Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Key Strategy: Kelakar Prabowo saat Zulhas Salah Sebut Nama Desa: Perlu Direshuffle Enggak Kira-Kira?

Published Mei 25, 2026 · Updated Mei 25, 2026 · By Michael Gonzalez

Prabowo Lakukan Kelakar Saat Zulhas Salah Sebut Nama Desa: Perlu Direshuffle?

Key Strategy - Saat memberikan sambutan dalam acara Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan, Kebumen, Jawa Tengah, pada 23 Mei 2026, Presiden Prabowo Subianto memulai dengan ucapan terima kasih atas undangan ke kegiatan tersebut. Namun, dalam kesempatan itu, ia sempat membuat kesalahan saat menyebut nama desa yang dikunjungi, menciptakan momen yang bisa dibilang lucu dan menarik perhatian publik.

Momen Kesalahan dan Reaksi Publik

"Jadi terima kasih saya diundang kesini Desa Karangduwur. Sini, sini Apa?," ujar Prabowo sambil memanggil salah satu warga, seperti terekam dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden, Senin (25/5).

Seorang warga yang dipanggil memperbaiki kesalahan tersebut dengan menyebutkan "Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan." Mendengar perbaikan dari warga, Prabowo kemudian berkelakar tentang kebutuhan reshuffle kabinet terhadap Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). "Kecamatan Petanahan, Desa Tegalretno, waduh ini Menko tadi salah nama. Perlu direshuffle enggak kira-kira? Jangan? Untung rakyat sayang sama kamu. Matur nuwun, minta maaf," kelakar Prabowo.

Kontribusi Key Strategy dalam Pengembangan Ekonomi

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menjelaskan bahwa undangan ke acara tersebut berasal dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Ia menyebutkan bahwa pejabat tidak perlu mengungkapkan detail kecil seperti nama desa, karena rakyat yang seharusnya memahami. Namun, hal ini menjadi bagian dari Key Strategy dalam membangun kemitraan antara pemerintah dan masyarakat.

Key Strategy dalam kepemimpinan Prabowo terlihat dari cara ia menyampaikan pesan kebijakan melalui interaksi langsung dengan warga. Dalam acara tersebut, ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam program pemberdayaan ekonomi, seperti pengembangan tambak udang. "Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan profesional peserta, tetapi juga menanamkan nilai kepemimpinan dan integritas," ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa Key Strategy dalam pemerintahannya berfokus pada keterbukaan informasi dan keterlibatan langsung dengan warga. Ia menjelaskan bahwa tidak terlambat hadir karena baru kembali dari Amerika, di mana ia sempat menghadap Jokowi. "Ini bagian dari Key Strategy, kita harus selalu mendengarkan suara rakyat dan memperbaiki kesalahan," tambahnya.

Kelakar Prabowo tentang reshuffle kabinet juga menjadi simbol Key Strategy dalam mengelola dinamika politik. Ia menyebutkan bahwa kebijakan pemerintahan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam hal pengambilan keputusan. "Kita harus responsif dan siap melakukan perubahan jika diperlukan," ujarnya, menunjukkan sikap adaptif yang menjadi bagian dari strategi kepemimpinannya.

Saat acara berlangsung, seorang penambak melempar jaring ke tambak, dan tangkapan mulai terlihat. Prabowo memberikan tepuk tangan menyambut proses panen tersebut, menegaskan pentingnya keterlibatan langsung dalam mengembangkan sektor pertanian dan perikanan. "Ini bagian dari Key Strategy, kita harus mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat melalui kegiatan langsung," katanya.

Key Strategy dalam kepemimpinan Prabowo juga mencakup pengembangan kebijakan nasional. Ia menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras dan jagung, serta menargetkan swasembada daging dalam empat hingga lima tahun ke depan. Selain itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menguji sampel bahan bakar dari 12 lokasi untuk memverifikasi spesifikasi BBM terbarukan, yang merupakan bagian dari Key Strategy dalam transformasi energi nasional.