Uncategorized
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Uncategorized

Latest Program: Pertamina Patra Niaga-Indo Sino Oil and Gas Kolaborasi Pemanfaatan Gas untuk Dukung Operasional Kilang

Mary Smith ⏱ 4 min read

Latest Program – Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara sektor hulu dan hilir migas dalam memperkuat rantai pasok energi nasional. Pertamina Patra Niaga bersama Indo Sino Oil and Gas (ISOG) menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) dari sumber Lapangan Karamba Wilayah Kerja (WK) Wain dalam agenda yang berlangsung di Gedung Wisma Mulia SKK Migas, Jakarta, Senin (11/5). Kerja sama ini dilakukan untuk memperkuat keandalan operasional kilang melalui pemenuhan kebutuhan gas bumi guna menunjang proses pengolahan energi di kilang.

Penandatanganan PJBG tersebut akan mendukung operasional Refinery Unit V Balikpapan, salah satu kilang strategis Pertamina di Kalimantan Timur, termasuk proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Melalui kerja sama ini, gas bumi yang bersumber dari Lapangan Karamba WK Wain akan disalurkan hingga tahun 2037 dengan rencana penyaluran dimulai pada 28 Mei 2026. Direktur Niaga Pertamina Patra Niaga, Erwin Suryadi, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara sektor hulu dan hilir migas dalam memperkuat rantai pasok energi nasional.

Menurutnya, dukungan pasokan gas bumi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan operasional kilang agar mampu menghasilkan produk energi yang lebih berkualitas bagi masyarakat. “Momentum ini sangat berharga karena membuktikan bahwa kolaborasi antara hulu dan hilir merupakan sebuah keniscayaan yang harus dibangun bersama. Untuk menghasilkan produk BBM rendah sulfur (low sulfur), dibutuhkan dukungan pasokan gas yang andal.

Melalui kerja sama ini, kami berharap kilang-kilang Pertamina semakin kuat dan mampu menghasilkan produk energi yang lebih berkualitas bagi masyarakat,” ujar Erwin. Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Desti Melani, turut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kerja sama tersebut. Menurut Desti, sinergi antara pelaku usaha hulu migas dan Pertamina Patra Niaga sebagai offtaker atau pihak penyerap hasil produksi gas sangat penting untuk mendukung optimalisasi produksi gas nasional.

"Kami berharap Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga dapat menyerap hasil produksi gas secara optimal, termasuk dari WK Wain, sehingga dapat mendukung target lifting dan penerimaan negara tahun 2026. Kami juga berharap seluruh proses operasional dan upaya yang dijalankan bersama operator, dalam hal ini Indo Sino Oil and Gas, dapat berjalan lancar dan terealisasi dengan baik melalui dukungan seluruh pihak," kata Desti. Pertamina Patra Niaga dan Indo Sino Oil and Gas juga membuka peluang pengembangan kerja sama lanjutan untuk pemanfaatan potensi gas dari Lapangan Mentawir bagi kebutuhan Refinery Unit V Balikpapan dan RDMP Balikpapan.

Melalui langkah ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui pengelolaan pasokan energi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi dilakukan oleh Erwin Suryadi, dan Direktur dan General Manager ISOG, Tang Zhongfu. Prosesi penandatanganan turut disaksikan oleh Desti Melani, Kepala Divisi Komersialisasi Minyak dan Gas Bumi SKK Migas Ufo Budiarius Anwar, Kepala Departemen Komersialisasi Gas Bumi SKK Migas Selvi, serta Buddy Beer selaku President and General Manager Pandawa Prima Lestari sebagai mitra ISOG.

Pertamina Patra Niaga menyatakan kilang-kilang Pertamina mampu mengolah minyak mentah dari Rusia, mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan energi nasional di tengah tekanan global. Kerja sama tersebut juga merupakan bagian dari upaya besar Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional. Pertamina melalui PIEP dan TPDC telah melaksanakan lingkup capability building batch 1 serta kegiatan evaluasi blok hulu yang disepakati oleh Pertamina & TPDC.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjadi solusi energi dan mitra dekarbonisasi utama bagi industri hulu migas. Kerja sama dengan PHE merupakan salah satu upaya Pertagas dalam mengoptimalkan aset eksisting. Menurut Nicke, ENI merupakan salah satu perusahaan migas yang sukses melakukan eksplorasi.

Jika peralihan pemanfaatan LPG 5 kg, 12 kg, maupun 50 kg dapat diganti dengan CNG, maka akan mendukung pemerintah dalam upaya mengurangi subsidi energi. Pertamina Patra Niaga melakukan penandatanganan kerjasama pemenuhan kebutuhan bahan bakar dengan Kementerian PUPR. MoU antara kedua badan usaha milik negara dari Indonesia dan Tiongkok meliputi berbagai kegiatan bisnis, mulai dari hulu, hilir.

Rakhmad menjelaskan sektor ketenagalistrikan akan menjadi penggerak utama pertumbuhan energi nasional. Impor pipa, peralatan strategis, serta keterbatasan teknologi dinilai menghambat Indonesia untuk naik kelas di rantai nilai global. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan minyak mentah Rusia akan segera masuk ke Indonesia, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan energi nasional di tengah gejolak global.

PT Pertamina Patra Niaga menyabet apresiasi atau penghargaan dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency. Aparat Polres Pamekasan berhasil menggagalkan penyelewengan BBM bersubsidi jenis solar sebanyak 1.980 liter di wilayah Pasean, Pamekasan, Jawa Timur, mengungkap modus operandi oknum warga yang merugikan negara. Pemerintah Provinsi Papua Barat serius menyiapkan regulasi pembentukan BUMD guna memaksimalkan Pengelolaan PI Migas 10 Persen, demi peningkatan PAD dan kesejahteraan daerah.

Dua kapal yang dimiliki oleh PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni Pertamina Pride dan Gamnusuro, saat ini terjebak di Selat Hormuz. PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan stok BBM Kalteng aman dan mencukupi, dengan langkah konkret mengatasi antrean panjang di Palangka Raya yang diharapkan segera teratasi. PT PGN, Subholding Gas Pertamina, gencar terapkan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah plastik.

Program ini tak hanya jaga lingkungan, tapi juga ciptakan nilai tambah dan dorong kesadaran masyarakat. Beberapa SPBU Pertamina kini tidak lagi menyediakan bahan bakar jenis Pertalite untuk dijual kepada konsumen. Melalui integrasi ini, proses pencarian dan pendaftaran kandidat menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan.

Fasilitasi penyaluran Solar tersebut telah dilakukan oleh Pertamina sejak mendapatkan mandat.

Bagikan artikel ini