Main Agenda: Lalui Audit Dua Tahap, Lotte Chemical Kantongi Sertifikasi ISO dari British Standards Institution
Lotte Chemical Raih Sertifikasi ISO dari British Standards Institution
Main Agenda - Sebagai bagian dari Main Agenda perusahaan, PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) telah berhasil lulus audit dua tahap dan memperoleh sertifikasi Integrated Management System (IMS) dari British Standards Institution (BSI) Group Indonesia. Sertifikat ini mencakup tiga standar internasional, yaitu ISO 9001:2015 untuk pengelolaan kualitas produk, ISO 14001:2015 untuk manajemen lingkungan, serta ISO 45001:2018 untuk keselamatan dan kesehatan kerja. Sertifikat yang diterbitkan telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan United Kingdom Accreditation Service (UKAS), menandai komitmen perusahaan terhadap standar internasional yang tinggi.
Proses Audit Dua Tahap untuk Mencapai Standar Internasional
Main Agenda Lotte Chemical mencakup audit dua tahap yang dilakukan BSI sebagai langkah penting dalam memastikan kepatuhan terhadap ISO. Audit ini melibatkan evaluasi dokumen, penerapan prosedur operasional yang efektif, serta pemeriksaan konsistensi sistem manajemen dalam mengontrol mutu produk, menjaga kepatuhan lingkungan, dan memastikan keselamatan di lingkungan kerja. Ruang lingkup audit mencakup kantor pusat dan lokasi produksi industri petrokimia, yang menunjukkan dedikasi LCI untuk memenuhi kriteria internasional secara menyeluruh.
Perusahaan memperoleh sertifikasi setelah memenuhi seluruh indikator penilaian, yang mencerminkan upaya terus-menerus untuk memperbaiki proses bisnis. Audit dua tahap dirancang untuk memberikan kesempatan evaluasi yang lebih mendalam, mulai dari tinjauan dokumen awal hingga pemeriksaan langsung di lapangan. Proses ini juga menjadi sarana untuk memastikan sistem manajemen yang terukur dan terdokumentasi, yang menjadi dasar pertumbuhan industri petrokimia nasional yang lebih kompetitif.
Komitmen untuk Kualitas, Lingkungan, dan Keselamatan
Dengan menerapkan tiga standar ISO, LCI memastikan bahwa seluruh aspek operasionalnya diatur secara sistematis dan bertanggung jawab. Mulai dari pengendalian kualitas produk, seperti pengujian material dan kontrol produksi, hingga manajemen lingkungan yang melibatkan pengurangan limbah dan penggunaan sumber daya secara efisien. Selain itu, standar ISO 45001:2018 diterapkan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja, yang menjadi fokus utama Main Agenda perusahaan.
"Sertifikasi ini menunjukkan peningkatan sistem dan budaya kerja LCI yang selaras dengan standar internasional. Kami berharap pencapaian ini menjadi fondasi kuat dalam mendukung pertumbuhan industri petrokimia nasional yang lebih unggul dan kompetitif," kata Presiden Direktur Lotte Chemical Indonesia, Yim Dong Hee, di Jakarta, Rabu (24/6).
Yim menekankan bahwa Main Agenda untuk sertifikasi bukan hanya sekadar pencapaian formal, tetapi bagian dari upaya jangka panjang untuk terus memperbaiki layanan. Perusahaan juga berkomitmen memantau implementasi sistem melalui audit berkala dan program perbaikan berkelanjutan, yang akan memperkuat posisi LCI dalam pasar global. Sertifikasi ini diharapkan menjadi jembatan bagi peningkatan ekspor dan kerja sama internasional di bidang manufaktur.
Produk LCI menjadi bahan baku penting bagi sektor plastik, kemasan, kesehatan, tekstil, serta komponen otomotif. Dalam konteks Main Agenda, perusahaan memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang ketat, sehingga mendukung rantai pasok nasional yang lebih stabil. Selain itu, layanan TICC yang diterapkan LCI dianggap sebagai upaya untuk menciptakan keberlanjutan bisnis dan konsistensi dalam menjalankan operasional.
"Sertifikasi ini bukan sekadar pencapaian formal. Ke depan, kami akan terus memantau implementasi sistem melalui audit berkala dan program perbaikan berkelanjutan," tambah Yim.
Proses audit dua tahap juga menjadi bukti keberhasilan Main Agenda dalam mengintegrasikan manajemen kualitas, lingkungan, dan keselamatan kerja. Dengan mengakui sertifikasi dari BSI, LCI menunjukkan kemampuan untuk bersaing di pasar internasional dan memenuhi persyaratan perusahaan-perusahaan besar yang mengadopsi standar ISO. Selain itu, pencapaian ini memberikan kepercayaan kepada mitra bisnis dan pelanggan bahwa perusahaan menjalankan proses yang transparan dan akuntabel.