Key Strategy: Danantara Beli Saham GoTo, Pandu Sjahrir Sebut Demi Potensi Cuan
Key Strategy: Danantara Meningkatkan Investasi di GoTo untuk Potensi Cuan
Key Strategy – Danantara, melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara, melakukan langkah strategis baru dengan memperkuat kepemilikan saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Menurut Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, ini merupakan bagian dari Key Strategy perusahaan dalam mengembangkan ekosistem bisnis digital. Keputusan tersebut diambil setelah analisis mendalam terhadap pertumbuhan sektor teknologi dan peluang investasi jangka panjang.
“Key Strategy kami berfokus pada peningkatan nilai saham yang memiliki potensi cuan tinggi, termasuk GoTo. Kami melihat bahwa perusahaan ini memiliki fondasi kuat dalam ekonomi digital, sehingga bisa menjadi pilihan strategis untuk investasi berkelanjutan,”
Langkah Danantara ini sejalan dengan perencanaan jangka panjang untuk diversifikasi portofolio investasi. Pandu menjelaskan bahwa keputusan membeli saham GoTo bukan hanya untuk memperoleh keuntungan finansial, tetapi juga untuk mendukung inovasi dan transformasi digital di Indonesia. “Kami akan terus mengevaluasi peluang strategis berdasarkan Key Strategy yang telah kami tetapkan,” tambahnya.
GoTo Catatkan Laba Pertama sejak Berdiri
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencapai milestone penting dengan mencatatkan laba bersih Rp171 miliar pada kuartal I 2026. Ini adalah pertama kalinya sejak perusahaan didirikan, menunjukkan kematangan ekosistem bisnis digital yang telah mereka bangun. Laba tersebut berasal dari pengoptimalan operasional dan peningkatan efisiensi dalam layanan Gojek serta Tokopedia.
“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa GoTo mampu menciptakan nilai tumbuh yang signifikan, sesuai dengan Key Strategy kami dalam menciptakan keuntungan berkelanjutan. Kami berharap investasi dari Danantara bisa mendukung pertumbuhan ini lebih lanjut,”
Pada tahun 2024, pendapatan dari kuartal yang sama mencapai sekitar Rp690 miliar, dengan peningkatan 75% dibandingkan tahun sebelumnya. GoTo juga terus memperluas keberadaannya dengan menyediakan dana hingga Rp110 miliar untuk mendukung 400.000 mitra di platform Gojek. Hans Patuwo, Direktur Utama Grup GoTo, menegaskan bahwa peningkatan laba merupakan hasil dari strategi yang konsisten.
Proyek Strategis Danantara
Danantara Indonesia, sebagai lembaga investasi strategis, terus mengembangkan berbagai proyek yang diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu proyek yang sedang dikaji adalah PSEL Palembang, yang bertujuan mengubah sampah menjadi energi listrik sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Proyek ini diharapkan menjadi bagian dari Key Strategy dalam mengintegrasikan teknologi dengan keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, Danantara juga fokus pada pembangunan infrastruktur industri seperti brass mill dan brass cups dengan kapasitas produksi 10.000 ton per tahun. Pandu Sjahrir menambahkan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga mengembangkan ekosistem BUMN yang kompetitif. “Kami ingin memastikan Key Strategy ini memberikan dampak luas pada perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Proyek-proyek strategis tersebut dianalisis secara mendalam, termasuk dampak sosial-ekonomi dan potensi pengembalian investasi. Danantara berkomitmen untuk memilih proyek yang mampu menciptakan nilai tambah jangka panjang, sesuai dengan visi transformasi digital yang mereka pegang.
Perspektif Investasi di Sektor Teknologi
Menurut Pandu Sjahrir, sektor teknologi masih menjadi salah satu prioritas dalam Key Strategy Danantara. “Kami percaya bahwa investasi di perusahaan-perusahaan digital seperti GoTo akan memberikan hasil yang menguntungkan dalam jangka panjang,” jelasnya. Tidak hanya itu, ia juga menyoroti peran GoTo dalam mendukung ekonomi berbasis platform, yang kini menjadi tren global.
Danantara melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek, termasuk potensi pertumbuhan, kestabilan pendapatan, dan strategi bisnis perusahaan. Keputusan membeli saham GoTo didasarkan pada analisis yang menyeluruh, termasuk peningkatan keuntungan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai bagian dari Key Strategy, Danantara juga memantau dinamika pasar global untuk memastikan keputusan investasi tetap relevan. Dengan pendapatan yang terus meningkat, GoTo dianggap sebagai pilihan yang matang untuk memperkuat posisi Danantara di sektor teknologi.