Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Key Discussion: Pererat Sinergi, Polda Sulsel dan Pemkot Makassar Salurkan Bantuan di Pulau Lanjukang

Published Juni 20, 2026 · Updated Juni 20, 2026 · By Anthony Taylor

Key Discussion: Polda Sulsel dan Pemkot Makassar Pererat Sinergi, Bantu Warga Pulau Lanjukang

Key Discussion - Pada hari Sabtu, 20 Juni 2024, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dan Pemerintah Kota Makassar melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan di Pulau Lanjukang sebagai bentuk pereratan sinergi antara institusi keamanan dan pemerintah daerah. Acara ini diadakan dalam rangka perayaan Hari Bhayangkara ke-80 Polri, yang mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", dan menegaskan komitmen kedua pihak dalam mendorong kesejahteraan warga pulau-pulau terpencil.

Pengembangan Sinergi untuk Kepulauan Terluar

Pulau Lanjukang, yang terletak di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Makassar, menjadi pusat perhatian karena masyarakatnya menghadapi tantangan aksesibilitas dan keterbatasan fasilitas. Dengan jumlah 26 kepala keluarga dan sekitar 82 penduduk, mayoritas warga pulau berprofesi sebagai nelayan dan pelaku wisata. Kehadiran Polda Sulsel dan Pemkot Makassar dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat kebersamaan dan memastikan layanan publik merata.

Dalam Key Discussion ini, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian terhadap kehidupan masyarakat kepulauan. "Kolaborasi ini penting untuk membangun ketahanan hidup warga pulau terluar," tambahnya. Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan pemerintah daerah adalah bagian dari program kegiatan sosial yang berkelanjutan.

"Key Discussion ini tidak hanya tentang bantuan sementara, tetapi juga tentang pembentukan kelembagaan yang lebih kuat untuk keberlanjutan program," ujar Munafri Arifuddin. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus diadakan, khususnya selama bulan Ramadan yang menjadi momen penting bagi masyarakat.

Penyaluran Bantuan Kemanusiaan dan Sosial

Pemkot Makassar menyumbang bantuan berupa genset, pompa air, dan sembako untuk warga Pulau Lanjukang. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Makassar, sementara Kapolda Sulsel menyerahkan paket sembako sebagai bagian dari perayaan Hari Bhayangkara. Kedua pihak sepakat bahwa bantuan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.

Key Discussion ini juga melibatkan kerja bakti yang dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Wakapolda Sulsel Gidion Arif Setyawan, Kapolrestabes Makassar Arya Perdana, dan Sat Polairud Polres Tanah Laut. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada nelayan Desa Muara Asam-Asam dan Desa Sungai Rasau. "Bantuan ini adalah bentuk perwujudan dari komitmen Polri untuk masyarakat," tambah Kapolda Djuhandhani.

Kerja bakti di Pulau Lanjukang tidak hanya memperkuat hubungan antara institusi dan warga, tetapi juga memperbaiki infrastruktur lokal. Selain alat-alat listrik, bantuan berupa bahan makanan dan peralatan rumah tangga menjadi prioritas. Djuhandhani menekankan bahwa pereratan sinergi antara Polda Sulsel dan Pemkot Makassar adalah kunci dalam mengatasi tantangan kehidupan di kepulauan.

Peran Bantuan dalam Mendukung Pendidikan dan Kesehatan

Key Discussion di Pulau Lanjukang juga memperhatikan aspek pendidikan dan kesehatan. Warga pulau harus menyeberang ke Pulau Langkai untuk bersekolah, sehingga akses pendidikan menjadi tantangan utama. Bantuan yang diberikan, di antaranya alat bantu belajar dan perlengkapan sekolah, diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan. "Key Discussion ini juga fokus pada keberlanjutan pendidikan warga pulau," terang Munafri Arifuddin.

Sementara itu, dalam Key Discussion yang sama, Pemkot Makassar turut memberikan bantuan kemanusiaan sebesar Rp500 juta untuk korban bencana di Sumatera Barat. Bantuan ini difokuskan di Kecamatan Batang Anai dan Lubuk Alung, dan menjadi bukti kepedulian daerah Makassar terhadap wilayah lain yang terkena musibah. "Sinergi antar daerah harus terus dijaga, baik dalam bantuan lokal maupun nasional," tambah Djuhandhani.

Dengan adanya Key Discussion yang berkelanjutan, harapan masyarakat pulau terpencil semakin tinggi. Bantuan ini dianggap sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan, menjaga kestabilan sosial, dan memperkuat posisi pemerintah dalam membangun wilayah kepulauan. "Key Discussion ini memperlihatkan komitmen kedua institusi untuk mempererat hubungan dan membangun kesejahteraan bersama," tutur salah satu tokoh masyarakat setempat.