Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Key Strategy: ULM Buka Jalur Khusus Disabilitas dan Hafiz untuk Seleksi Mandiri 2026

Published Mei 31, 2026 · Updated Mei 31, 2026 · By Michael Jackson

Key Strategy ULM Buka Jalur Khusus untuk Seleksi Mandiri 2026

Key Strategy - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengumumkan peluncuran jalur khusus bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas dan pemegang prestasi keagamaan, sebagai bagian dari Key Strategy mereka dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi. Ini merupakan langkah penting untuk menciptakan sistem seleksi yang lebih inklusif dan adaptif terhadap berbagai kebutuhan peserta. Berita ini disampaikan dari Banjarmasin, kota yang menjadi pusat pendidikan ULM, mengisyaratkan komitmen kampus untuk mendorong kesetaraan dalam pendidikan sejak tahap seleksi.

Langkah Inklusif dalam Pendidikan Tinggi

ULM mengambil langkah konkret dalam membangun lingkungan akademik yang ramah untuk semua kalangan. Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Humas, dan Sistem Informasi ULM, Yusuf Azis, menjelaskan bahwa Key Strategy ini bertujuan memastikan bahwa calon mahasiswa dengan kebutuhan khusus atau kemampuan unggul dalam hafalan Al-Qur'an tetap memiliki kesempatan yang setara. Kebijakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemenuhan kebutuhan pendidikan masyarakat luas.

“Jalur khusus ini merupakan bagian dari visi ULM sebagai institusi yang mampu menyesuaikan proses seleksi dengan kebutuhan peserta,” ungkap Yusuf Azis.

Proses ini dirancang agar tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga mengakomodasi keunikan individu yang mungkin tidak terwakili dalam sistem konvensional.

Detil Seleksi dan Persyaratan

Untuk peserta disabilitas, ULM menyediakan pendampingan khusus selama ujian tulis mandiri berbasis komputer (UTMBK), termasuk fasilitas pendukung seperti alat bantu dan modifikasi lingkungan ujian. Sementara itu, penghafal Al-Qur'an harus menjalani ujian lisan yang menguji kemampuan hafalan secara langsung, sekaligus menyerahkan sertifikat resmi dari lembaga keagamaan yang terakreditasi. Yusuf Azis menambahkan bahwa Key Strategy ini memastikan standar akademik tetap terjaga, sekaligus memberikan ruang bagi ekspresi bakat unik calon mahasiswa.

Sebagai bagian dari Key Strategy, ULM juga membuka jalur mandiri yang jumlah kuotanya mencapai 3.405 orang, menunjukkan komitmen kampus untuk menerima peserta dari berbagai latar belakang. Selain itu, kampus ini menyiapkan berbagai beasiswa, termasuk dari PT Bayan Peduli dan ADik Disabilitas, guna mendukung partisipasi peserta yang membutuhkan bantuan finansial.

Kemitraan dan Penyesuaian Sistem

Peluncuran jalur khusus ini juga didukung oleh kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keagamaan dan organisasi pendidikan inklusif. Yusuf Azis menekankan bahwa Key Strategy ULM tidak hanya berfokus pada akses, tetapi juga pada pengembangan potensi peserta secara holistik. Dengan menyesuaikan mekanisme seleksi, kampus ini ingin memastikan bahwa para calon mahasiswa bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya tanpa hambatan.

ULM telah menyiapkan pelatihan dan bimbingan khusus bagi peserta jalur disabilitas dan hafiz, agar mereka bisa mengikuti proses seleksi dengan optimal. Key Strategy ini juga menjadi contoh bagaimana pendidikan tinggi bisa menjadi lebih responsif terhadap keberagaman masyarakat, sekaligus menjaga kualitas pendidikan yang diberikan.

Peran Ramadhan dalam Implementasi

Selama Ramadhan 2026, ULM mengamati keberhasilan ratusan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Bandung Raya dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur'an Braille, yang menjadi bukti nyata efektivitas Key Strategy dalam pendidikan inklusif. Ini menunjukkan bahwa ULM tidak hanya mengembangkan kebijakan, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam mencapai tujuan tersebut.

Menurut Yusuf Azis, pendekatan ini menggabungkan nilai-nilai keagamaan dengan inovasi pendidikan modern. Dengan menambahkan jalur mandiri, ULM berharap bisa menciptakan sistem yang lebih adil, sekaligus menginspirasi kampus lain untuk mengadopsi pendekatan serupa. Key Strategy ini juga menjadi bagian dari upaya nasional dalam memajukan pendidikan inklusif di Indonesia.

Peluang Masa Depan untuk Pemenuhan Kebutuhan

Dengan 73 program studi yang sudah terakreditasi A atau status Unggul, ULM memberikan pilihan beragam bagi calon mahasiswa. Key Strategy mereka dalam seleksi mandiri 2026 tidak hanya memperluas akses, tetapi juga memastikan bahwa kualitas pendidikan tetap terjaga. Yusuf Azis menjelaskan bahwa kampus ini terus berupaya untuk menyesuaikan kebutuhan setiap peserta, baik secara fisik maupun intelektual.