Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Program: TNI Jaga Ketat Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot, Pegawai-Tamu Menunggu di Luar Gedung

Published Juni 3, 2026 · Updated Juni 3, 2026 · By Mark Martin

TNI Jaga Ketat Kantor BGN Pasca Pemecatan Dadan Hindayana

Latest Program - Pasca pengumuman pemecatan tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan kantor lembaga tersebut kini dikuasai oleh personel TNI yang bertugas menjaga keamanan secara ketat. Pegawai dan tamu yang datang ke gedung kantor terpantau menunggu di luar area lobi, sementara kegiatan di dalam gedung terlihat terhambat. Aksi ini berlangsung pada Rabu (3/6), sehari setelah perubahan struktur kepemimpinan di BGN yang menimbulkan geger di kalangan publik.

Proses Pemecatan dan Dampak di Lingkungan Kantor

Kehadiran TNI di kawasan kantor BGN memperkuat pengawasan di sekitar gedung. Petugas keamanan menginstruksikan pegawai untuk menunggu di lobi dan menunggu arahan lebih lanjut sebelum diperbolehkan masuk ke ruang kerja. "Kita tetap menjaga keamanan di dalam gedung, karena situasi saat ini sedang tidak stabil," kata seorang petugas. Situasi ini menyebabkan puluhan karyawan berkumpul di lobi, sebagian duduk sambil berdiskusi, sementara lainnya berdiri dan mengawasi setiap orang yang masuk.

Komentar Pegawai tentang Perubahan Struktur Pemimpinan

"Saya dari Palembang, sudah delapan kali ke sini, tapi sekarang tidak boleh masuk katanya," kata Dimas (bukan nama sebenarnya). "Saya khawatir ada gangguan pada program Latest Program yang selama ini berjalan lancar."

Komentar tersebut mencerminkan kecemasan para pegawai terhadap perubahan kepemimpinan BGN. Pemecatan Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung disebut-sebut memicu ketegangan di lingkungan kantor. Personel TNI terlihat sangat siap, dengan seragam lengkap dan senjata terpasang, sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan gangguan.

Pemecatan tersebut dilakukan setelah evaluasi kinerja BGN selama sekitar satu setengah tahun. Pemerintah menyatakan bahwa perubahan struktur kepemimpinan bertujuan memperbaiki tata kelola dan efisiensi program, termasuk Latest Program yang menjadi sorotan akhir-akhir ini. DPR juga berharap pergantian pimpinan bisa memberikan dampak positif dalam pengelolaan lembaga tersebut.

Program Latest Program Tetap Berjalan Meski Ada Perubahan

Pasca keputusan pemecatan, Latest Program di BGN tetap berlangsung tanpa hambatan. Pemerintah menegaskan bahwa perubahan struktur organisasi tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat. Namun, situasi di kantor menunjukkan adanya efek psikologis terhadap pegawai, terutama setelah insiden mobil pengangkut Latest Program menabrak halaman SDN 01 Kalibaru pada 11 Desember 2025.

Kehadiran personel TNI di halaman gedung juga ditemani dengan beberapa karangan bunga yang berjejer di depan. Beberapa di antaranya menyampaikan dukungan terhadap kebijakan pemecatan, sementara yang lain meminta penjelasan lebih lanjut mengenai alasan perubahan kepemimpinan. Wakil Kepala I BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan bahwa biaya pendaftaran dapur SPPG untuk mendapatkan SLHS tidak melebihi Rp 3 juta, tetapi kekhawatiran terhadap efektivitas program masih terdengar di kalangan pegawai.

Dalam konteks Latest Program, keputusan pemecatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kredibilitas BGN. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa proses transisi ini masih menghadapi tantangan. Pengawasan ketat oleh TNI dan kebijakan pembatasan akses ke dalam gedung menjadi simbol perubahan yang diusahakan pemerintah untuk memastikan stabilitas di sektor gizi nasional.