Important News: Ditjenpas Obok-Obok Lapas Kerobokan Bali, Ada Narkoba hingga Miras Milik Napi
Important News: Razia Narkoba di Lapas Kerobokan Bali
Operasi Inspeksi Mendadak di Lapas Kerobokan
Important News - Direktorat Pengamanan dan Intelijen (Ditpamintel) serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) melakukan operasi sidak mendadak di Lapas Kelas II A Kerobokan, Badung, Bali, untuk mengungkap adanya aktivitas penyelundupan narkotika. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengawasan terhadap tahanan dan memastikan kepatuhan aturan di institusi pemasyarakatan.
"Dari hasil inspeksi tersebut, ditemukan sejumlah barang terlarang, termasuk narkotika berbagai jenis, handphone, dan minuman keras," ujar Decky Nurmansyah, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bali, dalam siaran pers yang diterbitkan Kamis (21/5) malam.
Penyitaan barang bukti ini diumumkan setelah tim penyidik melakukan pemeriksaan menyeluruh pada dini hari Rabu (20/5). Koordinasi awal sudah dilakukan dengan Polda Bali, yang terlibat dalam operasi penggeledahan ini. Menurut Decky, tindakan tersebut dilakukan untuk mengungkap keberadaan narkoba di dalam lapas.
Koordinasi dengan Polda dan BNN
Proses investigasi di Lapas Kerobokan diperkuat dengan kerja sama Direktorat Narkoba Polda Bali dan tim dari Polres jajaran. Pada hari yang sama, sekitar pukul 17.00 Wita, pihak berwenang menyerahkan laporan dan barang bukti ke unit khusus narkoba.
"Koordinasi dengan BNN RI juga terus dilakukan guna mempercepat pengembangan kasus. Hasil pemeriksaan akan disampaikan setelah seluruh langkah selesai," terang Decky dalam pernyataan resmi.
Operasi ini tidak hanya fokus pada narkoba, tetapi juga menyasar keberadaan miras milik napi. Decky menegaskan bahwa Ditjenpas menekankan kejelasan dalam penerapan aturan, termasuk pengawasan terhadap penggunaan alat komunikasi oleh warga binaan.
Hasil Razia di Lapas Lainnya
Important News - Razia serupa dilakukan di sejumlah lapas lainnya, seperti Lapas Kalianda, Karawang, Nusakambangan, Kediri, dan Manokwari. Di Lapas Kalianda, tim berhasil menyita 31 ponsel dan barang terlarang. Sementara di Lapas Manokwari, enam handphone serta obat terlarang ditemukan dalam pemeriksaan.
Dalam operasi gabungan di Lapas Jambi, selain narkoba, telepon genggam dan pisau juga berhasil disita. Tindakan ini menunjukkan bahwa pihak berwenang bersikap tegas dalam mengatasi penyalahgunaan barang terlarang di lingkungan penjara. Decky menyebut bahwa hasil dari semua operasi akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan kebijakan pemasyarakatan.
Important News - Kebakaran juga terjadi di area Lapas Kerobokan pada Selasa (26/3), sekitar pukul 16.00 Wita. Meski terpisah dari operasi narkoba, kejadian tersebut memperkuat urgensi tindakan pemeriksaan rutin untuk mencegah risiko yang lebih besar. Tim pemadam kebakaran dan polisi langsung bekerja sama memadamkan api.
"Kebakaran menjadi penanda bahwa pengawasan di lapas harus terus ditingkatkan, baik untuk keamanan maupun pencegahan penyelundupan barang ilegal," imbuh Decky.
Proses Pemeriksaan dan Pengembangan Kasus
Ditjenpas melanjutkan proses pemeriksaan setelah temuan barang bukti. Tim investigasi akan memeriksa keberadaan narkoba dan miras secara menyeluruh, termasuk menyita alat komunikasi seperti handphone untuk memperkuat bukti. Decky menjelaskan bahwa operasi ini tidak hanya fokus pada barang terlarang, tetapi juga menguji efektivitas pengawasan di dalam lapas.
Important News - Pemeriksaan tersebut dilakukan sejak dini hari hingga siang hari, melibatkan beberapa tim dari instansi terkait. Tim Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas juga turut serta, sehingga penegakan hukum lebih terstruktur. Hasil operasi akan dipublikasikan setelah semua data dikumpulkan dan dianalisis.