Penyakit Sianosis Adalah Apa sih? Baca Disini!

Sianosis Adalah

Pernah gak sih kalian dengar istilah Sianosis? Kalau belum pernah tenang saja kali ini kita akan membahas tentang penykit ini. Sianosis adalah kondisi dimana jari tangan, kuku, dan juga bibir tampak berwarna kebiruan, ini dikarenakan kurangnya oksigen didalam darah.

Penyakit ini umumnya disebabkan oleh beberapa kondisi medis, seperti asma dan gagal jantung, atau faktor eksternal lainnya, seperti terlalu lama terpapar air atau juga bisa dikarenakan udara yang dingin.

Ketika jumlah oksigen didalam darah sangat rendah, warna darah akan berubah dari yang awalnya merah terang menjadi lebih gelap kebiruan. Hal inilah yang membuat bibir dan juga kulit nampak kebiruan atau biasa disebut juga dengan istilah sianosis. Ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

1.) Sianosis Sentral

Sianosis sentral dapat terjadi karena penyakit jantung atau paru-paru, atau juga hemoglobin yang tidak normal (sulfhemoglobinemia atau methaemoglobinaemia).

2.) Sianosis Perifer

Sianosis perifer ini dapat terjadi karena menurunnya sirkulasi lokal dan juga meningkatnya ekstraksi oksigen dalam jaringan perifer, perifer ini memiliki arti “tepi”.

Kenapa Bayi Berwarna Ungu?

Kenapa Bayi Berwarna Ungu

Pernahkah kalian melihat bayi berwarna ungu? Apakah kalian pernah bertanya tanya Kenapa Bayi Berwarna Ungu? Kemungkinan sianosis adalah penyebab utama mengapa bayi berwarna ungu.
Kita kenali dulu gejala penyakit ini pada bayi, berikut ini beberapa gejalanya:

  1. Gejala utamanya adalah warna biru atau keunguan pada bibir.
  2. Warna biru atau keunguan pada kulit.
  3. Beberapa anak ada juga yang mengalami masalah pernafasan (dyspnea).

Adapun gejala gejala lainnya yakni:

  1. Kecemasan.
  2. Bernafas lebih cepat daripada biasanya.
  3. Warna kulit berubah menjadi kebiruan secara mendadak.
  4. Bayi lebih banyak berkeringat.
  5. Berat badan menurun.

Ada juga Gejala lainnya menurut jenis sianosisnya:

  1. Nafsu makan turun dan menyebabkan berat badan menurun
  2. Warna kulit menjadi warna abu abu
  3. Wajah atau mata menjadi pucat
  4. Kelelahan sepanjang waktu

Apakah Penderita Sianosis Berkeringat Dingin?

Apakah Penderita Sianosis Berkeringat Dingin?

Ada juga pertanyaan pertanyaan yang kerap muncul seputar penyakit ini salah satunya adalah, ”Apakah Penderita Sianosis Berkeringat Dingin?” Jawabannya adalah iya, jika penderita penyakit ini mengalami keringat dingin berarti sudah dalam kondisi gawat.

Karena keringat dingin ini merupakan respon tubuh terhadap stres, yang biasa kita sebut fight or flight response, berarti menandakan bahwa ada yang salah dalam tubuh kita, sebenarnya tidak hanya keringat dingin saja jika sudah kesulitan bernafas, kejang dan juga pingsan terjadi, maka kalian segeralah hubungi  pelayanan gawat darurat agar mendapat perawatan yang intensif.

Apa Saja Gejala Gejala Sianosis?

Apa Saja Gejala Gejala Sianosis?

Sebelumnya kita sudah membahas tentang gejala gejala sianosis pada bayi, sekarang kita berganti ke orang dewasa. Kita akan membahas Apa Saja Gejala Gejala Sianosis? Gejala gejala penyakit ini adalah sebagai berikut :

  1. Kebas di bagian tangan, lengan, kaki, dan juga jari tangan dan kaki
  2. Warna kebiruan atau keunguan pada bibir, tangan, lengan, kaki, dan juga jari tangan dan kaki
  3. Kesulitan bernapas
  4. Demam Tinggi
  5. Sakit kepala
  6. Nyeri Pada dada
  7. Keringat yang berlebih
  8. Keringat dingin
  9. Merasa pusing
  10. Pingsan
  11. Kejang

Memang penyakit ini adalah penyakit yang tidak boleh kita anggap remeh, jika kalian mengalami gejala gejala utama dari penyakit ini yaitu berubahnya warna kulit, bibir, dan juga kulit. Pastikan kalian segera menghubungi dokter agar ada penanganan yang tepat.

Sekian artikel dari saya kali ini, semoga dapat bermanfaat untuk kawan kawan semua. Semoga kawan kawan sekalian selalu sehat, terima kasih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.