Program Baru Cerdas Berkarakter Kemdikbud!

Cerdas Berkarakter Kemdikbud

Tentu teman-teman sudah tahu bukan mengenai kemendikbud? Terutama teman-teman yang masih duduk di bangku sekolah. Kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi mengeluarkan program baru loh yang bernama penguatan karakter, cerdas berkarakter kemdikbud.

Apa Itu Kemendikbud?

Apa Itu Kemendikbud?

Kemendikbud adalah singkatan dari kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. Kementerian ini berfungsi untuk melaksanakan segala urusan pemerintahan di dalam bidang anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan masyarakat serta mengelola kebudayaan dalam rangka membantu presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan negara.

Menteri yang saat ini menjabat sebagai menteri di kementerian ini adalah Nadiem Anwar Nakarim, B.A., M.B.A. Sebelumnya beliau adalah CEO dari perusahaan transportasi berbasis daring yang bernama gojek. Lalu pada 23 Oktober 2019, beliau dilantik dan ikut serta di dalam daftar Kabinet Indonesia Maju.

Kemendikbud di bawah kepemimpinan Nadiem Makarim telah membawa banyak inovasi dan program baru, salah satunya adalah program penguatan karakter, cerdas berkarakter kemdikbud.

Berkarakter Adalah Apa Sih?

Berkarakter Adalah Apa Sih?

Program penguatan karakter ini memfokuskan kepada karakter, namun yang itu berkarakter adalah apa sih? Berkarakter adalah berperilaku, berwatak, berkepribadian atau bersifat. Sehingga program ini memfokuskan kepada pengembangan karakter pemuda-pemudi bangsa Indonesia.

Cerdas berkarakter kemdikbud memiliki pusat yang bernama Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) ini berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) No. 28 tahun 2021.

Alasan pembuatan program ini karena banyaknya kasus perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah sehingga program ini mereka harapkan dapat menciptakan pemuda-pemudi yang cerdas berkarakter anti perundungan.

Dalam menjalankan program ini, kemendikbud bekerja sama dengan organisasi United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) Indonesia karena memiliki tujuan dan visi serta misi yang sama yaitu untuk mengurangi dan menghapus pembulian dalam bentuk apapun dan di manapun.

Latar belakang dari program ini adalah maraknya pembulian di sekolah yang terjadi di Indonesia. Menurut data, sebanyak 41% pelajar berusia 15 tahun mengalami pembulian beberapa kali dalam satu bulan dan dua dari tiga baik anak laki-laki maupun anak perempuan di Indonesia yang berusia antara 13 hingga 17 tahun paling tidak pernah mengalami satu jenis kekerasan di dalam hidup mereka.

Program Cerdas Berkarakter Kemdikbud

Program Cerdas Berkarakter Kemdikbud

Program cerdas berkarakter kemdikbud ini mereka jalankan dengan sistem roots, yang berarti kemendikbud dan UNICEF akan bekerjasama dengan mitra-mitra yang terdiri lebih dari 1800 SMP dan SMA serta SMK. Ini dilakukan dengan memilih 30 agen perubahan yang bertugas menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan guru sebagai fasilitator yang membantu agen-agen perubahan

Program ini berjalan secara daring, dengan 4 tahapan yang telah direncanakan yaitu:

  1. Mengadakan pelatihan fasilitator secara nasional
  2. Melakukan pendaftaran sekolah dan fasilitator guru
  3. Melakukan survey dan melakukan pemilihan terhadap siswa atau siswi untuk menjadi agen pembawa perubahan
  4. Melakukan aktivitas bersama agen pembawa perubahan

Program ini mereka laksanakan dengan harapan agar dapat mengembalikan marwah pendidikan yang memiliki asas-asas Ki Hadjar Dewantara. Asas-asasnya adalah :

  • Olah Hati
  • Olah Rasa
  • Olah Karsa
  • Olah Raga

Cerdas Berkarakter Anti Perundungan

Cerdas Berkarakter Anti Perundungan

Dalam pelaksanaan program cerdas berkarakter anti perundungan ini membutuhkan kerjasama dari pelajar, guru, orang tua dan masyarakat juga. Karena tidak dapat terwujud jika hanya pihak-pihak tertentu saja yang ikut serta di dalam program ini

Jadi agar bangsa Indonesia dapat semakin maju lagi khususnya dalam bidang pendidikan makankota haruslah mendukung program cerdas berkarakter kemdikbud ini, karena generasi-generasi selanjutnya adalah masa depan bangsa kita, bangsa Indonesia.

Jangan lupa untuk melaporkan jika mendapatkan perundungan atau melihat perundungan dimana saja dan kapan saja kepada guru, orang tua, atasan, pihak berwenang atau pihak-pihak lainnya.

Penutup

Itu semua hal yang sudah saya bahas di artikel kali ini. Bila kalian ingin membaca artikel tentang ilmu pengetahuan lainnya saya sarankan artikel pengertian diferensiasi sosial. Semoga bermanfaat teman teman!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.