Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Program: Bupati Bulukumba Ungkap Wisata Tebing Apparalang Belum Berizin, Pengelolaan Bakal Diambil Alih Pemkab Usai Wisatawan Meninggal

Published Juni 9, 2026 · Updated Juni 9, 2026 · By Anthony Taylor

Bupati Bulukumba Umumkan Program Terbaru: Wisata Apparalang Akan Diambil Alih Pemkab Setelah Wisatawan Meninggal

Latest Program

Latest Program - Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, dikenal sebagai Andi Utta, mengungkapkan bahwa kawasan wisata tebing Apparalang belum memiliki izin pengelolaan resmi dari pemerintah kabupaten. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa lokasi tersebut dikelola oleh sebuah yayasan yang dipimpin oleh kepala desa setempat, tetapi belum memenuhi persyaratan administratif. "Kami akan mengambil alih pengelolaan wisata Apparalang sebagai bagian dari program Latest Program untuk meningkatkan keselamatan wisatawan," tegas Andi Utta dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/6).

“Pengambilalihan ini dilakukan setelah terjadi kecelakaan yang menyebabkan satu wisatawan meninggal dunia. Kami berkomitmen untuk memastikan semua fasilitas di kawasan wisata beroperasi sesuai standar yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Detail Kecelakaan di Wisata Apparalang

Dalam kejadian yang menimbulkan kejutan, seorang remaja berusia 17 tahun bernama Elmi Febrianti terjatuh dari tebing dan terbawa oleh ombak saat berwisata di Apparalang. Tim SAR setempat melakukan penyelaman intensif sebelum akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal. Kecelakaan ini memicu reaksi cepat dari Pemkab Bulukumba, yang segera menyatakan rencana pengambilalihan pengelolaan wisata sebagai langkah penegakan aturan. Kebijakan ini menjadi bagian dari Latest Program untuk memperkuat pengawasan di sektor pariwisata.

“Program Latest Program ini bertujuan menegaskan kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan wisata. Kami akan meninjau ulang seluruh proses pemberdayaan masyarakat di sekitar Apparalang,” kata Andi Utta saat memberikan penjelasan lebih lanjut.

Keselamatan Wisatawan Jadi Prioritas Utama

Pemkab Bulukumba menyatakan bahwa tindakan ambil alih ini dilakukan untuk memperbaiki tata kelola dan standar keselamatan wisata. "Kami akan menyediakan fasilitas seperti jembatan pengaman, petunjuk arah, dan pengawasan terpadu agar risiko terhadap pengunjung berkurang," jelasnya. Langkah ini juga sejalan dengan inisiatif pemerintah daerah dalam memastikan semua destinasi wisata beroperasi secara legal dan terstruktur. Sebagai bagian dari Latest Program, rencana pengambilalihan ini diharapkan dapat mencegah kecelakaan serupa di masa depan.

Konteks Kebijakan Pemkab dalam Penegakan Aturan

Kecelakaan di Apparalang tidak terlepas dari ketidakberizinannya. Bupati menyebutkan bahwa yayasan pengelola memang berupaya memberikan layanan, tetapi belum memperoleh izin dari dinas pariwisata. "Dalam rangka memperkuat program Latest Program, kami tidak hanya mengambil alih pengelolaan, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap seluruh prosedur pengelolaan," terang Andi Utta. Ini menjadi tindakan tegas dari Pemkab Bulukumba untuk menegakkan prinsip keselamatan dan keamanan bagi pengunjung.

Langkah Penegakan Aturan di Wilayah Lain

Sebelumnya, Pemkab Bulukumba juga menegaskan komitmen terhadap penegakan aturan di berbagai destinasi wisata. Misalnya, dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah setempat telah menutup sementara wisata di Sembalun, NTB, karena adanya pengerukan bukit secara ilegal. Langkah serupa diambil untuk mencegah kecelakaan akibat ketidakamanan di lokasi. "Ini adalah bagian dari program Latest Program yang menyebar ke berbagai wilayah sekaligus," kata Andi Utta. Ia menekankan bahwa pengambilalihan Apparalang adalah contoh nyata upaya Pemkab Bulukumba memastikan pariwisata berjalan aman dan berkelanjutan.

Respons Masyarakat dan Harapan ke Depan

Para pemangku kepentingan, termasuk masyarakat setempat, menyambut baik kebijakan pengambilalihan pengelolaan wisata. "Kami berharap program Latest Program ini tidak hanya mengatasi masalah Apparalang, tetapi juga menjadi contoh untuk destinasi lain," ujar salah satu warga desa. Meski ada perubahan dalam struktur pengelolaan, Pemkab Bulukumba berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam pengembangan wisata. "Kami akan memberikan pelatihan dan bantuan teknis agar komunitas lokal tetap terlibat dalam program ini," jelas Andi Utta.

Kesiapan Pemkab untuk Menegakkan Regulasi

Menurut informasi terkini, Pemkab Bulukumba telah mempersiapkan tim khusus untuk mengawasi proses pengambilalihan wisata Apparalang. Tim ini akan memastikan transisi berjalan lancar tanpa mengganggu kegiatan wisata yang berlangsung. "Kami juga sedang merancang sistem pengawasan berkelanjutan sebagai bagian dari Latest Program," terang bupati. Dengan langkah ini, ia berharap kawasan Apparalang dapat menjadi destinasi yang lebih aman dan menarik bagi wisatawan.