Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Program: Polres OKU Selatan Gencarkan Program Desa Sadar Digital, Perkuat Literasi Masyarakat

Published Mei 24, 2026 · Updated Mei 24, 2026 · By Mark Martin

Polres OKU Selatan Gencarkan Program Desa Sadar Digital, Perkuat Literasi Masyarakat

Latest Program - Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, mengungkapkan bahwa program Desa Sadar Digital yang digagas oleh polres setempat bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi digital. Kegiatan ini secara khusus difokuskan pada kalangan pelajar, agar mereka siap menghadapi berbagai tantangan di era teknologi modern.

Program sebagai Langkah Strategis

Polres OKU Selatan secara aktif memperluas implementasi Program Desa Sadar Digital. Inisiatif ini dirancang untuk memastikan masyarakat, termasuk generasi muda, memiliki pemahaman mendalam tentang penggunaan teknologi. Dengan menekankan pendekatan edukatif, program ini bertujuan menciptakan warga yang mampu memanfaatkan internet secara bijak dan bertanggung jawab.

“Edukasi digital kepada pelajar adalah langkah krusial dalam membentuk generasi muda yang cerdas. Mereka harus dipandu untuk mengenali risiko penggunaan media sosial secara salah,” ujar AKBP I Made Redi Hartana.

Target Penekanan pada Etika Digital

Dalam kegiatan sosialisasi, para siswa diberikan wawasan tentang etika bermedia sosial. Mereka diajarkan cara memilah informasi secara kritis, serta menghindari penyebaran berita palsu dan konten negatif. Hal ini menjadi upaya mencegah terjadinya hoaks dan berbagai ancaman daring.

Para petugas juga menjelaskan berbagai bentuk kejahatan siber, seperti penipuan online dan perundungan digital. Pengetahuan tentang modus-modus tersebut diharapkan memperkuat kewaspadaan masyarakat, khususnya generasi muda. Selain itu, perlindungan data pribadi menjadi bagian penting dari pembekalan ini, karena kerugian akibat penyalahgunaan informasi bisa sangat besar.

Contoh Program di Daerah Lain

Program serupa juga dilakukan oleh instansi lain di Indonesia. Diskominfo Palangka Raya, misalnya, fokus pada literasi digital di SMAN 6 untuk melatih siswa mengenali hoaks dan risiko judi online. Di Temanggung, Dinkominfo menggencarkan inisiatif inovatif guna melindungi Generasi Z dari ancaman dunia maya yang semakin rumit.

Di Serang, Diskominfo mengembangkan agen digital dari kalangan pelajar untuk mengedukasi masyarakat. Sementara Polda Malut mengadakan kegiatan literasi digital di sekolah-sekolah, membekali siswa dengan pengetahuan dan norma etika bermedia sosial. Upaya kolektif dari berbagai pihak dianggap esensial dalam menciptakan ruang siber yang aman dan sehat.

Transformasi digital membutuhkan peningkatan kesadaran masyarakat. Dengan program seperti Desa Sadar Digital, Kapolres OKU Selatan mengungkapkan bahwa edukasi berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan. Seluruh langkah ini sejalan dengan visi pemerintah membangun masyarakat yang adaptif terhadap perubahan teknologi, sekaligus mencegah tindak kejahatan di ranah digital.