Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Key Strategy: BI Dorong Percepatan Investasi Sulawesi Utara, Kunci Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Published Mei 24, 2026 · Updated Mei 24, 2026 · By Mark Martin

Key Strategy: BI Dorong Percepatan Investasi Sulawesi Utara untuk Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Key Strategy - Berfokus pada Key Strategy, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara mengusung inisiatif yang bertujuan mempercepat aliran investasi ke daerah tersebut sebagai pilar utama peningkatan pertumbuhan ekonomi. Dalam Forum Dedicated Team Meeting (DTM) Sulut 2026, BI menyampaikan bahwa strategi ini sangat vital untuk mendukung keberlanjutan pembangunan dan mengatasi tantangan yang dihadapi Sulawesi Utara dalam mencapai kestabilan ekonomi. Kepala BI Sulut, Joko Supratikto, menekankan bahwa investasi harus menjadi bagian integral dari kebijakan daerah, mengingat peran kritisnya dalam memperkuat daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

Peran Investasi dalam Pemulihan Ekonomi Regional

Dalam era ketidakpastian global, investasi menjadi alat efektif untuk mempercepat pemulihan ekonomi Sulawesi Utara. Joko Supratikto menyampaikan bahwa Key Strategy ini perlu diterapkan dengan konsisten, karena pertumbuhan ekonomi daerah kini bergantung pada ekspansi sektor-sektor yang memiliki potensi tinggi, seperti pariwisata, pertanian, dan manufaktur. Data Triwulan I 2026 menunjukkan bahwa Pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) Sulut hanya mencapai 3,25 persen, sementara rata-rata nasional mencapai 4,10 persen. Angka ini memicu kebutuhan untuk Key Strategy yang lebih agresif dalam menarik investasi.

"Peningkatan investasi adalah Key Strategy yang menjadi penggerak utama untuk memastikan Sulawesi Utara tidak tertinggal dalam pertumbuhan nasional," ujar Joko Supratikto dalam sidang tersebut.

Menurutnya, investasi tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan infrastruktur dan akses ke teknologi yang penting bagi ekonomi lokal.

Langkah-Langkah BI untuk Mendorong Investasi Berkualitas

Berangkat dari Key Strategy tersebut, BI telah merancang tiga langkah utama untuk memastikan investasi berjalan optimal. Pertama, penguatan kerangka kebijakan fiskal daerah agar anggaran bisa dialokasikan lebih tepat sasaran, termasuk mempercepat proses pengambilan keputusan. Kedua, meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempermudah akses ke dana dan mengurangi birokrasi yang menghambat penanaman modal. Ketiga, memastikan investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak nyata, seperti pengembangan sektor unggulan daerah dan peningkatan nilai tambah bagi produk lokal.

Strategi ini terutama direncanakan untuk menjawab tantangan ekonomi yang dihadapi Sulawesi Utara, termasuk tingkat inflasi yang masih tinggi dan fluktuasi harga komoditas global. Joko Supratikto menyatakan bahwa Key Strategy yang diusung BI tidak hanya fokus pada volume investasi, tetapi juga pada kualitas dan keberlanjutan, agar hasilnya dapat dirasakan secara bertahap oleh masyarakat luas.

Keseimbangan Antara Regulasi dan Inisiatif Swasta

BI juga menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara. Dalam konteks Key Strategy, pemerintah daerah harus menciptakan lingkungan bisnis yang menarik, seperti memperbaiki kebijakan investasi dan menawarkan insentif yang kompetitif. Kebijakan ini juga dirancang untuk meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong transisi ke model ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Sulawesi Utara, dengan kekayaan sumber daya alam dan potensi pariwisata yang besar, dinilai memiliki peluang besar untuk menarik investasi dari dalam maupun luar negeri. Joko Supratikto menyatakan bahwa Key Strategy ini perlu didukung oleh kebijakan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan pengembang sektor kritis seperti energi terbarukan dan teknologi informasi. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi daerah bisa menjadi kekuatan yang menggerakkan provinsi lain di Indonesia.

"Key Strategy ini merupakan kunci untuk mengubah Sulawesi Utara menjadi pusat pertumbuhan yang tidak hanya menyentuh angka, tetapi juga menciptakan perubahan yang berkelanjutan," tutur Joko Supratikto.

Ia menambahkan bahwa dukungan BI dalam bentuk pemantauan kebijakan dan bimbingan teknis akan menjadi penopang penting bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan visi tersebut.

Harapan untuk Masa Depan Ekonomi Sulawesi Utara

Dengan implementasi Key Strategy yang lebih kuat, BI optimis bahwa Sulawesi Utara dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih signifikan. Kepala BI Sulut menyoroti bahwa peningkatan investasi akan membuka peluang baru untuk memperkuat ekosistem ekonomi, termasuk memperluas kegiatan usaha mikro dan kecil, yang seringkali menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Selain itu, Key Strategy ini juga akan mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing Sulawesi Utara di tingkat nasional.

BI berharap bahwa kolaborasi antara institusi keuangan, pemerintah daerah, dan investor akan membentuk momentum pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang lebih cepat dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan Key Strategy dan kebijakan yang didukung data ekonomi, daerah ini diharapkan mampu menjadi contoh sukses dalam mengelola investasi untuk keuntungan jangka panjang.