Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: DPR Dorong Polri Investigasi Total Pemadaman Massal di Sumatra: Terlalu Banyak Dirugikan

Published Mei 27, 2026 · Updated Mei 27, 2026 · By Patricia Brown

DPR Dorong Polri Lakukan Investigasi Total atas Pemadaman Massal di Sumatra

New Policy menjadi prioritas utama DPR dalam menangani gangguan listrik besar yang terjadi di Sumatra. Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, meminta penyelidikan menyeluruh dari Polri untuk mengungkap akar masalah penyebab pemadaman listrik masif. Ia menekankan perlunya transparansi dari institusi terkait, seperti PLN dan pihak teknis, agar masyarakat tidak terus-menerus bingung dengan kondisi kelistrikan yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Peran Polri dalam Memastikan Akurasi Investigasi

"Kebijakan New Policy ini bertujuan memastikan penyebab pemadaman tidak hanya dianalisis secara teknis, tetapi juga dilihat dari aspek hukum. Dengan investigasi total, kita bisa mengetahui apakah ada indikasi tindakan pidana atau kesalahan administratif yang menyebabkan kerugian besar," ujar Sahroni dalam wawancara dengan media, Rabu (27/5).

Hasil Pemeriksaan dan Faktor Penyebab

Bareskrim Polri, yang bekerja sama dengan PLN, telah melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi kritis, termasuk tower transmisi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Tim investigasi melibatkan Direktorat Tindak Pidana Tertentu dan Puslabfor Bareskrim untuk memastikan penyebab kerusakan kabel transmisi. Pemadaman massal terjadi pada Jumat (22/5) sekitar pukul 18.44 WIB, dengan sumber gangguan diduga terkait kondisi cuaca ekstrem.

Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifudin, menjelaskan bahwa penyebab utama pemadaman melibatkan kegagalan jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai. "Pemadaman tersebut memicu ketidakstabilan frekuensi dan tegangan di seluruh Sumatra," kata Nunung dalam konferensi pers di Bareskrim, Senin (25/5). Ia menegaskan bahwa meski ada kerugian ekonomi mencapai miliaran rupiah, belum ada bukti menyebutkan adanya sabotase atau kesengajaan.

Impak Luas dan Tantangan Sistem Listrik

Pemadaman listrik berdampak signifikan pada sektor ekonomi dan sosial, terutama di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, serta bagian Sumatra Selatan. Ratusan ribu warga kehilangan akses ke listrik, mengganggu aktivitas harian, produksi industri, dan pendidikan. Pemadaman juga menyebabkan kerusakan infrastruktur listrik yang memicu kebutuhan evaluasi sistem secara menyeluruh.

Edwin Nugraha Putra, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, mengungkapkan bahwa kegagalan sistem kelistrikan Sumatra terjadi karena kombinasi hujan deras, angin kencang, dan kesalahan teknis di jalur transmisi. "Pemadaman masif pada Jumat lalu mengakibatkan aliran daya berbalik, sehingga memicu osilasi frekuensi dan tegangan di seluruh koridor," jelasnya. Kebijakan New Policy diperlukan untuk mempercepat penyelidikan dan menghindari pengulangan kesalahan serupa.

Kerja Sama dan Langkah Pemulihan

Kerja sama antara Polri dan PLN terus berjalan untuk menemukan solusi jangka panjang. Kabel rusak yang ditemukan di sekitar menara telah diamankan dan dianalisis di laboratorium forensik Puslabfor Bareskrim. Hasil penyelidikan diharapkan memberikan jawaban akurat tentang penyebab kegagalan sistem kelistrikan, sekaligus menjadi dasar untuk penerapan New Policy dalam peningkatan kesiapan infrastruktur listrik di Sumatra.

"Kebijakan New Policy akan membantu memperkuat koordinasi antarinstansi, terutama dalam menghadapi gangguan eksternal seperti cuaca buruk. Dengan investigasi total, kita bisa membangun kebijakan yang lebih siap menghadapi situasi serupa di masa depan," pungkas Sahroni. Ia menambahkan bahwa pihaknya juga ingin memastikan adanya respons cepat dari PLN untuk memulihkan layanan listrik dalam waktu 24 jam setelah penyebabnya diketahui.

Evaluasi dan Upaya Peningkatan Keandalan

Setelah pemadaman massal, DPR mengajukan rekomendasi evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan Sumatra. Kebijakan New Policy yang diusulkan menekankan perlu adanya investasi lebih besar untuk meningkatkan keandalan jaringan listrik, termasuk penggunaan teknologi modern dan pemantauan terus-menerus. Dengan tindakan ini, diharapkan tidak terjadi lagi gangguan serupa yang mengganggu kehidupan masyarakat secara luas.

Kebocoran listrik yang menyebabkan pemadaman juga menjadi perhatian serius karena memicu kekhawatiran tentang keandalan sistem energi nasional. Dengan New Policy yang terus diperkuat, Polri dan PLN akan memiliki kerangka kerja yang jelas untuk mengatasi masalah ini secara sistematis dan berkelanjutan.