Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Program: Drama Playoff IBL 2026: Pelita Jaya Kalahkan RANS 84-82 di Laga Perdana

Published Mei 25, 2026 · Updated Mei 25, 2026 · By Mark Martin

Latest Program: Pelita Jaya Kalahkan RANS 84-82 di Playoff IBL 2026

Latest Program - Dalam rangkaian Latest Program IBL 2026, Pelita Jaya Jakarta menunjukkan performa yang menegangkan dalam pertandingan pembuka babak gugur melawan RANS Simba Bogor, dengan skor 84-82. Hasil ini menggarisbawahi ketatnya persaingan di kompetisi basket tertinggi Indonesia dan menegaskan pentingnya strategi serta mental para pemain dalam laga penentu.

Laga Sengit di Gimnasium IPB

Pertandingan berlangsung seru di Gimnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor, pada Minggu, 24 Mei 2026. Para pemain menunjukkan intensitas luar biasa, dengan pertukaran poin yang sangat dinamis. Pelita Jaya, sebagai tim unggulan pertama, sempat memimpin kuarter pertama dengan skor 14-7, tetapi RANS Simba membuktikan ketangguhan mereka dengan mengejar ketertinggalan hingga menyamakan kedudukan 26-26. Atmosfer pertandingan terasa penuh antusiasme, dengan penonton yang terus bersemangat sepanjang pertandingan.

Kontribusi Pemain Inti dan Komentar dari Coach

Kemenangan Pelita Jaya didukung oleh penampilan gemilang pemain inti seperti Perrin Buford dan Andakara Prastawa Dhyaksa, yang berperan krusial dalam mengatur alur pertandingan. Perrin Buford, misalnya, menorehkan angka penting di menit akhir, sementara Dhyaksa menunjukkan ketangkasan dalam mengatur serangan tim. Coach Pelita Jaya, Irfan Bachdim, memberikan apresiasi terhadap kekompakan tim dan kemampuan individu yang saling mendukung. "Kemenangan ini hasil dari kerja keras semua pemain dan dukungan penggemar," ujarnya.

Di sisi lain, RANS Simba menunjukkan keberanian dalam menghadapi lawan yang dianggap lebih unggul. Meski kalah, mereka berhasil mengurangi defisit poin hingga tiga angka di kuarter keempat, yang menegaskan bahwa pertandingan akan berlangsung dramatis. Performa kolektif dari pemain RANS, khususnya dalam menit-menit kritis, memperlihatkan potensi besar mereka sebagai pesaing dalam babak gugur.

"Pertandingan ini adalah contoh klasik tentang bagaimana permainan bisa berubah drastis di menit akhir. Pelita Jaya pantas diapresiasi atas kekonsistenan mereka, tapi RANS juga memperlihatkan kualitas tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata," kata komentator basket yang hadir di laga tersebut.

Sementara itu, penonton tuan rumah menjadi faktor pendorong utama bagi Pelita Jaya. Tekanan dari pendukung lokal mendorong para pemain untuk tetap fokus dan tidak tergoyahkan meski RANS mengejar ketertinggalan di kuarter ketiga. Permainan berjalan sangat ketat, dengan perbedaan skor hanya satu angka di kuarter pertama, dua angka di kuarter kedua, dan hampir tak terdeteksi di kuarter ketiga.

Babak keempat menjadi pembeda. Dengan skor 82-82, Pelita Jaya akhirnya meraih keunggulan melalui jump shot Perrin Buford. Kemenangan ini memberi mereka keuntungan signifikan di babak best of three, sementara RANS Simba harus menunggu pertandingan kedua untuk memperbaiki performa mereka. "Ini adalah kemenangan yang menggembirakan, tapi kita tahu pertandingan akan semakin menarik di laga berikutnya," tambah salah satu pendukung RANS yang hadir.

Kemenangan pertama Pelita Jaya dalam Latest Program IBL 2026 memberikan dorongan moral besar bagi tim Jakarta. Dengan kedudukan ini, mereka kini berada di puncak klasemen hingga pekan ke-12. Namun, RANS Simba tidak akan mudah dikalahkan. Jika tim Bogor mampu membalas kekalahan, pertandingan akan berlanjut ke gim ketiga yang dijadwalkan pada 28 Mei 2026. Keseruan dan ketegangan dalam setiap laga playoff menjadi jaminan bahwa IBL 2026 akan menghadirkan pertunjukan menarik sepanjang musim kompetisi.