Latest Program: Wisata Edukatif Jadi Alternatif Mengisi Libur Sekolah
Wisata Edukatif Jadi Alternatif Mengisi Libur Sekolah
Program Edukasi di TMII dan Digital
Latest Program - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkenalkan inisiatif baru untuk mengisi masa libur sekolah dengan pengalaman berwisata yang mengedukasi. Kampanye #DiIndonesiaAja mempromosikan kegiatan seperti "Liburan ke Kampung Main" di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 1–5 Juli 2026. Di sana, anak-anak dapat berpartisipasi dalam permainan interaktif dan lokakarya yang menampilkan budaya, desa wisata, serta pariwisata berkelanjutan secara langsung.
Terlebih, masyarakat juga bisa terlibat dalam permainan scavenger hunt daring yang berlangsung 22 Juni hingga 5 Juli 2026. Aktivitas ini memberikan kesempatan untuk menjelajahi destinasi wisata mitra Co-Branding Wonderful Indonesia di luar Jakarta, seperti HeHa Waterfall Bogor, HeHa Forest Sleman, dan Jatim Park Malang. Peserta cukup memindai kode QR untuk mengikuti permainan digital dan memperoleh hadiah seperti voucher staycation serta hadiah hiburan.
Pendekatan Edukasi yang Menyenangkan
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengenalkan konsep desa wisata kepada anak-anak melalui pendekatan yang interaktif. "Kami ingin menghadirkan liburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga meningkatkan pemahaman budaya dan keberlanjutan," katanya dalam siaran pers, Senin (29/6/2026).
"Generasi Alpha tumbuh di era digital, namun mereka butuh pengalaman bermakna dan autentik. Dengan program ini, anak-anak bisa lebih dekat dengan alam, masyarakat lokal, dan nilai-nilai keberlanjutan," tambah Ni Made.
Kemenpar menargetkan generasi muda sebagai penentu tren wisata masa depan. Mereka diperkirakan akan memengaruhi keputusan keluarga dalam memilih destinasi liburan.
Kenaikan Kunjungan dan Inisiatif Keberlanjutan
Dalam rangka meningkatkan minat wisatawan domestik, Kemenpar juga bekerja sama dengan mitra Co-Branding Wonderful Indonesia untuk menyebarkan konsep keberlanjutan. Sejak 2025, lebih dari 289,4 kilogram material daur ulang dan limbah kemasan telah diubah menjadi instalasi Totem Wonderful Indonesia. Media ini digunakan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah dan pelestarian wisata.
Data Kemenpar menunjukkan tren positif di sektor pariwisata nasional. Jumlah kunjungan wisatawan asing dari Januari hingga April 2026 mencapai 4,68 juta, naik 8,24 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, pengembangan wisata belanja lokal mendapat dukungan penuh untuk meningkatkan aktivitas domestik.
Manfaat Liburan Sekolah
Libur sekolah menjadi momen yang dinantikan anak-anak setelah menghabiskan waktu belajar yang intens. Kementerian Pariwisata menekankan bahwa kegiatan edukatif ini tidak hanya memperkaya pengalaman liburan, tetapi juga memberikan manfaat edukasi yang berkelanjutan. Contohnya, diskon 30% tarif kereta api di KAI Daop 2 Bandung meningkatkan okupansi hingga 124% dan menarik ribuan pelanggan.
PT ASDP Indonesia Ferry juga berupaya mengurangi kepadatan di jalur Ketapang-Gilimanuk dengan mempercepat penanganan antrean kendaraan. Dengan berbagai inisiatif tersebut, antusiasme masyarakat semakin meningkat, menunjukkan keberhasilan program pemerintah dalam mempromosikan wisata lokal.