Uncategorized
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Uncategorized

Latest Program: Presiden Prabowo: Pemerintah akan Investasi Besar-besaran di Ekonomi Kelautan

Sarah Williams ⏱ 2 min read

Presiden Prabowo: Pemerintah Berencana Melaksanakan Investasi Skala Luas dalam Sektor Ekonomi Biru

Latest Program –

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk mengakselerasi investasi besar-besaran pada bidang ekonomi kelautan, atau yang dikenal sebagai blue economy. Ia menyoroti pentingnya optimisasi potensi sumber daya laut nasional sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, pada Sabtu (9/5).

“Dunia saat ini sangat membutuhkan protein ikan, sehingga pemerintah yang saya pimpin akan fokus mengembangkan perikanan dan kelautan secara masif,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, peluang pengembangan sektor ini harus dimulai dengan memperkuat peran nelayan sebagai basis utama industri perikanan. Ia menekankan bahwa program KNMP bertujuan membuka akses yang lebih baik bagi para nelayan terhadap fasilitas dan sarana yang memadai.

Program KNMP dan Target Perluasan Desa Nelayan

Presiden mengungkapkan rencana pemerintah untuk menyebarkan 1.386 KNMP di seluruh Indonesia pada tahun ini. Target ini diharapkan bisa tercapai seiring berbagai upaya penguatan desa-desa nelayan secara bertahap. “Tahun depan, kita akan menambahkan 1.000 KNMP lagi, dan setiap tahunnya 1.000 unit, hingga seluruh wilayah memiliki 12.000 desa nelayan,” terangnya.

Prabowo juga menyoroti peran koperasi nelayan dalam mengelola kapal ikan yang akan didistribusikan ke para nelayan. “Kita ingin rakyat Indonesia sendiri yang menggarap sumber daya laut, bukan pihak asing,” tambahnya.

Kemitraan dengan Daerah dan Strategi Investasi

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) sedang berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat sektor perikanan lokal dan menyukseskan kesejahteraan warga pesisir. Dalam konteks ini, Prabowo berharap investor berminat menanamkan modal di Indonesia, khususnya untuk bidang ekonomi biru.

Selain itu, Komisi IX DPR RI telah menyoroti peluang besar dari budidaya udang Vaname di Kepulauan Riau sebagai penggerak investasi. Sector ini dianggap mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja baru. Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, juga menunjukkan potensi ekonomi kelautan yang signifikan, didukung oleh lokasi strategis dan populasi usia produktif.

Inisiatif untuk Meningkatkan Daya Saing Galangan Kapal

Pemerintah gencar menyiapkan insentif bagi industri galangan kapal nasional, seperti kemudahan peraturan dan pengurangan beban pajak. Upaya ini bertujuan meningkatkan daya saing sektor tersebut serta memperkuat Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP).

BPPMHKP Jayapura telah menerbitkan 10 sertifikat Cara Budi Daya Ikan yang Baik (CBIB) sepanjang tahun 2025, menunjukkan komitmen penguatan masing-masing aspek pengelolaan sumber daya perikanan.

Prabowo juga berharap para nelayan dan petani kembali merasa bangga menjadi tulang punggung bangsa, sebagaimana produsen makanan utama bagi masyarakat. Investasi di bidang ini, ia yakin, bisa menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi kelautan yang berkelanjutan.

Bagikan artikel ini