Macam Contoh Pengawetan Jangka Panjang Adalah! Agar Makananmu Awet!

Contoh pengawetan jangka panjang adalah

Pengawetan Jangka Panjang adalah sebuah produk makanan yang mempunyai umur pendek, agar produk tersebut memiliki jangka panjang, maka bisa kita berikan penambahan bahan kimia untuk mematikan jasa renik yang membuat makanan cepat membusuk dan dapat bertahan lebih lama. Contoh pengawetan jangka panjang adalah teknik sterilisasi dan teknik pasteurisasi.

Contoh pengawetan jangka panjang adalah

 

Dua teknik tersebut banyak kita jumpai pada produksi makanan terutama makanan dalam kaleng. Pengawetan jangka panjang ada dua cara yakni secara fisik dan secara kimia. Dibawah ini akan membahas tentang contoh pengawetan jangka panjang adalah sebagai produk tahan lama pada makanan. Yuk simak penjelasannya.

Kornet Daging Sapi Adalah Produk Pengawetan

Kornet Daging Sapi Adalah Produk Pengawetan

Sekarang banyak makanan kaleng yang tersedia di supermarket, karena lebih efisien dan praktis dalam pembelian. Kornet daging sapi termasuk makanan kaleng yang dapat memudahkan kita memasak makanan apapun dari bahan daging sapi pilihan. 

Kornet daging sapi adalah produk pengawetan dengan cara pengasinan. Pengasinan daging kornet adalah berbahan dasar air garam yang menyertai bumbu dapur seperti merica dan cengkih. Kornet daging sapi termasuk olahan bahan mentah makanan yang paling terkenal di seluruh dunia, terutama di luar Indonesia. 

Daging kornet memiliki rasa khas tersendiri, selain rasa, pastinya mengandung banyak manfaat serta nutrisi untuk kebutuhan tubuh. Contoh pengawetan jangka panjang adalah kornet daging sapi dengan teknik curring atau pengasinan.

Orang bertanya-tanya, apakah daging kornet itu sama dengan daging segar? Jawabannya, daging kornet hampir sama dengan daging segar, hanya saja daging kornet adalah daging sapi yang diolah dan diberi sedikit bahan pengawet serta bahan dapur. Itulah sedikit penjelasan tentang kornet daging sapi.

Bagaimana Cara Pengawetan Bahan Pangan

Bagaimana Cara Pengawetan Bahan Pangan

Pengawetan merupakan salah satu metode yang penting dalam hal makanan, sebab sebagai pembunuh mikroba yang dapat menyebabkan pembusukan makanan lebih cepat. Oleh karena itu, banyak perusahaan terutama pada bidang makanan, menggunakan pengawet makanan agar lebih tahan lama.

Disini akan membahas bagaimana cara pengawetan bahan pangan? Ada 2 metode yang harus diikuti yakni pengawetan secara fisik dan pengawetan secara biologi.

  1. Pengawetan secara fisik 
  • Pengasapan. Teknik ini biasanya digunakan untuk daging dengan dipadu teknik pengeringan dan pengasinan.
  • Pengeringan. Teknik ini kita lakukan untuk mencegah mikroba dalam melakukan pembusukan. Biasanya digunakan pada semacam buah atau makanan berkarbohidrat.
  • Pemanasan. Teknik ini cocok untuk bahan padat saja. Jika seperti buah, tidak akan bisa dipanaskan.
  • Pembekuan. Teknik dengan penyimpanan produk dalam suhu minus sampai dibawah titik beku. Biasanya produk seperti seafood.
  • Pengalengan. Pengawetan dengan perpaduan kimia bahan pengawet dan kemasan dalam kaleng.

 

  1. Pengawetan secara biokimia
  • Pemanisan. Pastinya gula menjadi bahan dasar pengawetan ini untuk mencegah makanan agar tidak rusak.
  • Pengasinan. Ini juga bahan dasar dari air garam untuk contoh produk seperti daging kornet sapi.
  • Bahan pengawet tambahan. Teknik ini biasanya memiliki bentuk cair seperti berisi minyak. Contoh dari teknik ini yakni telur asin dan ikan asin.
  • Bahan kimia tambahan.

 

Dari penjelasan diatas, termasuk contoh pengawetan jangka panjang adalah secara kimia dan fisik untuk produk makanan.

 

Pengawetan Dengan Suhu Dingin Berfungsi Untuk

Pengawetan Dengan Suhu Dingin Berfungsi Untuk

 

Setelah membahas macam cara pengawetan makanan, maka selanjutnya mengenai pengawesan dengan memanfaatkan suhu dingin. Pengawetan dengan suhu dingin berfungsi untuk membekukan mikroba di dalam makanan tersebut agar tidak cepat membusuk, contoh seperti seafood, fresh meat, dan sebagainya.

 

Selain untuk membunuh mikroba agar tidak membusuk, pengawetan dengan suhu dingin berguna utnuk menjaga kualitas produk dari kerusakan.

Demikian penjelasan dari  “contoh pengawetan jangka panjang adalah”. Semoga artikel ini dapat membantu untuk menambah pengetahuan tentang pengawetan jangka panjang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.