Uncategorized
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Uncategorized

Latest Program: Menteri Israel Kesal Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina Saat Perayaan Barcelona Juara

David Gonzalez ⏱ 2 min read

Menteri Pertahanan Israel Mengeluh Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina Saat Barcelona Juara

Latest Program – Pemain Barcelona berusia 18 tahun, Lamine Yamal, menjadi perhatian setelah terlihat santai mengibarkan bendera Palestina saat parade juara klub. Aksi ini terjadi pada Senin lalu, saat tim Catalan memperingati kemenangan mereka di Liga Spanyol ke-29. Video yang menunjukkan momen itu segera viral di media sosial, memicu reaksi dari berbagai pihak.

Israel Kesal dan Minta Barcelona Mengecam

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengecam tindakan Yamal dan meminta klub tersebut “mengecam” pemain muda itu. Ia menulis di platform X, “Yamal memilih menghasut melawan Israel dan mendorong kebencian saat tentara kami melawan kelompok teroris Hamas.” Pernyataan Katz muncul setelah video Yamal memegang bendera Palestina di bus parade beredar luas.

“Yamal memilih menghasut melawan Israel dan mendorong kebencian saat tentara kami sedang melawan kelompok teroris Hamas,” tulis Katz di X, seperti dilansir Quds Network, Jumat (15/5).

Di sisi lain, Perdana Menteri Spanyol mendukung Yamal, menyatakan bahwa tindakan pemain tersebut adalah ekspresi solidaritas terhadap Palestina, yang dirasakan oleh jutaan warga Spanyol. Ia menegaskan, “Mereka yang menganggap mengibarkan bendera sebuah negara sebagai ‘hasutan kebencian’ telah kehilangan akal sehat atau dibutakan oleh kehinaan mereka sendiri.”

Perayaan Barcelona juara dilakukan sehari setelah kemenangan 2-0 atas Real Madrid di El Clásico. Namun, Yamal absen dalam pertandingan Minggu lalu karena cedera, tetapi tetap ikut dalam parade keesokan harinya. Momen ini dianggap sebagai simbol dukungan terhadap rakyat Palestina, yang juga menjadi sorotan di banyak kota global dalam dua setengah tahun terakhir.

Reaksi dari Berbagai Pihak

Para pendukung Barcelona, termasuk kelompok Barcamania Israel, menyebut tindakan Yamal “bodoh dan tidak bertanggung jawab,” serta mengajukan keluhan kepada klub. Namun, tim suporter itu juga mengunggah tanggapan resmi dari Barcelona, menyatakan bahwa momen tersebut “tidak dimaksudkan untuk menyampaikan pernyataan politik.”

“Terima kasih, Lamine Yamal. Dari Gaza, kamu dicintai lebih dari yang kamu bayangkan,” tulis Muhammed Akram, mahasiswa Palestina di Gaza.

Yamal, yang memiliki 44,2 juta pengikut di Instagram, juga membagikan foto dirinya memegang bendera Palestina di akun pribadinya. Unggahannya mendapat 5,3 juta tanda suka dan lebih dari 100 ribu kali dibagikan. Penulis dan penyair Palestina, Mosab Abu Toha, mengapresiasi aksi Yamal dengan menulis, “Kami mencintaimu, dari Gaza.”

Para rekan setim seperti Marcus Rashford dan Anwar El Ghazi juga ikut mengomentari tindakan Yamal. Sementara itu, gerakan BDS (Boycott, Divestment, and Sanctions) menyetujui aksi pemain tersebut sebagai bentuk dukungan kemanusiaan.

Kritik Terhadap Yamal dari Pihak Pro-Israel

Berbagai akun media sosial pro-Israel menyerang Yamal, menyebutnya “tidak pantas lagi mengenakan seragam timnas Spanyol.” Ada pula yang menganggap tindakannya cukup untuk menggagalkan peluangnya meraih Ballon d’Or meski tampil luar biasa di klub dan tim nasional.

Bagikan artikel ini