Latest Program: Pemkab Serang Hadirkan 40 Titik Internet Gratis di 29 Kecamatan, Dukung Program “Serang Bahagia”
Latest Program: Pemkab Serang Hadirkan 40 Titik Internet Gratis di 29 Kecamatan, Dukung Program "Serang Bahagia"
Latest Program - Program terbaru yang diperkenalkan oleh Pemerintah Kabupaten Serang adalah pemasangan 40 titik akses internet gratis di 29 kecamatan. Langkah ini menjadi bagian dari inisiatif "Serang Bahagia" yang bertujuan membangun kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan teknologi. Dengan akses internet yang lebih merata, pemerintah berharap mendorong kemajuan ekonomi, pendidikan, dan keterlibatan warga dalam berbagai aktivitas digital.
Program "Serang Bahagia" dan RPJMD 2025-2030
Program "Serang Bahagia" yang diusung oleh pasangan Zakiyah-Najib menjadi dasar untuk mewujudkan inisiatif ini. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menjelaskan bahwa penyediaan internet gratis adalah bagian dari 16 prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030. Tujuan utamanya adalah mengurangi kesenjangan digital, memastikan setiap lapisan masyarakat dapat memanfaatkan teknologi, dan memperkuat keberdayaan ekonomi lokal.
"Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mengurangi kesenjangan digital dan menciptakan kesejahteraan bersama," ujar Bupati Serang dalam wawancara terkini.
Penyediaan Dana dan Proses Pemasangan
Dana untuk 40 titik internet gratis berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Proses pemasangan dilakukan secara bertahap dengan verifikasi lokasi oleh tim lapangan. Setiap titik harus memenuhi syarat seperti ketersediaan listrik, fasilitas perlindungan, dan aspek keselamatan. Dukungan dari berbagai instansi dan masyarakat setempat memastikan program ini dapat berjalan efektif.
Sebagai contoh, beberapa kecamatan seperti Petir, Baros, Bojonegara, dan Kramatwatu sudah bisa menikmati akses internet gratis. Wilayah Serang Timur, khususnya Kecamatan Cikande, masih dalam proses pengujian untuk memastikan layanan berjalan optimal. Pemerintah setempat juga menyiapkan kebijakan pengawasan agar penggunaan internet tetap sesuai tujuan, seperti membatasi akses setelah pukul 24.00 WIB untuk mencegah penyalahgunaan.
Internet gratis ini menjadi sarana penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar. UMKM dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk beriklan secara digital, memperbaiki kualitas produk, atau mempercepat proses transaksi. Selain itu, konten kreator dan warga yang ingin belajar digital juga bisa mengakses berbagai sumber informasi dan pelatihan secara mudah.
Komitmen Pemkab Serang dalam menyelesaikan program digital ini terus meningkat. Pemkab menggandeng berbagai pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan teknologi, untuk memastikan layanan berkelanjutan. Dukungan ini tidak hanya memperkuat infrastruktur digital, tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan produktif, seperti e-commerce, pendidikan online, dan akses layanan publik.
Contoh Program Serupa di Daerah Lain
Sejumlah daerah di Indonesia juga mengambil langkah serupa untuk mendukung digitalisasi. Salah satu contoh adalah program "Gratispol Internet Desa Kaltim" yang meraih penghargaan dalam Apresiasi Konektivitas Digital 2026. Fasilitas internet gratis di Balai Warga RT 11, Kampung Muncul, Kecamatan Setu, menjadi bukti keberhasilan inisiatif serupa di luar Serang.
Sementara itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga menyediakan 48 titik WiFi publik gratis di berbagai ruang terbuka. Fasilitas ini bertujuan meningkatkan literasi digital, memudahkan akses informasi, dan mendukung pembelajaran masyarakat. Program Internet Gratis di 22 desa miskin yang dilaunching oleh Pemkab Sragen menunjukkan bahwa kebijakan serupa sedang diadopsi di berbagai daerah untuk memperluas akses teknologi.