur, energi, aktivitas, perilaku dan kemampuan berpikir penderitanya. Gangguan bipolar ini akan dialami penderitanya seumur hidup yang dapat diartikan bipolar ini tidak dapat benar-benar disembuhkan namun gejalanya bisa diperbaiki dengan baik melalui terapi maupun pengobatan secara rutin.

Fase Bipolar

Bipolar dibagi menjadi dua fase yaitu fase Mania dan fase depresi:

1. Fase Mania

Pada saat fase Mania tersebut biasanya penderita bipolar akan mengalami dan merasakan:

Fase Mania

  • Merasa sangat bersemangat, senang, dan mudah tersinggung atau sensitif.
  • Merasa sangat diwariskan mengalami penurunan kebutuhan untuk tidur.
  • Mengalami kehilangan nafsu makan.
  • Berbicara dengan sangat cepat tentang banyak hal berbeda.
  • Merasa seperti pikirannya berpacu.
  • Penderita akan berpikir bisa melakukan banyak hal sekaligus atau satu waktu.
  • Dapat melakukan hal-hal berisiko, seperti makan dan minum secara berlebihan, menghamburkan uang, atau melakukan hubungan seks yang sembrono.
  • Merasa sangat penting, berbakat, atau kuat.

2. Fase depresi

Ketika pada masa fase depresi biasanya penderita mengalami penurunan suasana hati seperti:

Fase depresi

  • Merasa sangat sedih, hampa, khawatir, atau putus asa.
  • Merasa sangat gelisah.
  • Mengalami Kesulitan tidur, bangun terlalu pagi, atau terlalu banyak tidur.
  • Meningkatnya nafsu makan dan penambahan berat badan.
  • Bicara dengan sangat lambat, merasa tidak ada yang ingin mereka katakan, atau banyak lupa.
  • Mengalami kesulitan berkonsentrasi atau membuat keputusan.
  • Merasa tidak mampu melakukan bahkan hal-hal sederhana.
  • Tidak berminat untuk melakukan semua aktivitas, dorongan seks menurun atau tidak ada, atau ketidakmampuan untuk merasakan kesenangan (“anhedonia”).
  • Merasa putus asa atau tidak berharga, dan munculnya pikiran tentang kematian atau bunuh diri.

3. Fase campuran

Fase campuran

Berdasarkan perubahan suasana hati penderita bipolar sebagian penderita akan mengalami perubahan suasana hati secara normal dari fase Mania ke fase depresi namun terkadang juga mengalami perubahan suasana hati yang terlalu cepat dari fase Mania ke fase depresi maupun sebaliknya tanpa adanya fase normal (rapid cylcling)

Tidak Hanya itu penderita juga dapat mengalami fase Mania dan fase depresi secara bersamaan contohnya penderita dapat mengalami perasaan sangat gembira dan berenergi namun di waktu yang sama Ia juga merasakan perasaan sangat sedih dan putus asa. Hal ini dapat disebut juga fase campuran atau (mix state)

Penyebab Dan Faktor Bipolar

Ada beberapa penyebab dan faktor bipolar yaitu:

  • Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan neurotransmitter atau zat pengontrol fungsi otak.
  • Bipolar juga dapat disebabkan karena faktor genetik atau faktor keturunan yang diwariskan.
  • Mengalami stres tingkat tinggi.
  • Pengalaman traumatik.
  • Kecanduan minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang.
  • Memiliki riwayat keluarga dekat (saudara kandung atau orangtua) yang mengidap gangguan bipolar. 

Bipolar ini akan semakin parah jika faktor-faktor tadi dialami secara terus-menerus tanpa adanya penanganan khusus tenaga medis mental seperti psikiater maupun psikolog.

Pengobatan  Bipolar

Pengobatan  Bipolar

Karena bipolar akan dialami seumur hidup dan tidak dapat disembuhkan maka penderita hanya dapat melakukan pengobatan atau perawatan yang diberikan diarahkan untuk mengelola gejalanya saja bukan. Berikut beberapa pengobatan bipolar yang bisa dilakukan melaui:

1. Obat-obatan

Saat mengalami gangguan bipolar, seseorang harus mengkonsumsi obat untuk menyeimbangkan suasana hati. Obat-obatan tersebut seperti stabilisator suasana hati, antipsikotik, antidepresan, hingga obat anti kecemasan.

2. Perawatan Lanjutan

Gangguan bipolar memerlukan pengobatan seumur hidup dengan obat-obatan, bahkan selama periode saat pengidapnya merasa lebih baik. Jika melewati perawatan, gejalanya bisa kambuh atau mengalami perubahan suasana hati yang kecil, lalu berubah menjadi mania atau depresi yang parah.

3. Program Perawatan Sehari

Program ini diberikan dalam bentuk dukungan dan konseling yang dibutuhkan untuk mengendalikan gejala yang muncul.

4. Perawatan Penyalahgunaan Zat

Perawatan ini diberikan jika pengidap memiliki masalah dengan alkohol atau obat-obatan.

5. Rawat Inap

Dokter mungkin akan menyarankan untuk rawat inap jika Pasien berperilaku berbahaya, seperti memiliki keinginan untuk bunuh diri. Dengan ini, dokter bisa membantu untuk menstabilkan kondisi dan suasana hatinya, baik saat mengalami episode manik atau depresi berat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.