Pernah Mendengar Euforia? Apa Itu Euforia?

Apa Itu Euforia

Apakah teman-teman pernah merasakan rasa gembira yang berlebihan? Bisa jadi teman-teman mengalami euforia loh. Apa itu euforia? Mari kita simak apa yang dimaksud dengan euphoros.

Gembira adalah perasaan saat seseorang merasa bahagia dan senang terhadap sesuatu. Mulai dari merasakan cinta dan kasih sayang, impian terwujud, mendapatkan hadiah dan hal-hal lainnya.

Apa itu euforia?

Apa yang dimaksud dengan euforia adalah kondisi dimana seseorang merasakan rasa gembira, namun rasa gembira yang dirasakan berlebihan. Selain rasa gembira biasanya dirasakan percaya diri dan bersemangat.

Apa itu euforia jika dilihat artinya dari bahasa yunani diambil dari kata “euphoros”  , yang memiliki arti badan yang sehat dan luapan kegembiraan yang berlebihan.

Apa itu euforia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perasaan nyaman atau gembira yang berlebihan.

Tidak jauh berbeda bukan arti kata tersebut baik dilihat secara umum, bahasa yunani ataupun menurut KBBI.

Apakah Euforia Adalah Kata Baku?

Apakah Euforia Adalah Kata Baku?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) euforia merupakan kata baku, berbeda dengan euphoria yang merupakan kata tidak baku. Sehingga tidak perlu diragukan lagi apakah euphoros adalah kata baku atau bukan.

Berikut beberapa penyebab seseorang mengalaminya :

  • Beberapa hal yang membuat seseorang merasa bahagia (mendapat hadiah, naik jabatan, dll)
  • Efek samping dari obat-obatan
  • Gangguan mental
  • Efek kecanduan atau ketergantungan dari obat-obatan terlarang
  • Mengonsumsi alkohol

Manfaat atau dampak positif apa itu euforia ketika seseorang mengalaminya adalah :

  • membuat masalah-masalah mental menjauh

Hal ini dapat terjadi karena dengan merasa bahagia maka teman-teman tidak akan merasakan stres. Seperti yang teman-teman tahu bahwa biasanya masalah-masalah mental disebabkan oleh stres

  • Meningkatkan kemampuan berpikir

Jika merasa bahagia tentu membuat seseorang menjadi lebih fokus dan tidak merasakan tekanan dalam melakukan sesuatu termasuk berpikir

  • Memperbaiki kualitas tidur

Dengan bahagia membuat tidur seseorang menjadi lebih baik lagi. Jika seseorang tidur dengan bahagia maka akan dirasakan rasa nyaman dan tidak stres sehingga tidak memiliki banyak pikiran saat tidur

  • Menurunkan resiko penyakit

Bahagia membuat seseorang terkena penyakit menurun loh. Beberapa penyakit yang dimaksud adalah tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Ketika mengalami hal ini, terdapat dua macam ciri.yang dimaksudkan dengan ciri adalah tanda-tanda bahwa euforia yang dialami masih tergolong positif atau sudah masuk ke dalam negatif. Berikut daftar cirinya :

Ciri ketika masih tergolong positif :

  • Merasa senang
  • Tersenyum lebar
  • Merasa ingin berteriak bahagia
  • Bertepuk tangan
  • Melompat-lompat
  • Menangis akibat merasa bahagia yang berlebihan

Ciri ketika sudah tergolong negatif :

  • Tekanan darah meningkat
  • Detak jantung meningkat
  • Melakukan tindakan yang tidak rasional
  • Mata merah
  • Mulut kering
  • Koordinasi menurun

Teman-teman yang sudah mengalami ciri yang tergolong negatif tidak perlu khawatir. Karena terdapat beberapa cara yang teman-teman dapat lakukan, yaitu :

  • Menjalani terapi atau rehabilitasi
  • Mengikuti psikoterapi
  • Jika sudah berbahaya maka melakukan perawatan intensif
  • Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat anti kecemasan, obat penstabil perasaan hati, dan lainnya

Apa Itu Euforia dan Contohnya?

Apa Itu Euforia dan Contohnya?

Kita telah melihat apa itu euforia sebelumnya, selanjutnya mari kita melihat contoh kegiatan yang membawa euphoros :

  • Berdansa
  • Mendengar atau membuat musik
  • Latihan erobik
  • Tertawa
  • Melakukan aktivitas sosial, dll

Teman-teman telah menyimak apa itu euforia dan contohnya. Mengalami euforia tentu hal yang menyenangkan dan baik untuk tubuh. Namun perlu diingat bahwa cara untuk dapat merasakannya haruslah melalui cara alami, bukan dengan cara-cara paksaan berupa obat-obatan, alkohol dan lainnya. Karena euforia yang dirasakan pun hanyalah sementara dan merusak tubuh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.